Khasiat
Herba ini bersifat manis dan dingin. Khasiat lainnya, dapat digunakan sebagai antiradang, antiseptic, pereda demam (antipiretik), Peluruh kencing (diuretic), peluru dahak (ekspektoran), obat batuk (antitusif), penghenti pendarahan (hemostatis), astringen, menerangkan penglihatan dengan menormalkan aktivitas organ hati yang berlebihan dan menghilangkan haus. Biji bersifat manis, dingin, masuk meridian ginjal, hati usus halus dan paru. Berkhasiat sebagai diuretic, afrodisiak, menyehatkan paru. Ekspektoran, pencahar (laksans), meredakan panas hati dan menerangkan penglihatan. Rebusan biji meningkatkan pengeluaran urea, asam urat, dan sodium chloride.
Kandungan
Herba ini mengandung plantagin, aukubin, asam ursolik, ß-sitosterol, n-hentriakontan, dan plantaguside yang terdiri dari methyl D- galakturonat,D-galaktosa,L-arabinosa dan L- rhammosa. Juga mengandung tannin, kalium dan vitamin (B1,C,A). kalium bersifat peluruh kencing dan melarutkan endapan garam kalsium yang terdapat dalam ginjal dan kandung kencing. Zat aktif aukubin selain berkhasiat melindungi hati terhadap pengaruh zat beracun yang dapat merusak sel-sel hati (hepatoprotektor), juga berkhasiat antiseptic. Biji Tozongnoat mengandung asam planterolik plantasan (dengan komposisi xylose, arabinose, asam galacturinat dan rhamnose), protein, musilago, aucubin, asam suksinat, adenine cholin, katalpol, syringing, asam lemak (palmitat, stearat, arakidat, oleat, linolenat dan lenoleat), serta flavanone glycoside. Sedangkan bagian akar mengandung naphazolin. (Daliamartha, 2008).
Cara Mengolah
Resep tradisional: Digunakan untuk mengobati sakit rheumatic. Caranya dicabut dengan akarnya dibersihkan dan direbus. Air hasil rebusannya kemudian untuk merendam kaki
Mengobati Kencing Manis: 1 tanaman daun sendok, 3 gelas air. Daun sendok (kiurat) dicuci bersih, direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 21/4 gelas. Setelah dingin saring, bagi menjadi 3 gelas untuk diminum 3 kali.
Mengobati Asam Urat: 10-15 gram daun sendok kering / 15-30 gram daun sendok basah, 3 gelas air, Cuci bersih daun sendok, lalu rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring dan minum sekaligus setelah dingin pada pagi hari sebelum makan.
Cara Budidaya
Pengolahan Tanah: terlebih dahulu lahan dicangkul atau dibajak. Setelah areal tanam selesai dicangkul berikan pupuk kandang dengan takaran minimal 3 karung pupuk kandang untuk lahan 100 meter persegi disetiap lubang tanamnya. Setelah itu buatlah lubang dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm, diamkan lubang tanam kurang lebih selama 7 hari supaya lubang cukup tersinari matahari.
Pengadaan Bibit: Semai biji ki urat di polyback.
Penanaman: Setelah bibit sudahsia, tanam di lubang yang sudah disiapkan tadi. Setelah tertanam semua siram hingga tanah menjadi basah.
Pemeliharaan Tanaman: Penyiraman minimal 1 kali dalam sehari, Pemupukan lebih baik memberikan pupuk kandang atau pupuk alami, Penyiangan Pembersihan gulma atau rumput-rumput liar. Pengendalian Hama Untuk penanganannya Anda dapat menggunakan pestisida alami. Pemanenan dapat dilakukan apabila daunnya sudah berwarna hijau tua dan sudah cukup besar.
SUMBER DATA
https://www.rajekwesi.ac.id/2022/06/ki-urat.html
https://dewitani.com/panduan-praktis-cara-menanam-daun-sendok/