Webinar Applied Agriculture Series 3 “Kiat-kiat menjadi Agropreneur di era pandemi”
24 November 2021
Lokasi: Webinar (Politani Pangkep)
Webinar Applied Agriculture Series 3 “Kiat-kiat menjadi Agropreneur di era pandemi”
24 November 2021
Lokasi: Webinar (Politani Pangkep)
Kegiatan webinar Applied Agriculture 3 dilaksanakan oleh mahasiswa TPTH sebagai Panitia dan Peserta. Kegiatan ini dengan tema “Kiat-kiat menjadi Agropreneur di era pandemi”. Mahasiswa yang bertindak sebagai Moderator adalah Winda (Mahasiswa TPTH angkatan 33) dan Nurul Zahra Pratiwi (TPTP angkatan 34) sebagai Master of Ceremony (MC).
Generasi muda adalah kunci dari sistem kedaulatan pangan Indonesia, terutama di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong tumbuhnya generasi muda yang berwirausaha di bidang pertanian, terutama di era digital seperti saat ini. Hal tersebut juga telah dibahas sebelumnya, dilanjutkan dengan webinar Millennium Agriculture Forum (MAF) tentang peluang agribisnis di era digital pada Kamis 24 Juni 2021 di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. Tentunya hasil dari webinar ini akan menambah informasi bagi para peserta webinar dan khususnya para mahasiswa TPTH Politeknik Pertanian Negeri Pangkep.
Menteri Pertanian Republik Indonesia mencanangkan bahwa pandemi Covid-19 harus menjadi pendorong perubahan sistem pangan dan cara untuk mengurangi kelaparan, kekurangan gizi, dan kemiskinan secara signifikan. Dalam sambutannya, Direktur Badan Pengembangan dan Penyuluhan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mengungkapkan bahwa keberhasilan pertanian Indonesia ada di tangan para pengusaha pertanian muda. Selain itu, ada tiga kata kunci keberhasilan pembangunan pertanian. Yang pertama adalah petani milenial, yang kedua adalah orang yang sudah menguasai pertanian modern termasuk Internet of Things (IoT), dan yang ketiga adalah pertanian komersial.
Selain itu, ada juga tips menjalani hidup sebagai pengusaha muda di masa new normal. Kondisi saat ini di Indonesia sangat berbeda dengan tahun lalu, terutama pasca pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Seiring dengan banyaknya gaya hidup yang berubah, termasuk cara pengusaha berbisnis, lahirlah istilah "New Normal". Bagaimana Anda menjadi pengusaha muda saat ini tentu menjadi persoalan bagi kebanyakan masyarakat di Indonesia, yaitu;
1. Perhatikan pergerakan pasar, jangan paksakan passion Anda untuk menerima pasar saat ini, sebaliknya lihatlah perkembangan pasar dan tren konsumen. Salah satunya tidak stuck di kantor offline atau tradisional dan beralih mengelola toko online. Karena saat ini orang lebih suka berbelanja online daripada offline.
2. Rencanakan dengan hati-hati, Lakukan semua perhitungan dengan perencanaan yang benar-benar matang, karena tips memulai wirausaha baru ini berkaitan dengan keterampilan bisnis. Mulai dari target pasar hingga jenis iklan yang digunakan. Sebagai pengusaha muda, ilmu desain tentu masih segar di kepala Anda dan bisa langsung Anda praktikkan.
3. Perluas jaringan, cari koneksi sebanyak mungkin, terutama melalui media sosial dan semua platform penjualan online. Bergabunglah dengan komunitas bisnis yang mendampingi Anda, maka visi Anda akan semakin luas dan peluang keberhasilan bisnis juga akan sangat tinggi.
4. Kreatif, tips untuk pengusaha muda ini sedang dipertimbangkan, jadi kreativitas juga merupakan harga mati jika Anda memutuskan untuk memulai sebagai pengusaha muda. Selalu berusaha mencari sesuatu yang baru yang dapat dikembangkan dengan produk komersial, sehingga eksistensi perusahaan dan citra Anda sebagai pengusaha muda dapat dipertahankan dalam waktu yang lama.
5. Konsisten, jangan cepat menyerah ketika usaha Anda tidak membawa hasil, namun tetaplah konsisten dalam segala hal yang berhubungan dengan usaha Anda. Baik kualitas produk maupun layanan pelanggan. Semua tips menjadi pengusaha muda ini - lakukan dengan fokus dan kekuatan untuk sukses. Karena yang namanya sukses itu dicari dan diperjuangkan dan bukan hanya diharapkan.
Hampir semua kegiatan kolaborasi ditangani dan dimungkinkan oleh teknologi, sehingga ini akan menjadi tantangan besar bagi Mahasiswa dalam mengembangkan wirausaha yang sukses. Dalam webinar “Tips menjadi pengusaha pertanian di era pandemi”, beliau menjelaskan bahwa dunia dan perilaku pelanggan telah berubah. Saat ini, orang terhubung ke berbagai perangkat seperti laptop, smartphone, smart TV, dll. Tentunya hal ini berdampak positif bagi perkembangan pasar digital. Ada banyak cara dan tips menjadi pengusaha sukses. Beberapa tips sukses berwirausaha di masa pandemi: Pertama, perhatikan produk apa yang sedang diminati konsumen, misalnya alat kesehatan, bahan makanan dan teknologi informasi dan komunikasi. Cara lain adalah memaksimalkan semua layanan online melalui media sosial yang banyak digunakan seperti Facebook, Instagram, Youtube dll. Bisnis yang awalnya offline dapat diberdayakan secara online karena orang-orang kini terhubung melalui perangkat. Maksimalkan setiap layanan dan aplikasi online atau platform yang mudah diakses oleh konsumen dan bergabunglah dengan berbagai situs e-commerce untuk memperluas bisnis di dunia maya. Diharapkan layanan online ini akan meningkatkan penjualan para pengusaha. Selain itu, ketiga, lebih baik melakukan kampanye yang tepat di tengah pandemi, sebaiknya lebih intensif pada supply order. Media sosial dan e-commerce adalah cara yang paling cocok untuk mempromosikan produk. Banyak aplikasi menambahkan fitur untuk media iklan seperti Whatsapp Business, Facebook Ads, Instagram Ads, Google, Youtube dan masih banyak lagi. Hal ini dapat membantu menjaga orang di rumah dan mengurangi penyebaran virus COVID-19. Terakhir, yang terpenting adalah pengusaha bisa menawarkan asuransi kesehatan agar konsumen percaya dengan produk pertanian yang kita tawarkan.