Moman (Mom & Woman)
Scroll ke bawah untuk membaca berita
Berita Woman | Dokter Intern Meninggal
Myta, Kamu Hebat
Oleh Tim toroida
9 Mei 2026 | 15:24 WIB
Myta, Kamu Hebat (Aset: istimewa)
Kementerian Kesehatan mengungkap rekaman suara terakhir Myta Aprilia Azmy, dokter magang lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya yang meninggal dunia diduga karena kerja berlebih, dengan Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Rudi Supriatna Nata Saputra menyampaikan bahwa Myta menceritakan kondisinya yang mengalami demam 40 derajat celsius kepada rekannya melalui pesan singkat pada 1 April 2026.
Dalam percakapan itu, rekan Myta yang bertugas di IGD, dr D, menanyakan kondisi Myta yang tampak seperti sedang sakit, dengan Myta menceritakan ulang percakapan tersebut kepada temannya dalam rekaman yang diperdengarkan dalam konferensi pers di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis 7 Mei 2026.
"'Kok kelihatan sakit nian' gitu. Myta bilang kan, 'Iyo Bang, batuk pilek, Bang, demam, panas nian. Silau dak bisa buka mato gitu kan'," kata Myta menceritakan ulang kepada temannya dalam rekaman tersebut.
Scroll ke bawah untuk membaca berita
Dalam rekaman lanjutan, Myta menuturkan bahwa ia telah mengonsumsi obat paracetamol 1.000 miligram sebagai penawar untuk menurunkan demamnya, sebelum kemudian mengeluhkan tubuhnya yang mulai terasa panas, menggigil hingga mual.
"Napas aku panas. Hidung aku panas, semua hal ini ni panas. Sepanas itu, Ren memang. Tapi, aku menggigil. 'Minumlah, minum' kato Abang tuh. 'Buka bae maskernyo'," cerita Myta kepada temannya.
Myta bercerita bahwa ia akhirnya diberikan obat lansoprazole dan dr D menyarankan Myta melepas masker agar mudah meminum obat, dengan Myta mengisahkan "Aku make masker kan, aku batuk pilek kan, takut bae gitu kan. 'Buka bae eh biar napasnyo enak. Mual, Bang. Nak muntah gitu'. Ya sudah diambilnyo obat, lansoprazole, biaso sih memang."
Pada 11 April 2026, kondisi Myta belum juga membaik namun ia tetap bertugas jaga IGD, sementara dua hari setelahnya tepatnya pada 13 April 2026 Myta merayakan ulang tahun dan mendapatkan infus dari rekannya.
Scroll ke bawah untuk membaca berita
Pada 15 April 2026, Myta mengirim pesan suara kepada rekannya dr Astri untuk meminta jadwal jaganya digantikan karena merasa sudah tidak kuat, dengan suaranya yang sudah terdengar terputus-putus akibat napas yang sesak saat meminta tolong kepada rekannya.
"Astri… Aku… Aku mau minta tolong… Mau minta tolong. Jadi, kalau dari jadwal kan Astri ini ya, apa, libur, ndak sih? Libur, ndak sih? Aku… Mau minta tolong gantiin jadwal aku, yang pagi ini. Kalau misal… Kamu… Bisa… Hari ini saja. Nanti yang malam biarlah Rena nanti yang gantiin… Aku kayak… Enggak kuat Astri," kata dr Myta dengan suara sesak.
Permintaan pergantian jadwal jaga IGD itu kemudian disetujui oleh Astri, namun kondisi Myta tak kunjung membaik sampai pada 27 April 2026 Myta dilarikan ke RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang dan dirawat di ruang isolasi infeksi sebelum akhirnya dipindahkan ke ICU karena kondisi napasnya semakin berat.
Setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa hari, Myta dinyatakan meninggal dunia pada 1 Mei 2026 akibat kondisi paru-paru berat, mengakhiri perjuangan seorang dokter magang yang tetap bertugas meski dalam kondisi sakit parah.
- Komentar