ADVERTISEMENT
Jokowi Soal Pernyataan JK
Usai Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK) Menyindir Jokowi dengan Singkatan Ternak Mulyono (Termul), Jokowi Pun Merespon Hal Itu.
Selasa, 21 April 2026 - 20:20 WIB
Jokowi di Kediamannya (Aset: toroida)
ADVERTISEMENT
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), kembali menyinggung perannya dalam perjalanan politik Joko Widodo (Jokowi) hingga menjadi Presiden ke-7 RI, hal ini disampaikan ketika ia dimintai tanggapan terkait laporan polisi mengenai ceramahnya di UGM. JK mengatakan dirinya tidak mau berspekulasi, namun merasa persoalan ini muncul setelah ia melaporkan Rismon Sianipar ke polisi atas tudingan mendanai kasus ijazah Jokowi.
JK mengaku beberapa kali dihubungi oleh Rismon dan Roy Suryo, tetapi ia selalu menolak, karena ingin berada di posisi netral dalam polemik ijazah palsu yang sedang ramai. Ia menegaskan bahwa tudingan yang menyeret namanya tidak berdasar, bahkan menyebut tidak pernah bertemu maupun mengenal Rismon.
ADVERTISEMENT
"Ini soal Rismon ini sudah melibatkan semua orang, dituduhlah saya, dituduh Puan, dituduh SBY, dituduh siapa, itu pengalihan saja, jadi saya marah kenapa, apalagi saya dituduh kasih Rp 5 M, mana saya kasih Rp 5 M, ketemu saja tidak tahu saya, kenal pun tidak, ini buktinya WA-nya, tidak saya bilang," kata JK, dikutip dari Laman Ini, Senin (20/4/2026). Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tuduhan yang diarahkan kepadanya tidak memiliki dasar.
JK juga berbicara mengenai peran pentingnya dalam karier politik Jokowi, ia menyebut dirinya adalah orang yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta. JK mengatakan bahwa ia yang menyodorkan nama Jokowi ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya," ujar JK. Ia menambahkan bahwa Jokowi menjadi calon presiden saat itu juga karena dirinya yang menjadi calon wakil presiden.
Sementara itu, Jokowi memberikan tanggapan atas pernyataan JK dengan menyebut dirinya hanyalah orang kampung, "Ya saya ini bukan siapa-siapa, saya orang kampung," kata Jokowi di kediamannya di Banjarsari, Surakarta (Solo), Senin (20/4/2026). Jokowi juga menegaskan bahwa bukan dirinya yang menilai terkait ucapan JK mengenai negara hancur karena dirinya.
"Yang menilai bukan saya," kata Jokowi. Dengan pernyataan tersebut, Jokowi menegaskan bahwa ia tidak ingin terlibat dalam penilaian atas ucapan JK, melainkan hanya menekankan identitasnya sebagai orang sederhana.
- Komentar