ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Bupati Cilacap Kena OTT KPK
Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ia digelandang bersama Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dan sejumlah kepala OPD melalui Stasiun Purwokerto.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:29 WIB
Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman. (Aset: RRI.co.id)
ADVERTISEMENT
Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ia digelandang bersama Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dan sejumlah kepala OPD melalui Stasiun Purwokerto. Rombongan keluar dari ruang pemeriksaan di gedung Sat Reskrim Polresta Banyumas menggunakan tujuh mobil berwarna hitam pada pukul 21.12 WIB.
ADVERTISEMENT
Syamsul hanya terdiam dan malu saat ditanya awak media yang sudah menunggu sejak pukul 16.30 WIB, ia terlihat mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Saat duduk di ruang tunggu VIP Stasiun Purwokerto, Syamsul sempat melepas masker dan nampak lesu.
Rombongan tiba di Stasiun Purwokerto sekitar pukul 21.24 WIB, mereka langsung memasuki ruang tunggu VIP yang sudah disiapkan. Menyusul di belakangnya sejumlah penyidik KPK membawa koper merah dan sejumlah berkas menggunakan tas jinjing.
ADVERTISEMENT
Dari informasi yang dihimpun toroida, rombongan menaiki Kereta Api Purwojaya pada pukul 21.37 WIB menuju Jakarta. Perjalanan dilakukan setelah pemeriksaan awal di Mapolresta Banyumas selesai.
Sebelumnya, KPK melakukan OTT di wilayah Kabupaten Cilacap, dalam operasi ini Syamsul Aulia Rahman dirumorkan ikut terjaring. Selain Samsul, KPK juga membawa sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap.
“Tadi rombongan sampai sini sekitar jam 16.15 WIB. Ada banyak orang di bus, termasuk PJU,” kata anggota polisi Polresta Banyumas yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Jumat 13 Maret 2026. Selain bus, KPK juga menggunakan sejumlah mobil kecil untuk mengangkut rombongan.
Pantauan Valen Vesona, menyebutkan ada tiga mobil dengan pelat nomor B dan F terparkir di halaman gedung Sat Reskrim Polresta Banyumas. “Masih pemeriksaan awal,” kata anggota polisi Polresta Banyumas, menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan.
Cilacap, OTT, KPK, Korupsi.