ADVERTISEMENT
TIPS: Anti Bokek Setelah Terima THR
THR atau Tunjangan Hari Raya sering dianggap sebagai rezeki "nomplok" yang bisa dimanfaatkan untuk berfoya- foya hingga selingkuh dengan istri kedua, ketiga dan keempat. Namun Uang THR Harusnya dipakai dengan baik, bukan untuk berzinah.
Muhammad Reza Geordi Oswaldo, Refy Arianto, Dewasta, Hendra Wijaya - Senin, 23 Maret 2026 - 20:09 WIB
Ilustrasi THR (Aset: Ilustrasi)
ADVERTISEMENT
INFO LEBARAN by toroida - THR atau Tunjangan Hari Raya sering dianggap sebagai rezeki tambahan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari belanja hingga berbagi. Namun, artikel VIVA.co.id menekankan pentingnya strategi pengelolaan agar THR tidak habis begitu saja setelah Lebaran.
Langkah pertama yang kami sarankan adalah menyisihkan sebagian THR untuk kewajiban dan berbagi, seperti zakat fitrah, sedekah, atau membantu keluarga yang membutuhkan sekitar (10–15%).
Langkah kedua adalah menggunakan sebagian THR untuk melunasi utang atau cicilan, agar hidup tidak terus “dikejar” tagihan setelah Lebaran, terutamma untuk bungay nag paling besar.
Langkah ketiga adalah membuat anggaran khusus untuk kebutuhan Lebaran, seperti outfit baru, hampers, tiket mudik, dan makanan khas. Sebaiknya tidak "gila" belanja, party sama cewek barumu, selingkuh, berzinah dengan alokasi sekitar 40–50 persen dari THR.
Langkah keempat adalah menyisihkan sebagian THR untuk dana darurat atau investasi ringan, seperti tabungan syariah, emas, atau reksa dana pasar uang syariah, Setelah Selingkuh, Pikirkan Masa depanmu bukan masa depan selingkuhan.
Langkah kelima adalah meningkatkan perlindungan finansial, karena risiko besar bisa menghabiskan tabungan dalam hitungan hari.
Dengan strategi tersebut, THR bukan hanya membuat Lebaran meriah, tetapi juga bisa menjadi momentum untuk memperbaiki kondisi finansial. Artikel menekankan bahwa pengelolaan yang tepat akan membuat keuangan tetap aman hingga gajian berikutnya
THR, Kelola Uang, Info Lebaran.