ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Dosa Besar Bank Dunia
Menteri Keuangan Purbaya Menyebut Bank Dunia Melakukan Dosa Besar ke Indonesia Usai Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia melamabat ke level 4,7%.
Refy Arianto, temanreportertoroida, Dere, Dewi Lestari - Sabtu, 11 April 2026 - 14:54 WIB
Dosa Besar Bank Dunia (Aset: Dere/toroida)
ADVERTISEMENT
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi laporan terbaru Bank Dunia yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat ke level 4,7% pada 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang berada di level 4,8%.
Purbaya mengatakan bahwa Bank Dunia kemungkinan salah hitung, karena pada kuartal I-2026 saja pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi bisa mencapai 5,5%. “Kan triwulan pertama saja mungkin 5,5%, 5,6% atau lebih. Berarti World Bank menghitung kita mau resesi, turun ke bawah sekali, setelah itu kalau rata-ratanya 4,6%. Saya pikir World Bank salah hitung,” kata Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis 9 April 2026.
Ia menilai prediksi Bank Dunia itu muncul karena melihat dampak dari kenaikan harga minyak dunia. Menurutnya, proyeksi tersebut akan diubah lagi jika situasi harga minyak kembali normal.
ADVERTISEMENT
“Kalau sebulan dari sini harga minyak turun ke level normal lagi, World Bank pasti akan ubah prediksinya. Tapi dia sudah melakukan dosa besar, dia menimbulkan sentimen negatif ke kita. Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah balik lagi ke level yang normal, kalau dia ubah prediksi ekonominya lagi,” ucap Purbaya.
Purbaya menekankan bahwa yang terpenting adalah memastikan iklim investasi dan berbagai program berjalan dengan baik. Ia juga menegaskan bahwa sistem keuangan harus siap mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Saya sih akan optimalkan semua mesin ekonomi yang ada di sini, itu saja. Mungkin saja World Bank betul, tetapi saya nggak tahu, yang jelas kalau di angka saya sih sudah membaik dan kita akan jaga terus. Mungkin World Bank belum tahu jurus-jurus asia saya, jurus-jurus asia Pak Prabowo,” ucap Purbaya.
Dengan pernyataan tersebut, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga stabilitas ekonomi. Ia menekankan bahwa proyeksi eksternal tidak akan menghalangi upaya pemerintah dalam menjaga pertumbuhan positif di Indonesia.
Dosa Besar Bank Dunia, Purbaya.