Komposisi Utama :
Chitosan
Chitosan, merupakan serat makanan yang terdapat pada tempurung udang dan kepiting, terutama mengandung senyawa chitin yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Chitosan terdiri dari dua jenis serat, yaitu :
Chitin, serat tempurung yang tidak larut
Chitosan, serat tempurung yang dapat larut
Jadi, chitosan adalah sebutan untuk chitin dan chitosan. Nama lain Chitosan adalah Poly-D-glukosamine. Ini merupakan serat makanan kedua setelah selulosa, dan merupakan serat hewani yang dapat dimakan. Selain itu chitosan juga mengandung unsur penting ke-6 selain protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Chitosan merupakan satu-satunya zat molekul tinggi pembawa ion positif yang ada di alam bebas
Begitu masuk ke tubuh manusia, chitosan dengan sensitif akan menangkap dan mengikat senyawa asam lemak yang membawa ion negatif sehingga tidak dapat diserap usus, lalu dikeluarkan dari tubuh. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa chitosan dapat menyatu dengan kolestrol dan mengendalikan penyerapannya pada saluran usus kecil untuk menurunkan kepekatan kolestrol dalam plasma darah, sehingga tidak mengendap di dalam liver, dan mencegah terjadinya liver berlemak.
Serat chitosan merangsang gerakan saluran pencernaan, sehingga makanan dengan cepat melewati saluran pencernaan dan tak banyak yang terserap oleh usus.
Zat chitin yang terdapat pada chitosan dapat mengaktifkan sel tubuh manusia, mengatur saraf simpatik dan sekresi hormon, serta melancarkan metabolisme tubuh.
Mereka yang bertubuh lemah, imunitas menurun, mudah terserang influenza
Mereka yang berusia paruh baya
Para penderita diabetes
Mereka yang lelah bekerja dan sering merasa letih
Penderita hiperlipidemia dan penderita penyakit pembuluh darah
Mereka yang mengalami gangguan fungsi liver
Sibuk bekerja dan makan tidak teratur
Mereka yang mengalami masalah gangguan pencernaan