Terapi wicara adalah penanganan kesehatan untuk mereka yang menderita gangguan berbicara, bahasa, dan kemampuan menelan.
Aphasia atau individu yang susah membaca, menulis, berbicara, dan memahami bahasa karena cedera atau stroke.
Apraxia atau orang yang kesulitan merangkai kata-kata. Apraxia juga bisa mengalami masalah keterampilan motorik lain.
Anak dengan gangguan artikulasi sehingga tidak sanggup menghasilkan bunyi tertentu.
Gangguan kognitif–komunikasi.
Disfagia atau gangguan kemampuan menelan.
Dysarthria atau otot lemah karena stroke, MS (multiple sclerosis), amyotrophic lateral sclerosis (ALS), atau gangguan sistem saraf lain.
Juga yang menderita gangguan ekspresif, kelancaran, reseptif, dan resonansi (mulut sumbing, amandel bengkak).
Latihan memori dgn berhitung 1 s/d 5.
Latihan bahasa pada pasien afasia dgn menyebutkan kartu gambar kata benda.
Pelayanan terapi wicara dgn pasien tirah baring menggunakan manual terapi yaitu massage dan brsuhing lidah, dgn terapi manual diharapkan penguatan pada otot2 makan minum dan bicara lebih cepat.
Pelayanan terapi wicara dgn pasien tirah baring menggunakan manual terapi yaitu massage dan brsuhing lidah, dgn terapi manual diharapkan penguatan pada otot2 makan minum dan bicara lebih cepat.
Sedang dilakukan tindakan terapi wicara elektrikal dengan alat vitalstim pasien dengan baju dinas untuk latihan bicara dan pasien dengan baju biasa menggunakan alat vocastim untuk latihan menelan.