How to Care Monstera
How to Care Monstera
Merawat monstera mudah jika tahu kuncinya: cahaya terang tidak langsung, penyiraman saat media tanam kering (hindari overwatering), media tanam poros (campur sekam/cocopeat/andam+kaliandra/pakis cacah), kelembapan tinggi (semprot daun sesekali), pupuk NPK seimbang sebulan sekali, dan sediakan penyangga (tiang lumut) agar merambat naik, serta bersihkan daunnya rutin dari debu.
A. Pencahayaan:
Cahaya terang, tidak langsung: Dekat jendela dengan cahaya pagi/sore. Sinar matahari langsung bisa gosongkan daunnya.
B. Penyiraman
Siram saat atas media kering: Masukkan jari 2-3 cm, jika kering baru siram.
Jangan berlebihan (overwatering): Akar mudah busuk. Pastikan pot punya lubang drainase.
C. Media Tanam & Pot
Media tanam poros: Campuran tanah, sekam bakar, cocopeat, perlite/pasir agar air mengalir baik.
Pot dengan lubang drainase: Mencegah air menggenang.
D. Kelembapan & Udara
Suka lembap: Semprot daunnya (mist) atau letakkan pot di atas nampan kerikil berisi air.
E. Pemupukan
Pupuk NPK seimbang (NPK 16-16-16 atau sejenis): Beri sebulan sekali (cair atau slow release).
Untuk Variegata: Gunakan pupuk organik agar tidak jadi hijau total.
F. Perawatan Daun & Hama
Bersihkan daun: Lap daun dengan lap basah atau semprot air rutin agar bersih dan mengkilap.
Pemangkasan: Pangkas daun kering/rusak atau rapikan jika terlalu rimbun.
Hama: Waspada kutu putih, gunakan insektisida jika perlu.
G. Penopang (Penyangga)
Berikan tiang lumut/penyangga: Agar tanaman bisa merambat ke atas seperti di habitat aslinya.
H. Repotting (Ganti Pot)
Berkala: Biasanya setiap 1-2 tahun, saat tanaman mulai besar.