Testimoni alumni

Apa kata Alumni tentang STTK Sintang

STTK Sintang telah menamatkan lebih dari 600 orang Almuni yang tersebar di seluruh Kalimantan dan Indonesia umumnya. Kebanyakan dari mereka sudah bekerja sebagai gembala Fulltime maupun Part Time, Sebagai Ketua Daerah di beberapa Sinode Gereja, sebagai Guru Honor maupun Guru PNS, Sebagai Penyuluh di Kementerian Agama, Sebagai Wiraswasta dan Pegawai Swasta di beberapa lembaga umum.

Apa yang dijelaskan oleh alumni disini murni tentang pendapat pribadi mereka setelah menjalani pembentukan dan perkuliahan di STTK Sintang. Jika kamu benar-benar tertarik untuk bergabung bersama STTK, ayo daftar sekarang dengan KLIK DISINI

KARNODIN (Ketua STTK)

Saya sangat berterima kasih sudah dibentuk di STTK, dari pertama saya kuliah sampai saya mengabdikan diri pelayanan di STTK jadi dosen dan dari tahun 2014 sampai sekarang saya dipercayakan menjadi Ketua STTK terima kasih STTK.

DHUWI GEDI FILIARTO (Gembala GKII Lepat Betung)

saya awalnya masuk ke STTK hanya berniat dari pada kerja mending kuliah aja... dulu ketika tamat SMA saya punya cita-cita Polisi namun ketika Tes saya gagal setelah itu sempat bekerja, ketika bekerja saya sering ditawari oleh orang tua dan teman-teman STTK untuk masuk kuliah ambil Teologi

Hendianus (pegawai swasta)

Banyak ilmu dan pengetahuan yang saya peroleh baik itu pengetahuan tentang ajaran Tuhan maupun pengetahuan tentang kehidupan sosial kemasyarakatan. Yang paling penting STTK mampu menyiapkan pelayan Tuhan yang handal dan kompeten dalam pelayanan


Suprida (Guru SMAJK)

tahun 2013 tamat SMA saya tidak pernah terpikirkan untuk kuliah di STTK karena saya tidak pernah ada panggilan untuk menjadi seorang hamba Tuhan, dengan seiringnya waktu saya menjalankan pembentukan di STTK saya sangat merasa di berkati dan di ubah menjadi pelayan Tuhan.

RUSLI (Ketua Daerah GKII Belitang Baru)

STTK di dadaku, STTK Kebanggaanku, STTK Pujaanku, dan STTK Bagian dari hidupku. Itulah sebuah slogan, karena saya bangga STTK wadah yang telah membentuk saya secara luar biasa baik karakter bahkan sistem pendidikannya.


Herry Kiswanto (Ketua Yayasan Cahaya Sintang)

STTK berhasil mengikis sisi hidup saya yang pemarah dan egois menjadi pribadi yang sabar dan mengasihi. Walau dulu tak punya panggilan jadi Hamba Tuhan, tapi STTK berbeda, bisa mengubah konsep pikir saya bahwa hidup adalah untuk melayani Tuhan apapun profesimu.

Ayang (Kepala Sekolah TK Karunia Selakau)

Hal yang tidak terpikirkan itu yang Tuhan sediakan...mengabdikan diri dan di bentuk di STTK adalah sebuah kebanggaan tersendiri sehingga boleh menjadi apa yang tak pernah terpikirkan saat ini itu yang Tuhan sediakan.Terima kasih Tuhanku Engkau luar biasa.

Epet (Pekerja Swasta)

Saya awalny tak punya panggilan untuk masuk ke kesekolah teologi setelah ada nasihat dari teman2 jadi sya berfikir lgi STTKlh yang cocok untuk mengubah konsep pola berpikir saya bahwa bukan kebetulan saya berada disini, itu semua Tuhan yang utus untuk di bentuk dan di persiapkan jdi pelayan-Nya terima kasih STTK Tuhan berkati.

Abang Hermanto (Dosen STT Immanuel Sintang)

Saya masuk STTK menunaikan panggilan Tuhan,. Setelah mengumuli panggilan tersebut saya memilih untuk dibentuk di STTK hingga selesai, tentu semuanya oleh anugerah Tuhan.

Pitry Nily (Dosen & Guru honorer)

STTK membentuk Karakter saya, dan menjadikan pribadi yang tangguh dan siap pakai dalam tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan.Semua HANYA ANUGRAHNYA. Roma 8:28 menjadi ayat panggilan. Allah Turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang terpanggil sesuai rencanaNya


Bujang Bantan (Gembala GKII Marturia Belitang Hilir)

Lembaga STTK merupakan wadah yg telah mengubah hidup saya. ada banyak ilmu pengetahuan serta pengalaman yg sudah di dapatkan di lembaga ini sebagai bekal di ladang pelayanan, dan puji Tuhan berkat pembentukan karakter yg telah saya peroleh di lembaga ini membuat kami sekekuarga sampai hari ini masih melayani pekerjaan Tuhan.

Kesyani Dina (Pekerja Swasta)

Dari kecil cita-cita saya memang sudah ingin jadi guru Agama maka saya memilih STTK untuk membentuk sikap dan karakter saya untuk dipersiapkan jadi pelayan Tuhan


Septian Tri Cahyono (GMII Mahanaim Sintang)

Selama saya mengikuti pembentukan di STTK, saya mendapatkan banyak bekal yang dalam praktik di lapangan sangat berguna. Materi dan praktik dalam pelayanan yang saya dapatkan selama perkuliahan dan pembentukan di kampus, hasilnya saya rasakan saat ini dalam pelayanan saya.



Obed Nigo (Guru SD)

Saya masuk STTK murni karena panggilan, setelah sekian lama bergumul ingin sekolah menjadi seorang hamba Tuhan. Pada akhirnya STTK lah sekolah pilihan saya hingga selesai, tentu saja oleh karena Tuhan.

Darmono (Pegawai Swasta)

Rindu untuk mendapatkan pembentukan, Serta pengalaman Pribadi bersama Tuhan

Kristin Mili (Swasta)

Saya merasa terpanggil untuk melayani Tuhan, saya di bentuk di sebuah sekolah tinggi teologi, namun di sekolah itu saya tidak menyelesaikan pendidikan saya, akhirnya saya memutuskan untuk menyelesaikan studi saya di STTK Sintang ,di situ saya kembali dibentuk untuk menjadi seorang pelayan Tuhan sampai selesai dan sekarang boleh melayani Tuhan.

Welly Brill (Pekerja Swasta)

Saat masuk kampus STTK saya merasa sikap dan karakter mahasiswa/i sangat memberkati sehingga saya meresa tertarik untuk masuk dan dibentuk, terlebih waktu itu saya meresa sikap dan karakter saya sangat buruk dangan pergaulan teman di luar gereja. Puji Tuhan melalui pendidikan dan pembentukan selama di STTK membuat hidup saya Lebih berarti.

Elyosuf Roni (Guru SD)

Awalnya saya tak punya panggilan masuk STTK, hanya ikut teman saja. Tapi selama di STTK saya sadar bahwa di STTK lah Tuhan dapat membentuk saya agar menjadi orang yang lebih baik dan menjadi pelayan-pelayan-Nya.

Dina Yanti Situmorang (Guru PNS)

Selama berada di STTK banyak pelajaran berharga yg saya dapatkan dari seluruh dosen2 maupun teman2 yg menempuh pendidikan d sana, kami ditempah sampai benar benar bisa menjadi orang yang siap melayani Tuhan. Lulus tahun 2014 kemudian bekerja selama 4 tahun menjadi tenaga honorer di salah satu sekolah negeri. sampai pada akhirnya Tuhan percayakan saya bisa lulus tes CPNS tahun 2018. Dan saya sekarang menjadi seorang Guru PNS di salah satu sekolah yang ada di Sumatera Utara.

Marta Selpiana Sari (Guru PAUD)

Saya awalnya tak punya panggilan untuk masuk sekolah teologi, hanya mencoba ikut paman yang saat itu juga masih mahasiswa di STTK dan berpikir yang penting dapat ijasah S1.Namun setelah menempuh pendidikan, pembentukan di STTK saya mulai merasakan sesuatu yang berbeda dalam hidup saya, pola pikir yang berbeda. Selain saya mendapatkan ijasah saya juga merasa makin kuat di dalam Tuhan. Terima kasih STTK.


Darnius Parlan (Pelayanan di GMII Bukit Sion Sepauk)

STTK OK. 👍👍

Dibentuk dan dibina menjadi Pelayan Tuhan yang memiliki karakter baik serta diberikan bekal ilmu agar mampu bertahan dalam situasi yang sulit dengan pembentukan yang ada.

Norina (Staf Pemdes Maung, Ketungau Hilir)

Saya pertama masuk sekolah Teologi memang belum ada panggilan karna memang belum mengenal Tuhan,namun berjalannya waktu saya yakin Tuhan itu ada dan Tuhan mengubah hidupku.

Mega (Pekerja Swasta)

Saya awalnya bukan panggilan di STTK, awalnya saya mau ambil bagian TIK tapi abang saya minta kuliah di STTK. 2 minggu masuk perkuliahan, saya kurang betah karena dengan aturan yang banyak. Tapi karena abang saya menasehati supay tetap bertahan. Akhirnya saya ambil jurusan Guru. Tapi bnyak hal kenangan yang ada di STTK yang tidak bisa di lupakan sampai saat ini. Terus maju tempat pembinaan kami waktu itu. Meskipun saya tidak menjadi Gembala, tetapi saya masih bisa di percayakan untuk melayani anak2 sekolah minggu

Kristopan Umboy (Pekerja Swasta)

Awalnya saya tak punya panggilan masuk sekolah teologi, hanya ikut-ikutan teman. Namun STTK mengubah konsep berpikir saya bahwa bukan kebetulan saya berada disini, Tuhan utus untuk dibentuk dipersiapkan jadi pelayan-Nya.

Rovina Nelly (Guru SDJK)

Tujuan saya ke Sintang mau ikut tes di Akper Sintang, sebelum tes saya di ajak bapak main ke tempat Paman Banan di STTK. Setelah tiba di STTK saya di tawarkan pak Banan masuk STTK, akhirny saya menerima tawaran itu walaupun belum ada tujuan. Namun di STTK saya di bentuk dan di ubah cara berpikir dan yakin ini adalah panggilan Tuhan untuk saya.

Maredan (Pekerja Swasta)

Memutuskan masuk STTK karena Terpanggil untik melayani dan di bentuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Filemon (Pekerja Swasta)

Untuk melengkapi diri dalam melayani Tuhan, sehingga melalui STTK saya bisa mewujudnyatakan hal tersebut dengan pembentukan yang penuh dengan luar biasa.

Fransiska Rusadi (Ibu Gembala)

Menjadi gembala itu bukan impian saya, sehingga saya memilih untuk mengambil jurusan PAK, sekalipun memilih jurusan PAK bukan berarti tidak bisa melayani di gereja karena di Lembaga STTK kami tidak hanya diajar dan dibentuk jadi guru saja melainkan juga dipersiapkan menjadi pelayan Tuhan yg siap melayani dimana saja dan di denominasi gereja apa saja serta dapat mengikuti perkembangan zaman yg ada. Puji Tuhan saya bisa menjalani ikatan dinas di sebuah gereja bahkan bersama suami diutus oleh salah satu denominasi gereja untuk menggembalakn jemaat di pedalaman.


Yantini (Gembala GKII Daerah Ketungau Hilir)

saya untuk masuk ke STTK, saya ambil jurusan Pendidikan Agama Kristen, saya tahu itu bukan sebuah kebetulan tetapi semua karena kehendak Tuhan. Di STTK saya mendapatkan pembentukan dan bimbingan yang luarbiasa diberikan oleh dosen-dosen untuk menjadi seorang guru dan hamba Tuhan yang siap melakukan pekerjaan pelayanan Tuhan di ladang pelayanan. Dan puji Tuhan saat ini saya pelayanan di gereja sebagai gembala sidang, dan ini semua berkat proses dan penyertaan Tuhan selama menempuh pendidikan di STTK.

Pora (Gereja GKNI FILIPI SEKADAU/XII)

Saya datang ke STTK bukan merupakan panggilan, kehadiran saya karena di suruh masuk ikut Abang, bahwa selesai akan jadi PNS. Ketika dalam pembentukan rupanya ada hal yang Tuhan ubah dari pribadi saya secara luar biasa, walaupun saya selalu menjadi sorotan karena tidak bisa dibentuk sesuai aturan, namun pada akhirnya Tuhan tangkap saya dan akhirnya saya komitmen bahwa saya hadir di STTK sebagai hamba Tuhan telah Tuhan siapkan. Puji sampai saat ini Tuhan masih setia memberkati saya dan keluarga untuk terus melayani di gereja.

Marguin (Guru PNS)

STTK merupakan tempat dimana saya di bentuk menjadi pribadi yg sungguh2 mengenal pribadi Yesus. Awalnya saya tidak berminat untuk masuk STTK, tp setelah saya berada di sana, saya betul2 ditempa dan di persiapkan untuk menjadi pelayan Tuhan melalui profesi yang saya emban saat ini.

Stivano Y Lapebesi (Pekerja Swasta)

Awalnya saya adalah mahasiswa yang tergabung dalam team misi ke senaning kalimantan Barat. Namun setelah saya dikenalkan STTK saya merubah pikiran untuk kembali dan saya merasa bukan suatu kebetulan Tuhan utus saya dibentuk dipersiapkan di STTK jadi pelayan-Nya.

Pdt. Marthin Jasmin (Gembala GUPDI & Ketua BAMAG Sekadau)

Sejak semula saya telah dipanggil untuk melayani Tuhan dan di STTK saya diperlengkapi dan dibentuk untuk menjadi alatNya.

Robert (Pelayanan di GKII daerah Ketungau)

Demikianlah indahnya panggilan TUHAN atasku untuk melayani-Nya, Dan TUHAN memakai STTK secara luar biasa untuk mempersiapkan saya dan saudara yang terpanggil untuk melayani-Nya. Trima kasih STTK, karena telah berjuang untuk membentuk dan mempersiapkan semua mahasiswanya untuk siap melayani, baik sebagai Pdt, PNS, Swasta, dls.

Suwin (Staf STT Immanuel Sintang)

Saya memang punya panggilan untuk melayani baik di Gereja, Sekolah, & Pemerintah. Setelah masuk STTK banyak hal yang saya dapatkan. Saya yakin bukan kebetulan mengambil keputusan untuk masuk di STTK semua sudah Tuhan atur. STTK dipakai oleh Tuhan untuk merubah konsep dan mempersiapkan diri saya untuk melayani Tuhan.

Advent Geluma (Pekerja Swasta)

Saya beterima kasih kepada STTK sudah membentuk saya sehingga saya bisa membantu di gereja dan di sekolah, awalnya masuk STTK hanya ikut saran orang tua tapi setelah 1 semester pembentukan saya, saya ambil keputusan menyerahkn hidup kepada Tuhan sampai sekarang saya terus melayani dan berkat terus saya terima......terima kasih STTK

Weni cormewati (Pelayanan di Panti Asuhan Tuhan Gembalaku Tangerang, Banten dan sebagai guru sekolah minggu di Gereje BEST (Blessing In The Spirit)

STTK adalah salah satu Lembaga yang Tuhan pakai untuk merubah karakter hidup saya dan mempersiapkan saya dalam memasukan ladang pelayanan Tuhan.

Anggre Lexsi Gidion (Gembala GKII Ransi Dakan)

Saya awalnya tidak punya pangilan untuk masuk sekolah teologi, saya hanya menuruti kemauan orang saja waktu itu. Namun selama dalam proses pembentukan, STTK mengubah konsep berfikir saya bahwa bukan karena kebetulan atau keterpaksaan saya bisa berada disini, namun itu semua karena Tuhan yang utus saya untuk dibentuk dan di persiapkan untuk menjadi pelayan-Nya. Dulu ketika kecil saya ingin jadi prajurit TNI namun sekarang saya lebih dari itu, saya sekarang prajurit Tuhan. Terimakasih Tuhan Yesus, terimakasih STTK.

Martina Sonya (PAUD JOSEPH KHATULISTIWA)

Puji syukur kepada Tuhan yang sudah memilih dan membentuk saya kurang lebih 4 tahun untuk dibina serta dididik untuk menjadi hamba-Nya, sekarang saya pelayanan di PAUD Joseph Khatulistiwa

JACSON (Sekdes Sirang Setambang)

Saya masuk sekolah tinggi teologi dan menggambil jurusan PAK Adalah komitmen saya, dan di STTK menurut saya adalah pilihan yang tepat. Dan saya sekolah di STTK bukan kebetulan tetapi karena Tuhan yang mengutus saya agar di bentuk menjadi palayan Tuhan.

Sepira Orgatati (Bersama suami melayani di STT Immanuel Sintang)

Panggilan Tuhan yang membuat saya masuk STTK, dan STTK telah membentuk saya hingga selesai dengan baik di tahun 2009. Memuji Tuhan sebab Ia baik. Penyertaan-Nya sungguh terbukti bahwa spanjang jalan Tuhan Pimpin.

Aprisiana (Guru SDJK Sintang)

Masuk STTK Sintang karena mengikuti panggilan Tuhan.

Magdalena Uning (Guru honorer SDN 20 sengkabang muntik)

Saya bersyukur dapat menyelesaikan pendidikan di sttk selama 4 tahun. Walaupun harus merasakan banyak pembentukan. Makan diatur, tidur diatur, dan semua di atur. Walaupun pada waktu saya merasa tidak mampu mengerjakan skripsi, tetapi dalam waktu 3 bulan saya bisa menyelesaikan penulisan skripsi saya. Itu semua karena pertolongan Tuhan

Abang (Gembala & Pekerja Swasta)

Saya tidak ada panggilan untuk masuk STTK karena dari Katolik,namun di STTK membentuk saya untuk menjadi dewasa di dalam Tuhan Yesus dan memjadikan saya sebagai pelayan Tuhan Yesus.

Listiawati (pekerja swasta)

sebuah panggilan yang tidak pernah ada dibenak saya untuk masuk STTK,bisa dibilang STTK adalah kampus pilihan terakhir bukan karena ada panggilan tapi ibarat yang penting kuliah, tapi puji Tuhan dengan berjalannya waktu saya bisa mengikuti proses pembentukan sampai akhirnya saya boleh bekerja & melayani Tuhan dengan apa yang saya dapatkan di STTK.

Yeni Retna (Pekerja Swasta)

Selain memberikan pengetahuan tentang teologi STTK juga telah memberikan banyak pengetahuan kepada saya secara sosial sebagai dasar dan pengetahuan untuk melayani Tuhan kapan pun dan dimana pun