Marhaban Ya Ramadhan! SMP PMKGR Kertasemaya Siap Bentuk Generasi Berkarakter di Bulan Suci 1447 H
Kertasemaya, Indramayu (18/02/2026) β Suasana khidmat mulai terasa menyelimuti lingkungan sekolah. Hari ini, keluarga besar SMP PMKGR Kertasemaya dengan penuh sukacita menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Momentum Ramadhan tahun ini dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter religius siswa, sejalan dengan visi sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.
Kepala Sekolah SMP PMKGR Kertasemaya, Ibu Juju Munawaroh, menyampaikan pesan khusus kepada seluruh siswa:
"Ramadhan adalah sekolah kehidupan yang sesungguhnya. Mari kita manfaatkan bulan penuh berkah ini tidak hanya untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga untuk memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, dan mempererat ukhuwah antar warga sekolah."
Agenda Kegiatan Ramadhan 1447 H: Untuk mengisi bulan mulia ini, SMP PMKGR Kertasemaya telah menyiapkan serangkaian kegiatan positif, antara lain:
Shalat Dhuha & Tadarus Pagi: Dilaksanakan setiap hari sebelum KBM dimulai.
Pesantren Kilat (Sanlat): Pendalaman materi keagamaan yang interaktif.
Siswa Berbagi: Pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah kepada warga sekitar kampus yang membutuhkan.
Segenap Guru, Staf, dan Karyawan SMP PMKGR Kertasemaya mengucapkan: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H. Semoga kita semua diberikan kelancaran dan keberkahan dalam menjalani ibadah tahun ini.
Membangun Karakter Mandiri, SMP P MKGR Sukses Gelar Perjusami di Cileles
Majalengka β Suasana penuh semangat dan kekeluargaan mewarnai kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) yang digelar oleh SMP P MKGR. Kegiatan tahunan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 19 hingga 21 November 2025, bertempat di Bumi Perkemahan Cileles, Kabupaten Majalengka. Puluhan siswa-siswi tampak antusias mendirikan tenda di tengah hamparan alam Cileles yang asri dan sejuk, menjadikan lokasi ini tempat yang ideal untuk melepas penat dari rutinitas belajar di kelas sekaligus mendekatkan diri dengan alam.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta didik ditempa dengan berbagai aktivitas kepramukaan yang bertujuan untuk melatih kedisiplinan, kepemimpinan, dan kerja sama tim (gotong royong). Agenda kegiatan meliputi jelajah alam menyusuri kontur perbukitan Cileles, lomba keterampilan baris-berbaris, hingga pentas seni antarkelompok. Puncak acara ditandai dengan penyalaan api unggun pada Sabtu malam, di mana para siswa dan guru pembimbing berkumpul dalam suasana hangat untuk merenungkan nilai-nilai Dasidarma Pramuka.
Kegiatan Perjusami ini ditutup dengan upacara pelantikan dan operasi semut untuk membersihkan area perkemahan sebelum kembali pulang pada hari Minggu. Pihak sekolah berharap, pengalaman berkemah di Bumi Perkemahan Cileles ini tidak hanya memberikan kenangan yang menyenangkan, tetapi juga mampu membentuk mental siswa SMP P MKGR menjadi generasi yang tangguh, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi sekembalinya ke lingkungan sekolah dan masyarakat.
Keteladanan Tanpa Batas: Gaji Jauh di Bawah UMR, Guru SMP P MKGR Rutin Bagikan Sembako Lewat Sedekah Jumat
Indramayu β Ada pemandangan yang mengharukan dan sarat makna di lingkungan kampus SMP P MKGR setiap hari Jumat. Di tengah kesibukan kegiatan belajar mengajar, para guru secara rutin menggelar program "Sedekah Jumat" dengan membagikan paket sembako kepada siswa-siswi yang membutuhkan. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian dan kasih sayang para pendidik kepada anak didiknya, memastikan agar semangat belajar siswa tidak terganggu oleh masalah kebutuhan pangan di rumah.
Namun, di balik aksi mulia ini, tersimpan kisah pengorbanan yang luar biasa. Para guru di SMP P MKGR diketahui memiliki penghasilan yang sangat minim, bahkan jauh di bawah standar Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Indramayu. Kendati demikian, keterbatasan finansial tersebut tidak menyurutkan niat mereka untuk berbagi. Dengan penuh keikhlasan, mereka menyisihkan sebagian kecil dari honor yang mereka terima untuk dikumpulkan secara kolektif guna membeli beras, minyak, dan kebutuhan pokok lainnya. Tindakan ini menjadi bukti bahwa menjadi guru bukan sekadar profesi mengajar di depan kelas, melainkan panggilan jiwa untuk mengayomi.
Program Sedekah Jumat ini pun menjadi pelajaran karakter yang paling nyata bagi para siswa. Tanpa banyak bicara, para guru telah mengajarkan nilai empati dan kedermawanan melalui keteladanan langsung. Pihak sekolah berharap, bantuan sembako ini dapat sedikit meringankan beban keluarga siswa, sekaligus mempererat ikatan emosional antara guru dan murid, menjadikan lingkungan SMP P MKGR bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga rumah kedua yang penuh kehangatan.