Mengawali semester baru, keluarga besar SLB B-C YPLB Blitar kembali melangkahkan kaki ke sekolah dengan penuh semangat dan keceriaan. Pada Senin, 05 Januari 2026, suasana sekolah dipenuhi senyum ceria dan antusiasme anak-anak istimewa yang siap belajar dan berkembang bersama.
Kegiatan awal masuk sekolah dilaksanakan di halaman SLB B-C YPLB Blitar dan diikuti oleh seluruh peserta didik dengan penuh semangat. Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat untuk menyegarkan tubuh dan membangkitkan energi positif. Selanjutnya, siswa mengikuti Upacara Bendera sebagai wujud pembentukan karakter disiplin dan cinta tanah air. Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu “Hari Baru”, yang menjadi simbol harapan dan semangat baru dalam menempuh perjalanan belajar ke depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik semakin termotivasi, percaya diri, dan siap menjalani hari-hari pembelajaran dengan penuh kebahagiaan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh bagi anak-anak istimewa untuk menjadi pribadi yang mandiri dan hebat sesuai dengan potensi masing-masing.
SLB B-C YPLB Blitar berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan bermakna bagi seluruh peserta didik.
Koordinasi lembaga SLB se-Blitar Raya yang dipimpin oleh Ibu Dr. Indayah Nurhayati, M.Pd. selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar dilaksanakan sebagai upaya strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga pendidikan khusus. Kegiatan ini menjadi wadah untuk saling berbagi informasi, menyamakan persepsi, serta membangun kerja sama yang berkelanjutan dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan khusus dan layanan khusus bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Kegiatan koordinasi ini dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Januari 2026, dengan diikuti oleh para kepala sekolah dan perwakilan SLB se-Blitar Raya.
Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyelaraskan program-program peningkatan komunikasi antar lembaga, memperkuat komitmen bersama, serta mendorong terciptanya layanan pendidikan yang inklusif, ramah, dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik. Melalui koordinasi ini diharapkan terbangun kesepahaman dan langkah bersama dalam mewujudkan pendidikan khusus yang semakin optimal dan berkelanjutan.
SMART LINE (Smart Board Literasi dan Numerasi Edukatif), pembelajaran semakin menarik dengan pemanfaatan Smart TV sebagai media belajar literasi dan numerasi.
Anak-anak istimewa di jenjang SMP belajar dengan visual yang jelas, interaktif, dan menyenangkan, sehingga lebih fokus dan percaya diri. Teknologi hadir untuk mendukung pembelajaran yang bermakna dan inklusif.
15 Januari 2026
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
di SLB B-C YPLB Blitar Tahun 2026
SLB B-C YPLB Blitar menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat, kebersamaan, dan nuansa religius. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter spiritual bagi peserta didik sekaligus memperkuat nilai keimanan dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Acara dimeriahkan dengan penampilan angklung dan hadrah yang dibawakan oleh peserta didik, sebagai wujud ekspresi diri dan pengembangan bakat seni anak-anak luar biasa. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bentuk pembelajaran bermakna yang menumbuhkan rasa percaya diri dan kebersamaan.
Kegiatan ini diikuti dan diaminkan oleh peserta didik dari berbagai ketunaan, antara lain autis, tunagrahita, dan tunarungu, dengan pendampingan guru. Melalui penyampaian materi yang sederhana, visual, dan komunikatif, diharapkan hikmah Isra Mi’raj dapat dipahami dan dihayati sesuai kemampuan masing-masing peserta didik.
Semoga melalui kegiatan ini, nilai-nilai keimanan, keteladanan, dan persaudaraan dapat terus tertanam dalam diri peserta didik serta membawa keberkahan bagi seluruh warga SLB B-C YPLB Blitar.
Pengelolaan kinerja , Perencanaan Inovasi Sekolah
15 Januari 2026
19 Januari 2026
Kegiatan skrining kesehatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa magang Stikes Patria Husada di SLB B-C YPLB Blitar dengan sasaran peserta didik tingkat SMP dan SMA. Skrining meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan kondisi gigi, serta kebersihan kuku. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar peserta didik serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
20 Januari 2026
Peserta didik praktik membuat nugget pisang sebagai bentuk pembelajaran keterampilan hidup mandiri. Anak-anak dilatih mengenal bahan, mengikuti langkah memasak sederhana, serta bekerja sama selama proses pembuatan.
Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya belajar memasak, tetapi juga melatih motorik, kemandirian, dan rasa percaya diri terhadap hasil karyanya. Suasana belajar yang menyenangkan membuat anak semakin antusias mengeksplorasi kemampuan diri.
23 Januari 2026
Hasil skrining menunjukan kesehatan gigi dan kebersihan yang terjadi kepada anak disabilitas lebih banyak terjadi, sehingga perlu adanya tindak lanjut berupa aksi nyata. Dari hasil skreaning dan diskusi yang dilakukan oleh pihak sekolah dan mahasiswa stikes patria husada mendapati perlu adanya pembelajaran langsung tentang cara merawat gigi dan kebersihan kuku.
Penanaman Serentak Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan)
25 Januari 2026
TASOGA ISTIMEWA SLB B-C (Taman Sayur dan TOGA oleh Anak Istimewa). TASOGA ISTIMEWA SLB B-C YPLB merupakan sebuah inovasi sekolah SLB B-C YPLB Blitar yang memberdayakan peserta didik berkebutuhan khusus untuk menanam, merawat, dan memanfaatkan tanaman sayuran dan toga sebagai pembelajaran ketahanan pangan yang bermakna.
"Edukasi Menggosok Gigi yang Benar dari Kakak Mahasiswa"
26 Januari 2026
“Kegiatan mengenalkan cara menggosok gigi yang benar dilakukan melalui praktik langsung agar peserta didik memahami langkah-langkah menjaga kesehatan gigi secara mandiri. Anak-anak didampingi untuk mempraktikkan cara menyikat gigi yang tepat, mulai dari penggunaan pasta gigi, gerakan menyikat, hingga membilas mulut dengan benar.”
"Mengenal Area Privasi Tubuh untuk Perlindungan Diri Peserta Didik Disabilitas"
27 Januari 2026
Kegiatan mengenal area privat tubuh bertujuan membantu peserta didik memahami bagian tubuh yang bersifat pribadi dan perlu dijaga. Anak dikenalkan konsep batasan tubuh melalui media gambar, simulasi sederhana, dan pendampingan guru dengan bahasa yang mudah dipahami.
Peserta didik diajarkan bahwa area privat seperti mulut, dada, alat kelamin, dan pantat adalah bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain tanpa izin, kecuali untuk keperluan kesehatan dengan pendampingan orang dewasa yang dipercaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi perlindungan diri agar anak lebih memahami batasan tubuh, rasa aman, dan cara mengatakan “tidak”.
“Terapi Motorik Halus melalui Kegiatan Meronce Manik-Manik”
29 Januari 2026
Kegiatan terapi modalitas meronce manik-manik bertujuan untuk melatih kemampuan motorik halus, koordinasi mata dan tangan, serta konsentrasi peserta didik disabilitas. Anak-anak diajak memasukkan manik-manik ke dalam tali secara bertahap dengan pendampingan guru.
Melalui aktivitas ini, peserta didik belajar mengontrol gerakan jari, meningkatkan kesabaran, dan membangun rasa percaya diri saat berhasil menyelesaikan rangkaian manik-manik. Kegiatan dilakukan dengan suasana menyenangkan agar anak merasa nyaman selama proses terapi.
“Sosialisasi Program Sekolah dan RKAS”
30 Januari 2026
SLB B-C YPLB Kota Blitar melaksanakan kegiatan sosialisasi program sekolah dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) sebagai bentuk transparansi dan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antara sekolah dan orang tua untuk menyamakan visi, memperkuat kerja sama, serta memastikan setiap program berjalan demi perkembangan optimal peserta didik. Dengan sinergi yang baik, sekolah dan keluarga dapat bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bermakna bagi anak-anak istimewa.