Gloria! Kami share Permenungan dan Sharing pengalaman dari Kak Hiero Martin. E-Learning Dengan Tuhan. Menarik. Ayo disimak. Terima kasih. Deo Gratias.
Gloria. Pertolongan Tuhan Nyata Adanya. Terima kasih atas sharing dan permenungan dari Kakak Hiero Martin dari Distrik Bandung. Ayo baca Kitab Suci dan temukan betapa Tuhan selalu menolongmu. Deo Gratias
Gloria.. Sudah baca Injil hari ini? Kita diajak untuk selalu berbenah dan mengedepankan sikap keteladanan. Sebab bersih dari luar saja tidak cukup. Terima kasih sharing dan permenungannya Kak Yansel Nanga dari Distrik Pangkal Pinang. Tuhan memberkati selalu. Deo Gratias...
Gloria.. Tuhan Sungguh Hadir di setiap tantangan yang kita hadapi. Asalkan doa dan berpasrah pada-Nya. Simak sharing pengalaman yang disampaikan oleh Kakak Bunga Tandi dari Distrik Jakarta. Terima kasih. Deo Gratias.. !!
Gloria, sudah sempat baca Kitab Suci hari ini? Tuhan Yesus menjelaskan tentang mereka yang berbahagia. Sahabat kita Kak Daniel dari Lembata mengisahkannya dengan merefleksikan pengalamannya sesuai Injil hari ini. Selamat menyimak. Deo Gratias...
Gloria! Permenungan dari kaki Gunung Slamet. Doa Bapa Kami. Doa Bapa Kami menjadi andalan Kak Petrus dalam perantauan. Selamat menyimak. Deo Gratias...
Gloria, pagi ini ada kisah pengalaman iman dibagikan oleh Kakak Eben dari Distrik Kupang. Doa Memohon Kuasa Allah rupanya mampu menyembuhkan sesama yang sedang sakit. Boleh disimak dan jangan lupa Baca Kitab Suci hari ini Luk. 11:15-26. Terima kasih. Deo Gratias...
Gloria.. Sharing pengalaman kali ini disampaikan oleh Kak Hieronimus Martin dari Distrik Bandung Raya. Rancangan Tuhan memberikan KEPASTIAN bagi kita. Kisah yang menyentuh hati. Terima kasih sharingnya Kak Hiero Martin. Deo Gratias.. !!
Gloria.. Saat Mas Ganang dihadapkan pada orang yang menjelek-jelakan gereja, ia tidak marah. Justru ia merespon dengan menjelaskan Hukum Kasih. Mengasihi Sesama Seperti Mengasihi Diri Sendiri. Terima kasih sharignya Mas Ganang. Deo Gratias...
Gloria.. Sharing pengalaman kali ini disampaikan oleh Kakak Yongki Parera dari Distrik Maumere. Suatu Perbuatan Ajaib Ada di Mata Kita. Jalan lupa share like dan subscribe. Deo Gratias.. !!
Gloria... Sharing pengalaman dan permenungan Kak Egi Suni. Perjalanan hidup tak ada yang tahu. Tetapi yang pasti Tuhan selalu melindungi dan memberkati. Terima kasih atas sharingnya Kak Egi. Selalu Bersyukur dan Kagum Pada Tuhan. Deo Gratias!
Gloria... Sharing pengalaman kali ini disampaikan oleh Kakak Bunga Tandi dari Distrik Jakarta. Kisah pengalaman yang sangat menyentuh nurani. Berpasrah dan Percaya Kepada Tuhan. Terima kasih atas sharingnya Kak Bunga. Selamat menyimak. Deo Gratias!
Gloria... Bertobat dan menjadi seperti Anak Kecil. Kakak Yanselmus Nanga dari Distrik Pangkalpinang mengajak kita semua memasuki bulan Oktober dengan sikap tobat dan menjadi seperti anak kecil. Ikuti protokol kesehatan, jangan melawan. Terima kasih kakak... Deo Gratias
Gloria... Tuhan Yesus juga memanggil kita untuk terus berjalan mengikutiNya di setiap pengalaman perjalanan kita dimana saja. Terima kasih Kakak Daniel Dayang dari Lembata Distrik Larantuka atas pemenungan dan sharing pengalamannya. Terus Melanjutkan Perjalanan. Deo Gratias!!!
Jangan lupa share like dan subscribe
Deo Gratias..
Atasi Pertengakaran dengan Cinta. Deo Gratias !!
Akan lebih terasa kalau mendengarkan sharing pengalaman ini setelah secara pribadi juga telah melakukan Doa dan Baca Kitab Suci. Injil hari ini Mat. 21:28-32.
Jangan lupa share, like, and subscribe
Terima kasih...
Deo Gratias
Akan lebih terasa kalau mendengarkan sharing pengalaman ini setelah secara pribadi juga telah melakukan Doa dan Baca Kitab Suci. Injil hari ini Luk. 9:43b-45.
Jangan lupa share, like, and subscribe
Terima kasih...
Deo Gratias
Akan lebih terasa kalau mendengarkan sharing pengalaman ini setelah secara pribadi juga telah melakukan Doa dan Baca Kitab Suci. Injil hari ini Luk. 9:19-22.
Jangan lupa share, like, and subscribe
Terima kasih...
Deo Gratias
Akan lebih terasa kalau mendengarkan sharing pengalaman ini setelah secara pribadi juga telah melakukan Doa dan Baca Kitab Suci.
Jangan lupa share, like, and subscribe
Terima kasih...
Bacaan Injil Hari ini diambil dari Luk. 9:1-6
Hari ini saya terkesan dengan ayat 1. Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit. dan ayat 2. Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orangKata-kata Yesus mengutus Saya merasa sejak kita dipilih dan dilantik sebagai Koornas baru, kita semua diutus Tuhan. Diutus untuk apa? Tugas dan tanggungjawab kita dan wewenang Koornas baru sangat jelas di SK yang ditandatangani Dewan Pendiri. Jika menyadari diri sebagai Murid Tuhan Yesus yang diutus, pagi ini Tuhan Yesus juga mengatakan tugas kita adalah menguasai setan-setan, menyembuhkan orang sakit, dan memberitakan Kerajaan Allah. Mungkin bisa dimulai dari diri kita sendiri, lalu ke lingkungan kita, dan ke orang lain, lalu menjangkau yang lebih luas. Menguasai setan-setan yang ada pada diri kita, menyembuhkan sait penyakit di dalam diri kita, memakasa diri kita semakin dekat Tuhan dengan baca Kitab Suci, lalu diperluas kepada yang lain. Salah satu tugas perwartaan adalah mengajak kakak-kakak dimana saja untuk semakin dekat dengan Tuhan, membaca Kitab Suci, dan hidupnya makin produktif di tempat kerja dimana saja. Kita sudah coba melakukannya di group kecil ini, semoga makin diperluas. Seiring waktu mudah-mudahan menjangkau seluruh nusantara. Dulu sewaktu dilantik menjadi anggota THS-THM, saya merasakan semangat untuk menjadi pelayanan dan utusan Tuhan. Seiring waktu redup. Kemarin sewaktu dilantik menjadi pengurus Koornas saya merasa semangat pelayanan dan perutusan ini dikobarkan kembali. Semoga dengan doa dan kerja yang kita lakukan, kita makin bisa melayani semua dan menjadi utusan yang menjangkau semua... Mari kita selalu berdoa dan lalu bekerja, agar karya bersama Tuhan semakin nyata. Amiinnn Terima kasih..
Novena Roh Kudus ini dilaksanakan selama sembilan hari, mulai pada hari sesudah kenaikan Yesus ke surga dan berakhir pada hari Sabtu menjelang Pentekosta. Dalam novena ini umat memuji Tuhan yang menjanjikan kedatangan Roh Kudus dan memohon rahmat-Nya agar siap menyambut kedatangan Roh Kudus. Novena ini juga dapat dilaksanakan dalam kesempatan lain.
Hari Pertama
Allah pokok keselamatan kami, karena kebangkitan Kristus kami lahir kembali dalam pembabtisan dan menjalani hidup baru. Arahkanlah hati kami kepada Kristus yang kini duduk di sebelah kanan-Mu. Semoga Roh-Mu menjaga kami sampai Penyelamat kami datang dalam kemuliaan, sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin
Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus …
Hari Kedua
Allah yang mahabijaksana, Putra-Mu menjanjikan Roh Kudus kepada para rasul dan memenuhi janji itu sesudah Dia naik ke surga. Semoga kami pun Kau anugrahi karunia Roh Kudus. Demi Yesus Kristus, Pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin
Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus …
Hari Ketiga
Allah, Penyelamat kami, kami percaya bahwa Kristus telah bersatu dengan Dikau dalam keagungan. Semoga dalam Roh-Nya, Dia selalu menyertai kami sampai akhir zaman, seperti yang dijanjikan-Nya. Sebab Dialah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin
Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus …
Hari Keempat
Allah yang mahakudus, semoga kekuatan Roh-Mu turun atas kami, agar kami mematuhi kehendak-Mu dengan setia dan mengamalkannya dalam cara hidup kami. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin
Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus …
Hari Kelima
Allah yang mahakuasa dan mahakudus, semoga Roh Kudus turun atas kami dan berdiam dalam diri kami, sehingga kami menjadi kenisah kemuliaan-Nya. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin
Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus …
Hari Keenam
Allah yang mahaesa, Engkau telah menghimpun Gereja dalam Roh Kudus. Semoga kami mengabdi kepada-Mu dengan ikhlas dan bersatu padu dalam cinta. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin
Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus …
Hari Ketujuh
Allah yang mahakudus, curahkanlah Roh Kudus-Mu ke dalam diri kami, sehingga kami dapat melaksanakan kehendak-Mu dan layak menjadi milik-Mu. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin
Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus …
Hari Kedelapan
Allah sumber cahaya kekal, Engkau telah membukakan bagi kami jalan menuju hidup kekal dengan memuliakan Putra-Mu dan mengutus Roh Kudus. Semoga cinta bakti dan iman kami selalu bertambah. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin
Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus …
Hari Kesembilan
Allah yang mahakuasa, kebangkitan Putra-Mu telah menumbuhkan hidup baru dalam diri kami. Semoga karena bantuan Roh-Mu kami mewujudkan rahmat kebangkitan dalam hidup kami sehari-hari. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin
Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus …
=============================================================
Rosario Roh Kudus disusun pada tahun 1892 oleh seorang biarawan Fransiskan Kapusin di Inggris sebagai sarana bagi umat beriman untuk menghormati Roh Kudus. Doa ini kemudian memperoleh persetujuan apostolik dari Paus Leo XIII pada tahun 1902. Rosario ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menghormati Roh Kudus, sama seperti Rosario Bunda Maria di maksudkan para rahib Dominikan untuk menghormati Bunda Maria.
Rosario ini terdiri atas 5 kelompok manik-manik. Tiap kelompok terdiri dari 7 manik. Sebelum dan sesudah tiap kelompok terdapat 2 butir manik besar, sehingga seluruhnya ada 35 butir manik kecil dan 12 butir manik besar. Sebagai tambahan, terdapat 3 manik kecil pada bagian permulaan. Pada ketiga manik kecil ini dibuat tanda salib, lalu di daraskan doa tobat dan himne datanglah Roh Pencipta.
Dalam tiap kelompok manik, diucapkan doa kemuliaan pada ketujuh manik kecil, dan 1 doa Bapa Kami serta 1 Salam Maria pada kedua manik besar. Pada 2 manik besar yang tersisa di bagian akhir, diucapkan Sahadat Para Rasul (Aku percaya …..), doa Bapa Kami dan Salam Maria untuk mendoakan Bapa Suci.
Pada doa ini terdapat 5 misteri: masing-masing misteri direnungkan pada setiap kelompok manik-manik. Angka lima merupakan penghormatan atas lima Luka Suci Yesus yang merupakan sumber rahmat yang dibagikan Roh Kudus untuk seluruh umat manusia.
Secara berurutan, Rosario Roh Kudus di daraskan sebagai berikut:
Tanda salib
Doa Tobat
Datanglah Roh Pencipta
Datanglah hai Roh Pencipta
kunjungilah jiwa kami semua
penuhilah dengan rahmat-Mu
hati kami ciptaan-Mu.
Gelar-Mu ialah penghibur
rahmat Allah yang mahaluhur
Sumber Hidup, Api Kasih
dan Pengurapan Ilahi.
Engkaulah sumber sapta karunia
jemari tangan Sang Ilahi.
Engkaulah janji sejati Allah Bapa
yang mempergandakan bahasa.
Terangilah akal budi,
curahkan cinta di setiap hati.
Segala kelemahan kami
semoga Kau lindungi dan Kau kuatkan.
Jauhkanlah semua musuh segera,
anugrahkanlah kedamaian jiwa,
dengan Engkau sebagai penuntun kami
kejahatan tak’kan mempengaruhi.
Perkenalkanlah kami kepada Bapa
ajarilah agar mengakui Putra
serta Engkau, Roh dari Keduanya
yang kami imani dan puji selamanya.
Segala kemuliaan bagi Allah Bapa
dan bagi Sang Putra
yang telah bangkit dari mati
serta bagi-Mu Roh Kudus pula
sepanjang segala abad.
Amin
Misteri Pertama:”Dari Roh Kuduslah Yesus dikandung Perawan Maria.”
(Renungan Luk1:35 )
Ujud khusus:
Dengan tekun, mintalah bantuan dari Roh Ilahi serta perantaraan Bunda maria untuk mengikuti kebajikan-kebajikan Yesus Kristus, contohlah segala kebajikan-Nya, sehingga kita dapat menjadi serupa dengan citra Putra Allah.
Renungan dan doa pribadi …
Bapa Kami …
Salam Maria …
Kemuliaan … (7x)
Misteri Kedua:”Roh Allah turun atas Yesus.”
(Renungan Mat3:16 )
Ujud khusus:
Peliharalah dengan penuh kesungguhan anugrah yang tak ternilai, rahmat pengudusan yang dicurahkan dan ditanamkan dalam jiwa kita oleh Roh Kudus pada saat pembabtisan. Peganglah dengan teguh janji baptis yang telah kita ucapkan: tingkatkan iman, harapan dan cinta kasih melalui tindakan nyata, serta hiduplah sebagai anak-anak Allah dan anggota Gereja Allah yang sejati agar kelak kita dapat memperoleh warisan surgawi.
Renungan dan doa pribadi …
Bapa Kami …
Salam Maria …
Kemuliaan … (7x)
Misteri Ketiga:”Oleh Roh Kudus, Yesus dibimbing menuju padang gurun untuk dicobai.”
(Renungan Luk4:1-2)
Ujud khusus:
Bersyukurlah selalu atas ketujuh karunia Roh Kudus yang dicurahkan pada kita saat menerima Sakramen Penguatan: Roh kebijaksanaan, pengertian, nasihat, keperkasaan, pengenalan akan Allah, kesalehan, dan rasa takut akan Allah. Serahkan diri kita dengan setia kepada bimbingan Ilahi-Nya, sehingga di atas segala godaan dan pencobaan hidup kita berlaku secara perkasa sebagai seorang Kristen sejati dan prajurit Kristus yang berani.
Renungan dan doa pribadi …
Bapa Kami …
Salam Maria …
Kemuliaan … (7x)
Misteri Keempat:”Peranan Roh Kudus dalam Gereja.”
(Renungan Kis2:2 Kis2:4 Kis2:11 )
Ujud khusus:
Bersyukurlah kepada Tuhan karena Ia menjadikan kita sebagai anggota Gereja-Nya yang selalu dijiwai dan diarahkan oleh Roh Kudus, Roh yang diturunkan ke dunia untuk tugas itu pada hari Pentekosta. Dengarlah dan patuhilah Takhta Suci, wakil Roh Kudus yang tidak dapat salah, serta Gereja, pilar dan dasar kebenaran. Junjunglah ajaran-ajarannya dan belalah hak-haknya.
Renungan dan doa pribadi …
Bapa Kami …
Salam Maria …
Kemuliaan … (7x)
Misteri Kelima:”Roh Kudus dalam jiwa-jiwa orang beriman.”
(Renungan 1Kor6:19 1Tes5:19 Ef4:30 )
Ujud khusus:
Sadarilah keberadaan Roh Kudus dalam diri kita, peliharalah dengan seksama kemurnian tubuh dan jiwa, ikutilah dengan setia bimbingan Ilahi-Nya, sehingga kita dapat menghasilkan buah-buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, iman, kerendahan hati, penguasaan diri, dan kemurnian.
Renungan dan doa pribadi …
Bapa Kami …
Salam Maria …
Kemuliaan … (7x)
Aku Percaya …
Bapa Kami …
Salam Maria …
============================================
Tuhan kasihanilah kami,
Tuhan kasihanilah kami
Kristus kasihanilah kami,
Kristus kasihanilah kami
Tuhan kasihanilah kami; Kristus dengarkanlah kami,
Kristus kabulkanlah doa kami
Allah Mahakuasa,
kasihanilah kami
Yesus, Putera Bapa, Penebus dunia,
selamatkanlah kami
Roh Bapa dan Putra yang hidup abadi,
kuduskanlah kami
Tritunggal Mahakudus,
dengarkanlah kami
Roh Kudus, yang berasal dari Bapa dan Putra,
masukilah hati kami
Roh Kudus, yang bersama Bapa dan Putra,
masukilah hati kami
Janji Allah Bapa,
kasihanilah kami
Sinar terang surgawi,
Pencipta segala yang baik,
Sumber mata air surgawi,
Api yang menghanguskan,
Kemurahan hati yang berkobar-kobar,
Pengurapan rohani,
Roh Kasih dan Kebenaran,
Roh Kebijaksanaan dan Pengertian,
Roh Penasehat dan Ketabahan,
Roh Kesederhanaan dan Kemurnian,
Roh Penghormatan dan Doa,
Roh Perdamaian dan Kerendahan Hati,
Roh Takut akan Tuhan,
Roh Penghibur,
Roh yang menguduskan,
Roh yang memimpin Gereja,
Roh yang Mahatinggi,
Roh yang memenuhi jagad raya,
Roh yang menyemangati anak-anak Allah,
Roh Kudus, ilhami kami kengerian akan dosa
Roh Kudus,
datang dan baharuilah muka bumi
Roh Kudus, pancarkanlah terang-Mu pada jiwa-jiwa
Roh Kudus, ukirlah hukum-Mu dalam hati kami
Roh Kudus, hanguskanlah kami dengan api kasih-Mu
Roh Kudus, berilah kami karunia-karunia-Mu yang ajaib
Roh Kudus, ajarlah kami berdoa dengan benar
Roh Kudus, terangilah kami dengan sinar surgawi-Mu
Roh Kudus, bimbinglah kami ke jalan keselamatan-Mu
Roh Kudus, berilah kami pengetahuan yang diperlukan saja
Roh Kudus, ilhamilah kami dengan kebisaan-kebiasaan yang baik
Roh Kudus, berilah kami kebaikan dari segala kebajikan
Roh Kudus, ajarilah kami bertekun dalam keadilan
Roh Kudus, jadilah terang abadi bagi kami
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia,
utuslah Roh Kudus-Mu
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia,
curahkanlah karunia-karunia Roh-Mu kedalam hati kami
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia,
anugrahilah kami Roh Kebijakan dan Kesalehan
Datanglah Roh Kudus,
penuhi dan nyalakanlah api kasih-Mu dalam hati kami
Marilah berdoa
Allah yang Mahapengasih, semoga Roh Ilahi-Mu menerangi, mengobarkan dan memurnikan kami, dan agar Ia merasuki kami dengan terang surgawi-Mu dan membuat kami selalu tekun dalam berbagi kasih. Demi Yesus Kristus Tuhan kami bersama Roh Kudus, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin
=========================================
Ya Tuhan Yesus Kristus, sebelum naik ke surga Engkau berjanji untuk mengirimkan Roh Kudus untuk menyelesaikan pekerjaanMu ke dalam jiwa rasul dan muridMu ,berkenanlah untuk memberikan Roh Kudus yang sama kepadaku agar dapat menyempurnakan berkatMu dan cintaMu dalam jiwaku.
Datanglah, ya Roh Kebijaksanaan, turunlah atas diri kami, ajarlah kami menjadi orang bijak, terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi. Semoga kami Kau lepaskan dari belenggu dosa dunia ini.
Datanglah, ya Roh Pengertian, turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.
Datanglah, ya Roh Penasihat, dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini. Semoga kami melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat.
Datanglah, ya Roh Kekuatan, kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kau kuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.
Datanglah, ya Roh Kesederhanaan. Ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu.
Datanglah, ya Roh Kesalehan, bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarlah kami untuk menjadi orang yang tahu berterima kasih atas segala kebaikan-Mu dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.
Datanglah, ya Roh Ketulusan, ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu dimana pun kami berada. Tegarkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu. Amin.
=========================
Allah, Bapa yang maha kudus, kami bersyukur kepada-Mu karena Roh Kudus yang telah Kau curahkan ke dalam hati kami. Kehadiran-Nya dalam hati kami telah membuat kami menjadi bait kehadiran-Mu sendiri, dan bersama Dia pula kami telah Kau lahirkan kembali menjadi anak-anak-Mu.
Dialah penghibur dan penolong yang Kau utus dalam nama Kristus. Dialah Roh Kebenaran yang memimpin kami kepada seluruh kebenaran. Semoga Dia mengajarkan segala sesuatu kepada kami dan mengingatkan kami akan firman yang telah dikatakan oleh Yesus, agar kami selalu di tuntun oleh firman-Nya.
Melalui Roh Kudus-Mu ini, sudilah Engkau membimbing Gereja-Mu, para pemimpin dan pembantu-pembantunya, dan berilah mereka kebijaksanaan sejati. Semoga karena bimbingan-Nya kami semua boleh menikmati buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.
Semoga Roh Kudus selalu memimpin kami dengan lemah lembut dan ramah, serta menuntun kami dengan cermat dan teguh. Semoga Ia menjadi daya Ilahi di dalam kehidupan beriman dan bermasyarakat, dan mengantar kami masuk ke dalam kemuliaan surgawi untuk berbahagia abadi bersama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
======================================================
Ya Roh Kudus, Cahaya dan Kasih, kepada-Mu kupersembahkan hati, pikiran dan kehendakku, sekarang dan selamanya. Engkaulah yang menuntun aku agar dapat lebih peka pada wahyu dari Tuhan, dan pengajaran Gereja Katolik yang kudus. Semoga hatiku senantiasa berkobar oleh kasih dari Allah dan kasih terhadap sesama. Semoga aku senantiasa dengan setia meneladani kehidupan dan kebijaksanaan Allah, dan Penyelamatku Yesus Kristus. Kemuliaan kepada Bapa, Putra dan Roh Kudus, untuk selama-lamanya. Amin
====================================================
Ya Roh Kudus, Penasihat yang penuh kuasa, pengikat yang kudus antara Bapa dan Putra, harapan bagi mereka yang bersedih. Turunlah dalam hatiku dan
tinggallah didalamnya, nyalakan jiwaku yang nyaris padam dengan Kasih-Mu, agar aku dapat sepenuhnya menjadi milik-Mu.
Aku percaya, bila Engkau tinggal di dalam aku, Engkau juga akan menyiapkan tempat tinggal bagi Bapa dan Putra. Oleh karenanya, berkenanlah datang kepadaku, Penasehat jiwa-jiwa yang ditinggalkan, Pelindung mereka yang membutuhkan.
Bantulah aku dalam kelemahan dan dukunglah dalam kegoyahanku. Datang dan sucikan diriku, semoga iblis tidak berniat memiliki diriku. Engkau mengasihi yang bersahaja, dan menyingkirkan yang sombong.
Datanglah kepadaku, kemuliaan orang yang hidup dan harapan orang mati. Tuntunlah diriku dengan karunia kasih-Mu, agar aku dapat senantiasa menyenangkan hati-Mu. Amin.
Maria diberi kabar oleh Malaikat TUHAN
bahwa Ia akan mengandung dari Roh Kudus
Salam Maria …
Aku ini hamba TUHAN
terjadilah padaku menurut perkataanMU.
Salam Maria …
Sabda sudah menjadi daging
dan tinggal diantara kita
Salam Maria…
Doakanlah kami, ya Santa Bunda ALLAH
supaya kami dapat menikmati janji KRISTUS.
Marilah berdoa
Ya ALLAH, karena kabar Malaikat kami mengetahui
bahwa YESUS KRISTUS PutraMU menjadi manusia.
Curahkanlah rahmatMU ke dalam hati kami,
supaya karena sengsara dan salibNYA,
kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia.
Sebab DIAlah TUHAN dan Pengantara kami (Amin)
Keluarga adalah kesatuan yang alamiah dan fundamental dari masyarakat dan berhak mendapatkan perlindungan dari masyarakat dan negara (Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pasal 16 ayat 3). Pengertian keluarga itu menunjukkan betapa penting dan mendasarnya eksistensi serta peran keluarga dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga masyarakat dan negara berkewajiban melindungi entitas terkecil dalam masyarakat ini. Tak heran, keluarga pasti tak luput dari sorotan jika timbul persoalan sosial. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat –termasuk Gereja– bertanggung jawab terhadap pemuliaan martabat keluarga.
Dalam Katekismus Gereja Katolik (KGK), keluarga disebut Gereja Rumah Tangga (ecclesia domestica). Di sinilah sekolah kehidupan Kristen yang pertama (KGK no.1657) dan “suatu pendidikan untuk memperkaya kemanusiaan” (Gaudium et Spes, GS art.52). Maka, jelas bahwa keluarga juga melaksanakan imamat umum yang diterima melalui pembaptisan, baik orangtua maupun anak-anak. Entitas terkecil masyarakat ini menjadi cermin peziarahan Gereja menuju kesucian hidup, dengan berjuang menghadapi semua problematika manusiawi zaman ini. “Tidak ada seorang pun di dunia tanpa keluarga. Gereja adalah rumah tangga dan keluarga bagi siapa pun juga, khususnya bagi mereka yang letih lesu dan berbeban berat” (Familiaris Consortio, FC art.85).
Begitu mendasarnya peran keluarga ini, maka para Paus pun tak henti menyerukan panggilan dasar keluarga bagi seluruh Gereja dan tak henti mempertahankan pandangan tradisional Kristen tentang perkawinan. Seruan mereka senantiasa bergaung sebagai motivasi dan dukungan bagi keluarga-keluarga untuk setia berpegang pada panggilan dasarnya, tempat menyemai benih-benih rahmat kebajikan dalam diri setiap anggotanya. Inilah tempat pendidikan doa yang pertama. Doa sehari-hari dalam keluarga adalah kesaksian pertama untuk ingatan Gereja yang hidup, yang dibangkitkan dengan kesabaran oleh Roh Kudus (KGK no.2685).
Semaian benih-benih kebajikan manusiawi dan cinta kasih Kristiani itu nantinya akan tumbuh dan berbuah keharmonisan, persaudaraan, dan harapan dalam masyarakat. Nilai-nilai luhur dalam masyarakat tersebut menjadi buah yang telah disemai di dalam keluarga, seperti saling menghargai, saling memperhatikan yang kekurangan dan kesulitan, saling berbagi suka-duka dalam hidup, saling menerima perbedaan dan memaafkan. Benih iman pun demikian.
Keluarga menjadi tempat anak-anak menerima pewartaan pertama mengenai iman, satu persekutuan rahmat dan doa, satu sekolah untuk membina kebajikan manusia dan cinta kasih Kristiani (KGK no.1666). Maka, orangtua hendaknya–dengan perkataan maupun teladan–dapat menjadi pewarta iman pertama dan mampu memelihara panggilan rohani anak-anaknya (Lumen Gentium, LG art.11).
Dalam mengarungi bahtera rumah tangga, mari kita selalu ingat pesan Paus Fransiskus dalam World Meeting of Families 2015 di Philadelphia, Amerika Serikat. “Keluarga adalah,… pabrik harapan, hidup, dan kebangkitan. Allahlah yang membuka jalan itu. …Dalam keluarga, anak-anak kadang membuat pusing. …dalam keluarga, selalu ada salib. Karena kasih Allah, Sang Putra membuka jalan itu. Meski dalam keluarga selalu ada salib, ada pula kebangkitan.”