Ikatan pangkal gunanya untuk mengikatkan tali pada kayu atau tiang, akan tetapi ikatan pangkal ini dapat juga digunakan untuk memulai suatu ikatan.
Ikatan tiang gunanya untuk mengikat sesuatu sehingga yang diikat masih dapat bergerak leluasa misalnya untuk mengikat leher binatang supaya tidak tercekik.
Ikatan jangkar gunanya untuk mengikat jangkar atau benda lainnya yang berbentuk ring.
Ikatan tambat gunanya untuk menambatkan tali pada sesuatu tiang atau kayu dengan erat, akan tetapi mudah untuk melepaskan kembali. ikatan tambat ini juga dipergunakan untuk menyeret balik dan bahkan ada juga dipergunakan untuk memulai suatu ikatan.
Ikatan tarik gunanya untuk menambatkan tali pengikat binatang pada suatu tiang, kemudian mudak untuk membukannya kembali. Dapat juga untuk turun ke jurang atau pohon.
Ikatan turki gunanya untuk mengikat sapu lidi setengan leher.
Ikatan palang gunanya untuk menautkan dua tongkat atau kayu yang posisinya saling tegak lurus. Penggunaannya seperti untuk membuat kerangka dragbar (tandu).
Ikatan canggah gunannya untuk menyambung dua buah tongkat secara lurus. Penggunaan ikatan canggah seperti untuk membuat tiang bendera dengan sambungan tongkat.
Ikatan silang gunannya untuk untuk menautkan dua buah tongkat atau kayu yang psosisinya bersilangan. Umumnya sudut yang terbentuk dari dua buah tongkat tersebut tidak tegak lurus atau 90 derajat. Jika tegak lurus gunakanlah ikatan palang.
Ikatan khaki tiga gunannya untuk menggabungkan tiga buah kayu atau tongkat dengan posisi saling lurus atau untuk membentuk kaki tiga .