Sekolah menyediakan tempat sampah yang tertutup dan terpisah sesuai jenisnya, seperti sampah organik, anorganik, dan residu. Tempat sampah ditempatkan di lokasi strategis yang mudah dijangkau oleh seluruh warga sekolah, sehingga mendukung kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Pengelolaan tempat sampah dilakukan secara rutin untuk memastikan kebersihan dan mencegah timbulnya bau maupun gangguan kesehatan. Dengan tersedianya tempat sampah yang tertutup dan terpisah, sekolah mendorong penerapan perilaku ramah lingkungan serta mendukung pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.
Sekolah menyediakan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang tertutup sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah yang tertib dan higienis. TPS dirancang untuk mencegah penyebaran bau, mencegah masuknya hewan, serta mengurangi risiko pencemaran lingkungan di sekitar area sekolah.
Pengelolaan TPS dilakukan secara rutin melalui pengangkutan sampah secara berkala dan pemeliharaan kebersihan area TPS. Dengan tersedianya TPS yang tertutup dan terawat, sekolah mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan aman bagi seluruh warga sekolah.
Sekolah menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Penerapan Reduce dilakukan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mendorong penggunaan botol minum dan wadah makanan pribadi, serta menghemat penggunaan kertas dalam kegiatan pembelajaran dan administrasi.
Penerapan Reuse dan Recycle dilaksanakan melalui pemanfaatan kembali barang yang masih layak pakai serta pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna. Sekolah juga bekerja sama dengan pihak terkait, seperti bank sampah, untuk mendukung proses daur ulang. Melalui penerapan 3R, sekolah menumbuhkan kepedulian lingkungan dan membentuk perilaku ramah lingkungan secara berkelanjutan pada seluruh warga sekolah.
Sekolah menjalin kerja sama dengan pihak terkait dalam penyediaan dan pengelolaan bank sampah sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemilahan dan pengumpulan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi, sekaligus mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Melalui kegiatan bank sampah, peserta didik dan warga sekolah dilibatkan secara aktif dalam kegiatan menabung sampah dan pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, melatih tanggung jawab, serta mendukung pembentukan karakter peduli lingkungan di lingkungan sekolah.