Sekolah menyediakan lahan atau ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai area resapan air, penghasil oksigen, serta penunjang kenyamanan lingkungan belajar. Ruang terbuka hijau dimanfaatkan sebagai area penghijauan dengan berbagai jenis tanaman, sehingga menciptakan suasana sekolah yang asri, sejuk, dan sehat.
Pemeliharaan lahan atau ruang terbuka hijau dilakukan secara rutin dengan melibatkan warga sekolah. Keberadaan ruang terbuka hijau ini mendukung pembinaan lingkungan sekolah sehat, meningkatkan kualitas udara, serta menjadi sarana edukasi bagi peserta didik dalam menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Sekolah memiliki taman yang tertata rapi dan terawat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman. Taman sekolah ditanami berbagai jenis tanaman hias dan tanaman peneduh yang berfungsi memperindah lingkungan serta meningkatkan kualitas udara di area sekolah.
Pemanfaatan taman sekolah tidak hanya sebagai elemen estetika, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan rekreasi ringan bagi peserta didik. Keberadaan taman sekolah mendukung suasana belajar yang kondusif, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat pembinaan lingkungan sekolah sehat secara berkelanjutan.
Sekolah memanfaatkan pekarangan sekolah secara optimal sebagai bagian dari pembinaan lingkungan sekolah sehat. Pekarangan dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan, penanaman tanaman hias, tanaman obat, maupun tanaman pangan yang mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang asri, sehat, dan produktif.
Pemanfaatan pekarangan sekolah juga menjadi sarana edukasi bagi peserta didik dalam pembelajaran berbasis lingkungan. Melalui kegiatan perawatan dan pemanfaatan pekarangan, peserta didik dilatih untuk peduli terhadap lingkungan, memahami konsep ketahanan pangan sederhana, serta menerapkan perilaku ramah lingkungan secara berkelanjutan.
Sekolah melaksanakan penanaman tanaman obat dan tanaman pangan sebagai bagian dari upaya pembinaan lingkungan sekolah sehat dan edukatif. Berbagai jenis tanaman obat dan tanaman pangan ditanam dan dirawat di lingkungan sekolah untuk mendukung kesehatan, ketahanan pangan, serta pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Kegiatan penanaman tanaman obat dan tanaman pangan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, peserta didik memperoleh pengetahuan tentang manfaat tanaman, cara perawatan, serta pentingnya menjaga lingkungan, sehingga terbentuk sikap peduli lingkungan dan pola hidup sehat sejak dini.