Sekolah memiliki saluran drainase yang berfungsi dengan baik untuk mengalirkan air hujan dan limbah cair, sehingga mencegah terjadinya genangan air di lingkungan sekolah. Saluran drainase dirancang dan dipelihara secara berkala agar tetap bersih, lancar, dan tidak tersumbat oleh sampah atau material lainnya.
Pemeliharaan saluran drainase dilakukan secara rutin melalui kegiatan pembersihan dan pemantauan oleh warga sekolah. Dengan saluran drainase yang terawat, sekolah mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta mencegah berkembangnya sumber penyakit yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekolah.
Sekolah melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin sebagai upaya pencegahan penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, seperti demam berdarah. Kegiatan PSN dilakukan melalui pemeriksaan dan pembersihan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, termasuk bak penampungan air, saluran air, dan lingkungan sekitar sekolah.
Pelaksanaan PSN melibatkan warga sekolah dengan menerapkan prinsip 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas, serta langkah pencegahan tambahan lainnya. Melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, sekolah berupaya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari risiko penyakit.
Sekolah memastikan ruang kelas berada dalam kondisi baik, bersih, dan layak digunakan sebagai sarana pembelajaran. Ruang kelas dilengkapi dengan ventilasi dan pencahayaan yang memadai, serta penataan ruang yang mendukung kenyamanan dan kesehatan peserta didik selama proses belajar mengajar berlangsung.
Pemeliharaan ruang kelas dilakukan secara rutin melalui kegiatan kebersihan dan perawatan sarana prasarana. Dengan ruang kelas yang terjaga kondisinya, sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif, serta mendukung tercapainya proses pembelajaran yang efektif.