Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat dilaksanakan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih, aman, nyaman, dan mendukung kesehatan seluruh warga sekolah. Sekolah menyediakan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai, meliputi ketersediaan air bersih dan air minum, tempat cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, toilet yang layak dan terpisah termasuk toilet bagi peserta didik disabilitas, serta ruang kelas yang berada dalam kondisi baik dan terawat.
Selain itu, sekolah menerapkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui pengelolaan sampah secara terpadu. Kegiatan ini meliputi penyediaan tempat sampah tertutup dan terpisah, Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang tertutup, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta kerja sama dalam penyediaan bank sampah. Upaya ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah sekaligus menumbuhkan kepedulian warga sekolah terhadap pelestarian lingkungan.
Sekolah juga mengembangkan lingkungan yang hijau, sehat, dan bebas dari risiko penyakit melalui penyediaan ruang terbuka hijau, taman sekolah, pemanfaatan pekarangan, penanaman tanaman obat dan tanaman pangan, serta pemeliharaan saluran drainase. Upaya pencegahan penyakit dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk, pemeriksaan kualitas udara, dan skrining peserta didik perokok bekerja sama dengan Puskesmas. Melalui pembinaan lingkungan sekolah sehat yang terintegrasi, sekolah berkomitmen mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berkelanjutan.