Sekolah menyediakan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai fasilitas pelayanan kesehatan bagi peserta didik dan warga sekolah. Ruang UKS berada dalam kondisi bersih, rapi, dan layak digunakan, serta dilengkapi dengan sarana pendukung yang menunjang pelayanan kesehatan dasar dan pertolongan pertama.
Ruang UKS dimanfaatkan sebagai tempat pelayanan P3K, pemeriksaan kesehatan sederhana, serta kegiatan edukasi dan konseling kesehatan. Keberadaan ruang UKS mendukung pelaksanaan program UKS secara optimal dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman.
Sekolah menyediakan media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) sebagai sarana penyampaian pesan-pesan kesehatan kepada warga sekolah. Media KIE digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta didik mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, serta pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental.
Media KIE disajikan dalam berbagai bentuk, seperti poster, banner, leaflet, papan informasi, maupun media digital yang ditempatkan di area strategis sekolah. Ketersediaan media KIE mendukung pelaksanaan pendidikan kesehatan secara berkelanjutan dan memperkuat upaya sekolah dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Sekolah menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang memadai untuk mendukung kegiatan pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) serta aktivitas fisik peserta didik. Sarana dan prasarana olahraga disediakan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekolah, sehingga dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh peserta didik.
Pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga dilakukan secara terencana dan terawat melalui pemeliharaan rutin. Ketersediaan fasilitas olahraga ini mendukung peningkatan kebugaran jasmani, pembiasaan gaya hidup aktif, serta menunjang terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan produktif.
Sekolah menyediakan sarana dan prasarana pendukung sekolah aman bencana sebagai upaya perlindungan terhadap warga sekolah dari risiko bencana. Fasilitas tersebut meliputi rambu jalur evakuasi, titik kumpul, peta evakuasi, serta peralatan pendukung keselamatan yang disesuaikan dengan potensi bencana di lingkungan sekolah.
Sarana dan prasarana sekolah aman bencana dimanfaatkan dalam kegiatan sosialisasi dan simulasi kesiapsiagaan bencana. Dengan ketersediaan fasilitas tersebut, sekolah meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan warga sekolah, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.