Transmigran Asal NTT Raih Juara II
Lomba Transmigran Teladan Tingkat Nasional
Transmigran Asal NTT Raih Juara II
Lomba Transmigran Teladan Tingkat Nasional
Transmigran asal Nusa Tenggara Timur I Gede Haryono berhasil menyabet Juara II Lomba Transmigran Teladan Tingkat Nasional Tahun 2023. I Gede Haryono merupakan salah satu transmigran daerah asal Provinsi Bali yang ditempatkan di UPT. Kotakawau SP.5 Kecamatan Kahaungu Eti Kabupaten Sumba Timur pada Tahun 2019.
Haryono yang didampingi Kabid Ketransmigrasian Dinas Kopnakertrans Provinsi NTT, Ir. I.Wayan Suburatha menerima piagam penghargaan dari Menteri Desa PDTT Dr.(H.C) Drs. A. Halim Iskandar,M.Pd, pada Selasa, 15 Agustus 2023 dalam acara Penganugerahan Transmigran Teladan dan Petugas Pelaksana Pengembangan Satuan Permukiman Transmigrasi Teladan (P3SPT) Tingkat Nasional Tahun 2023, selain piagam penghargaan juga hadiah uang sejumlah Rp.15.000.000,- dan bantuan alat pengiris ubi, singkong dan pisang.
I Gede Haryono adalah utusan transmigran teladan asal Nusa Tenggara Timur dengan pendapatan pertahun sebesar Rp.414.040.000,- yang bersumber dari hasil Pertanian, perkebunan, peternakan, sewa kendaraan, catering dan pembuatan babi guling, Haryono juga memanfaatkan lahan dengan menanam pohon cendana dan menanam tanaman obat keluarga dengan beberapa pengalaman pernah mengikuti pendidikan/pelatihan diantaranya pelatihan sebagai motivator, pelatihan integrasi sosial, pelatihan pengolahan kopi basah, pengolahan pakan ternak.
Keberhasilan transmigran teladan merupakan hasil kerja nyata di lapangan. Permukiman transmigrasi pada mulanya berada dan dibangun di lokasi-lokasi yang terletak jauh dari pusat-pusat kegiatan ekonomi dan pusat-pusat kegiatan sosial serta masih minim sarana infrastruktur penunjang. Pada awalnya kehidupan transmigran di permukiman transmigrasi masih serba berkekurangan dan masih tergantung pada jaminan hidup dan bantuan pemerintah. Dalam masa konsolidasi tersebut para warga transmigran belum sepenuhnya dapat mencukupi kehidupannya dari usaha tani pada lahan yang mereka terima. Oleh karena itu sangat membanggakan bila dari kondisi kehidupan awal yang sangat terbatas tersebut dapat melahirkan para transmigran menjadi pribadi yang tangguh, ulet dan akhirnya mampu berprestasi dan menikmati keberhasilan penyelenggaraan pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi. Proses pemilihan transmigran telah melalui serangkaian proses penilaian oleh Pemerintah Daerah baik di tingkat Kabupaten, maupun Provinsi kemudian penilaian di Tingkat Nasional oleh tim pelaksana melalui beberapa tahapan penilaian dari berbagai aspek seperti aspek ekonomi, kesehatan, pendidikan, partisipasi dalam masyarakat serta aspek kreativitas dan inovasi. Para peserta transmigran teladan berada di Jakarta sejak tanggal 14-18 Agustus 2023 dan telah mengikuti serangkaian acara seperti melakukan audiensi dengan Menteri Desa PDTT , Mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI di Gedung DPR RI, mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara pada Tanggal 17 Agustus 2023 serta melakukan studi lapangan ke PT. Swen Inovasi Transfer Bogor untuk melihat proses pengolahan Biourine dan pemanfaatan Biogas dari Limbah Peternakan.