KOLABORASI MEMBANGUN SDM TRANSMIGRASI
DI UPT. KAPITAN MEO - MALAKA
KOLABORASI MEMBANGUN SDM TRANSMIGRASI
DI UPT. KAPITAN MEO - MALAKA
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi bekerja sama dengan Balai Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Denpasar mengadakan pelatihan Keterampilan bagi calon transmigran di UPT. Kapitan Meo Kecamatan Laenmanen Kabupaten Malaka Provinsi NTT selama 5 (lima) hari mulai Tanggal 03 s/d 07 Oktober 2022.
Kegiatan tersebut di buka oleh Kepala Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT yang diwakili Kepala Bidang Ketransmigrasian Ir. Wayan Suburatha, didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Malaka Vinsensius Babu, S.Pi.,M.Si dan dihadiri Staf BPPMDDTT Denpasar serta peserta pelatihan sebanyak 32 Kepala Keluarga calon transmigran lokal di UPT Kapitan Meo Kabupaten Malaka.
Tujuan dari penyelenggaraan Pelatihan Dasar Umum ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku calon transmigran terseleksi yang ditempatkan di lokasi transmigrasi sedangkan sasaran pelatihan adalah terwujudnya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku calon transmigran terseleksi.
Kegiatan tersebut dipandu oleh instruktur fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) dari BPPMDDTT Denpasar dan PSM dari Dinas Koperasi Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan melibatkan Panitia dari Denpasar, Provinsi maupun Kabupaten Malaka.
Adapun materi yang di berikan berupa teori dan praktek berupa pengolahan tanah dengan memanfaatkan traktor dan cultivator, pembuatan pupuk cair, pembuatan pupuk perbaikan tanah, pengembangbiakan bakteri, pembuatan pestisida air nabati, pembuatan media persemaian bibit, penyemaian dan pembuatan lubang tanam bibit pepaya california.
Di hari terakhir kegiatan ditutup oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Malaka Vinsensius Babu, S.Pi.,M.Si sekaligus penyerahan sertifikat pelatihan dan pemberian bantuan kepada peserta pelatihan berupa jenis benih kepada peserta untuk dikembangkan di antaranya benih terong, cabe keriting, cabe rawit, pepaya california, kangkung dan sawi.