Hallo Siswa kelas VI Hebat, hari ini kita akan belajar tentang ciri khusus dan adaptasi hewan. Namun, sebelum kita belajar, jangan lupa untuk berdoa dan mengisi absen hari ini ya. Jika kalian belum melakukan absen silakan klik di sini. (abaikan jika sudah mengisi absen)
Di sekitar kita tentu banyak sekali hewan. Setiap hewan memiliki ciri-ciri dan habitat yang berbeda. ada hewan yang memiliki tanduk seperti kerbau, ada pula hewan yang memili antena seperti semut. tentu setiap bagian dari tubuh tersebut memiliki fungsi.
Yuk, kita baca penjelasan berikut.
Adaptasi adalah penyesuaian diri yang dilakukan makhluk hidup terhadap lingkungannya sebagai bentuk pertahanan diri. Kemampuan beradaptasi berperan penting dalam kehidupan agar terhindar dari ancaman kepunahan.
Adaptasi disebut juga sebagai penyesuaian diri baik itu melalui genetik ataupun habitat. Jika kamu perhatikan burung terbang dan berpindah tempat dengan mudah, ikan bernapas di air karena ada insang, cicak dapat menempel di dinding dan memutuskan diri jika mengalami ancaman.
Beberapa contoh adaptasi di atas menunjukkan bahwa setiap makhluk memiliki cara dan proses adaptasi yang berbeda sesuai kemampuan masing-masing.
1. Ekolokasi pada Kelelawar
Kelelawar adalah hewan nokturnal (hewan yang beraktivitas pada malam hari, seperti pocong) Meskipun terbang pada malam hari, kelelawar tidak pernah menabrak pohon ataupun tembok. hal ini bukan disebabkan oleh penglihatan kelelawar yang tajam, lho! tetapi karena kelelawar memiliki kemampuan mengetahui keadaan sekitar (termasuk mangsanya) menggunakan bunyi pantul gelombang suara super sonik (diatas 20.000 Hz).
kemampuan ini dinamakan ekolokasi. selain kelelawar, hewan lain yang memiliki kemampuan ekolokasi diantaranya paus dan lumba-lumba.
2. Mimikri pada Bunglon
Hewan bunglon mampu mengubah warna kulit sesuai dengan tempat ia berada. hal ini bukan diakibatkan bunglon memiliki toko cat. akan tetapi, bunglon memiliki sel kromatofor yang memampu mengubah warna kulit sesuai tempat ia berada. ketika berada di dedaunan warna hijau bunglon dapat mengubah warna kulit menjadi hijau. begitupun ketika berada pada batang pohon, bunglon berubah menjadi coklat. tujuan dari mengubah warna ini untuk berkamuflase dari pemangsanya, tentu warna yang sama dengan dedaunan akan membuat pemangsa kebingungan.
Untuk menangkap mangsanya, bunglon dapat mengeluarkan lidah yang panjang dan lengket.
3. Autotomi pada Cicak
Cicak memiliki kemampuan memutuskan ekornya ketika dalam bahaya, hal ini mengakibatkan pemangsanya akan terkecoh mengejar ekor yang putus tadi karena ekor yang telah putus masih bisa bergerak beberapa saat. namun jangan khawatir, ekor cicak yang putus dapat tumbuh lagi. kemampuan ini disebut Autotomi
selain dapat memutus ekor, pada kaki cicak juga terdapat bantalan khusus yang lengket mengikabatkan cicak dapat merayap di dinding. bahkan cicak masih dapat menempel di dinding meski sudah mati. Luar biasa bukan?
Selain hewan di atas, masih banyak hewan-hewan lain yang memiliki ciri-ciri unik untuk beradaptasi. Sekarang kalian cari tahu hewan lain yang ada di sekitarmu dan ciri habitatnya pada bagan berikut.
Tulis di buku tema/tugas jangan lupa beri tanggal!
Setelah selesai berkreasi membuat bagan, yuk uji pemahamanmu dengan mengerjakan soal berikut!