DESKRIPSI
Sifilis adalah salah satu jenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini bisa terjadi tanpa gejala pada masa awal. Oleh karena itu, penting untuk melakukan tes syphilis (VDRL/RPR) untuk penanganan efektif. Tes RPR adalah versi lain tes VDRL yang telah mengalami modifikasi. Meski cara pendeteksian antibodi sama dengan tes VDRL, jenis tes ini lebih sensitif. Tes RPR mengandung partikel yang memudahkan untuk melihat antibodi dan antigen tanpa bantuan mikroskop.
Manfaat tes
Tes RPR adalah versi lain tes VDRL yang telah mengalami modifikasi. Meski cara pendeteksian antibodi sama dengan tes VDRL, jenis tes ini lebih sensitif. Tes RPR mengandung partikel yang memudahkan untuk melihat antibodi dan antigen tanpa bantuan mikroskop.
Tes sifilis seperti VDRL atau RPR bisa mendeteksi penyakit dengan mencari antibodi tertentu di dalam tubuh yang berhubungan dengan infeksi sifilis. Antibodi ini kadang juga bisa terbentuk karena vaksinasi atau penyakit autoimun.
Oleh karena itu, dokter akan menyarankan tes kedua untuk memastikan diagnosis jika hasil tes tersebut menunjukkan bahwa ada antibodi yang berhubungan dengan sifilis.
Di dalam tes kedua, tujuannya adalah untuk mencari antibodi yang tubuh buat hanya untuk melawan sifilis. Terdapat pula tes tertentu yang tidak mencari antibodi tetapi langsung mencari bakteri sifilis dalam tubuh.
Kedua tes ini sangat penting untuk memulai pengobatan sesuai dengan kondisi tubuh. Sifilis dapat berdampak negatif pada otak, sistem saraf, dan medula spinalis di dalam segala tahap. Oleh karena itu, pengobatan perlu dimaksimalkan sedini mungkin.
Tidak ada persiapan khusus
Tarif
Peraturan Gubernur (PERGUB) No. 143 Tahun 2018 tentang Tarif Layanan Pusat Kesehatan Masyarakat
Rp.50.000,-
*Gratis : bagi pasien BPJS dan pasien rujukan dari UP Alamanda, KI, dan Umum
Waktu Tunggu Hasil
2 jam
Persiapan tes
Tidak ada persiapan khusus
Jadwal Pemeriksaan:
Setiap hari kerja
Senin-jumat : 08.00-15.00