ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DESA TULAKAN
Kepemilikan Akta Lahir:
Data dari profil sebelumnya menunjukkan bahwa sebanyak 3.869 jiwa penduduk Desa Tulakan telah memiliki akta lahir (2.027 laki-laki dan 1.842 perempuan), mencapai 94,14% dari total penduduk. Meskipun persentase ini tergolong baik, upaya peningkatan capaian masih diperlukan mengingat posisinya yang berada di peringkat 6 dari 8 desa.
Kepemilikan Buku/Akta Nikah:
Sebagian besar keluarga di Desa Tulakan telah memiliki dokumen buku/akta nikah yang disahkan oleh pejabat berwenang, yaitu sebanyak 3.698 keluarga (97,7%). Sebagian kecil lainnya, yaitu 87 keluarga (2,3%), belum memilikinya.
Data Kependudukan Per 31 Desember 2024:
Jumlah Penduduk dan Kartu Keluarga (KK): Tercatat jumlah penduduk sebanyak 16.368 jiwa dengan 6.090 KK.
Perpindahan Penduduk dan Jumlah Meninggal: Selama periode waktu tertentu (tahun 2024), tercatat 14 kasus perpindahan penduduk dan 70 kasus kematian. Data ini penting untuk memantau dinamika mobilitas dan pertumbuhan alami penduduk.
Perubahan Data: Jumlah perubahan data kependudukan yang tercatat sangat signifikan, yaitu 14.192. Hal ini mengindikasikan aktivitas pembaruan data yang tinggi, kemungkinan terkait dengan perubahan status perkawinan, pekerjaan, alamat, dan lain-lain.
Jumlah Wajib KTP dan Rekam Wajib KTP: Dari 12.599 penduduk yang wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), hampir seluruhnya (12.598) telah melakukan perekaman. Ini menunjukkan tingkat kepatuhan yang sangat baik terhadap program KTP elektronik.
Agama: Mayoritas penduduk beragama Islam (16.319), diikuti oleh Kristen (257), Katolik (1), Buddha (3). Tidak terdapat catatan untuk Hindu, Konghucu, atau kepercayaan terhadap Tuhan YME. Data ini penting untuk pelayanan keagamaan dan identifikasi kelompok minoritas.
Jenis Kelamin: Jumlah penduduk laki-laki (8.346) sedikit lebih banyak daripada perempuan (8.234), sesuai dengan rasio jenis kelamin yang disebutkan dalam profil sebelumnya.
Status Perkawinan: Sebagian besar penduduk dewasa berstatus kawin (9.014), diikuti oleh belum kawin (6.272), cerai hidup (330), dan cerai mati (964). Data ini penting untuk administrasi keluarga dan perencanaan program sosial.
Kelompok Usia: Distribusi penduduk berdasarkan kelompok usia memberikan gambaran tentang struktur demografi, termasuk potensi usia produktif, usia sekolah, dan lansia. Data ini sangat penting untuk perencanaan pendidikan, kesehatan, dan program pemberdayaan masyarakat.
Pertumbuhan Penduduk: Data kelahiran tahunan dari 2020 hingga 2024 menunjukkan tren penurunan angka kelahiran. Tingkat pertumbuhan penduduk tahunan juga mengalami penurunan dari 2% (2020-2021) menjadi 1% (2022-2024). Informasi ini penting untuk proyeksi penduduk dan perencanaan pembangunan jangka panjang.
Pendidikan: Tingkat pendidikan penduduk menunjukkan bahwa sebagian besar tamatan adalah SLTP (4.110), diikuti oleh Tamat SD (3.759) dan Tidak/Belum Sekolah (3.196). Proporsi tamatan SLTA dan pendidikan tinggi masih relatif kecil. Data ini penting untuk perencanaan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pekerjaan: Data pekerjaan menunjukkan bahwa kelompok terbesar adalah Belum/Tidak Bekerja (3.245) dan Mengurus Rumah Tangga (2.891), diikuti oleh Wiraswasta (2.733) dan Pelajar dan Mahasiswa (2.575). Data ini penting untuk perencanaan ekonomi dan program pelatihan kerja.
Analisis dan Kesimpulan:
Data administrasi kependudukan per 31 Desember 2024 memberikan pembaruan dan rincian yang lebih mendalam dibandingkan informasi dalam profil sebelumnya terkait jumlah penduduk, KK, perpindahan, kematian, perubahan data, dan status perekaman KTP. Tingkat perekaman KTP yang hampir sempurna menunjukkan pengelolaan administrasi kependudukan yang baik dalam hal kepemilikan identitas.
Informasi tambahan mengenai agama, status perkawinan, kelompok usia, pertumbuhan penduduk, pendidikan, dan pekerjaan memberikan konteks demografis yang lebih lengkap. Data ini sangat penting bagi pemerintah desa/kelurahan untuk perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran, mulai dari layanan pendidikan dan kesehatan, program pemberdayaan ekonomi, hingga perencanaan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Secara keseluruhan, data administrasi kependudukan yang komprehensif ini menjadi fondasi penting untuk pengambilan kebijakan dan pelayanan publik di Kelurahan/Desa Tulakan.