Nama rawon nguling terkait dengan keberadaan Desa Nguling di Kabupaten Pasuruan. Perbedaan antara rawon nguling dengan rawon lainnya adalah kuahnya yang pekat dan potongan dagingnya agak lebih besar. Menu lengkap rawon nguling antara lain nasi, perkedel, tempe goreng, empal goreng, babat, telur asin, kerupuk.
Bahan-bahan:
500 gram daging rawon (sandung lamur/brisket)
3 lembar daun jeruk purut
3 sendok makan minyak untuk menggoreng
3 cm lengkuas memarkan
1 liter air
1 1/2 sendok teh garam
Bumbu rawon daging sapi yang dihaluskan:
7 butir bawang merah
4 siung bawang putih
3 buah keluwek, keruk isinya
3 cm jahe
3 buah kemiri sangrai
2 ruas kunyit bakar
2 buah cabai merah besar
1 sendok makan ketumbar sangrai
Bahan Pelengkap:
2 batang daun bawang perai, iris-iris
Bawang goreng
Tauge pendek
Kerupuk udang
Sambal terasi
Telur asin
Cara Membuat Rawon Nguling:
Panaskan air hingga mendidih, lalu masukkan daging dan rebus hingga cukup empuk. Setelah itu angkat dari air rebusan dan potong-potong seukuran satu suapan.
Saring air kaldu dari rebusan tadi, kemudian lalu masukkan kembali daging yang telah dipotong bersama serai, daun jeruk dan lengkuas.
Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga harum, kemudian masukkan ke dalam rebusan daging. Bumbui dengan garam.
Masak sampai daging empuk. Apabila air menyusut dan daging belum empuk, tambahkan air secukupnya dan masak rawon sampai daging benar-benar lunak.
Sesaat sebelum diangkat, masukkan irisan daun bawang dan bawang goreng.
Sajikan resep rawon ini bersama nasi putih dan bahan pelengkapnya.