Memberikan bantuan secara finansial dalam bidang pengembangan diri siswa/i SMA Kelas X dan XI sederajat
Memfasilitasi siswa/i SMA Kelas X dan XI sederajat dalam mengembangkan diri disesuaikan dengan life skills yang dibutuhkan
Menjadi media yang menunjang pengembangan diri siswa/i SMA Kelas X dan XI sederajat dalam memberikan kontribusi terhadap lingkungan
Dana Beasiswa Pengembangan Diri
Dana beasiswa yang diberikan adalah Rp. 300.000/bulan yang dikirimkan setiap akhir bulan; tanggal 30.
Dana beasiswa tersebut akan akan digunakan oleh penerima untuk pengembangan diri. Namun, penerima juga dapat menggunakan dana nya untuk kepentingan positif lain, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Donatur untuk dana beasiswa ini adalah internal dan eksternal Rekan Selaras
Mentoring
Berbagi ilmu, melaksanakan pelatihan, dan memberikan program konsultasi kepada penerima dengan arahan dari Life Skill Curriculum yang sudah dibuat dan hal-hal yang dibutuhkan penerima, termasuk persiapan dunia kerja dan pemilihan jurusan kuliah
Media bagi penerima beasiswa untuk melakukan laporan terkait kemajuan self-development yang sudah dilakukan
Membimbing penerima dalam persiapan SBMPTN, seperti memberikan saran sumber-sumber belajar, membantu membimbing hal lainnya terkait SBMPTN
Merekomendasikan bahan-bahan belajar tentang self-development
Berbagi ilmu kepada penerima dan khalayak luas melalui webinar
Sharing
Menyediakan media (Podcast/ YouTube/Webinar, dsb) pengembangan diri untuk penerima beasiswa melakukan knowledge sharing kepada masyarakat luas (minimal tiga kali selama menerima beasiswa Rekan Selaras).
Penerima Beasiswa Rekan Selaras akan mendapatkan pembinaan berupa pengembangan lifeskill yang bisa mereka gunakan baik untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar. Terdapat 10 fokus utama life skills yang akan diterima oleh penerima beasiswa.
Latar Belakang:
Usia remaja-dewasa merupakan usia pencarian jati diri. Di masa pencarian ini, sering sekali kita kesulitan bahkan belum menemukan passion yang sebenarnya tertanam dalam diri kita.
Tujuan:
Memfasilitasi beswan untuk mengenal dirinya dalam berbagai aspek seperti: kepribadian, karakter, perasaan, motif, perasaan bernilai (value) atau berguna (worth), kelebihan serta kelemahan yang ada pada dirinya.
Latar Belakang:
Di masa pencarian jati diri ini, remaja seringkali merasa kurang percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki sehingga menghalanginya mengembangkan kemampuan tersebut. Selain itu, peer group dan lingkungan dapat menjadi salah satu penghalang remaja untuk menjadi lebih percaya diri.
Tujuan:
Memberikan pengetahuan kepada beswan mengenai pentingnya kepercayaan diri dan memfasilitasi bagaimana memulai dan membiasakan diri untuk percaya diri.
Latar Belakang:
Potensi serta opini pribadi seringkali tidak disampaikan atau penyampaiannya dilakukan dengan cara yang kurang tepat sehingga seringkali menyebabkan kesukaran/keengganan untuk bertanya, berbicara maupun mendengarkan dalam diskusi.
Tujuan:
Memfasilitasi beswan untuk mengetahui bagaimana seni bertanya, berbicara dan mendengarkan yang efektif, serta memberikan kesempatan beswan untuk mengaplikasikannya dalam bentuk praktik.
Latar Belakang:
Permasalahan dan latar belakang masa kecil termasuk bagaimana pola asuh orang tua seringkali membuat perkembangan psikososial remaja terganggu bahkan tidak jarang berujung pada masalah kesehatan mental.
Tujuan:
Memfasilitasi beswan untuk mengetahui topik seputar kesehatan mental, cara membentuk mental yang sehat, mengenal gangguan mental yang ada dengan gejala seperti apa dan bagaimana menghadapinya, termasuk bagaimana harus mengendalikan emosi dan coping terhadap stress
Latar Belakang:
Usia muda menjadikan kita terlalu bersemangat dalam mengikuti berbagai hal baru, yang terkadang dalam melakukannya kita tidak sepenuhnya mindfull (kesadaran penuh terhadap apa yang dilakukan) sehingga membuat fokus terbagi-bagi dan menyebabkan semua aktivitas terkesan hanya rutinitas saja tanpa mencoba menyelami makna didalamnya.
Tujuan:
Memberikan pengetahuan kepada beswan mengenai pentingnya untuk melatih mindfull dalam kegiatan sehari-hari. Artinya setiap beswan diharapkan bisa melakukan sesuatu dengan penuh kesadaran, mengetahui manfaat serta apa yang bisa dievaluasi dari setiap kegiatan yang dilakukan.
Latar Belakang:
Remaja seringkali acuh tak acuh bahkan mengabaikan kesehatan dirinya dengan anggapan masih berada di usia muda, padahal justru usia muda menjadi periode paling tepat untuk membentuk pola hidup sehat guna mencegah munculnya berbagai penyakit.
Tujuan:
Memberikan pengetahuan kepada beswan mengenai pentingnya gaya hidup yang sehat sedari muda sehingga tetap fit dan bersemangat dalam menjalankan kegiatan-kegiatan kedepannya.
Latar Belakang:
Remaja dengan segudang kegiatan dan impian yang ingin dilakukannya, seringkali mengabaikan prioritas dalam hidupnya yakni hal apa yang sebenarnya menjadi kewajiban dan yang mana merupakan pilihan.
Tujuan:
Memberikan pengetahuan kepada baeswan mengenai pentingnya manajemen prioritas (mengatur skala prioritas), sehingga beswan dapat menentukan skala prioritasnya (yakni paham mana yang sifatnya kewajiban dan mana yang pilihan).
Latar Belakang:
Padatnya kegiatan yang sedang maupun ingin dilakukan, seringkali membuat remaja merasa kesulitan dalam hal manajemen waktu (mengatur waktu) agar dapat produktif dalam kesehariannya.
Tujuan:
Memberikan pengetahuan kepada beswan mengenai pentingnya manajemen waktu dan bagaimana membentuk manajemen waktu yang tepat, sehingga beswan tumbuh menjadi orang yang disiplin terhadap waktunya sendiri.
Latar Belakang:
Kesulitan remaja dalam mengenal passionnya mengakibatkan salah duanya bingung dan ragu dalam memilih jurusan saat akan berkuliah, sehingga dalam proses menjalani perkuliahan menemukan berbagai permasalahan yang sulit teratasi.
Tujuan:
Memfasilitasi beswan dalam memahami minat dan bakatnya, sehingga dapat memilih jurusan kuliah dan melanjutkan pendidikan yang tepat.
Latar Belakang:
Beswan yang akan lulus SMA dan kemungkinan melanjutkan jenjang pendidikan atau karir seringkali kesulitan untuk memulai karir atau melamar pekerjaan yang tepat bagi dirinya.
Tujuan:
Memfasilitasi beswan dengan career coaching, sehingga menjadi lebih familiar dan terbiasa dengan hal-hal yang harus dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja.
Membutuhkan bantuan finansial untuk pengembangan diri
Memiliki kemauan belajar dan mengembangkan potensi diri
Memiliki keinginan untuk berkontribusi bagi lingkungan sekitar dengan kemampuan diri yang dimiliki
Memiliki motivasi dan komitmen untuk mengikuti program beasiswa sampai dengan Juni 2022
Sosialisasi Beasiswa (5 Desember 2021)
Pendaftaran Beasiswa (6-19 Desember 2021)
Seleksi Berkas (20-21 Desember 2021)
Pengumuman Seleksi Berkas (22 Desember 2021)
Wawancara Beasiswa (26 Desember 2021)
Pengumuman Beasiswa (1 Januari 2022)
Penandatanganan Kontrak dan Penyambutan (4 Januari 2022)
SMA kelas X dan XI
Pas Foto 4x6 latar belakang merah
Berkomitmen mengikuti program beasiswa sampai Juni 2022
Membuat mind map rencana belajar pengembangan diri per bulan selama mendapatkan beasiswa pengembangan diri dari Rekan Selaras
Membuat mind map rencana setelah lulus sekolah
Essay alasan membutuhkan beasiswa Rekan Selaras (maksimal 100 kata)
Hello, silahkan klik tautan ini untuk mengakses Pengumuman Peserta Lolos Seleksi Beasiswa Rekan Selaras Angkatan I.
Tim Rekan Selaras akan menghubungi peserta secara langsung untuk informasi detail tahapan pendaftaran Beasiswa Rekan Selaras selanjutnya.