PT Solid Gold Berjangka | 5 Penyebab Migrain yang Sering Tak Disadari

PT Solid Gold Berjangka | Jakarta Migrain merupakan rasa sakit kepala sebelah yang seringkali menyerang. Migrain bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang bersifat genetik maupun penyebab lainnya.


Berikut ini beberapa penyebab migrain yang mungkin Anda tidak sadari dan bisa dihindari untuk mencegah migrain kembali terjadi, seperti dikutip dari laman Step to Health, Rabu (23/8/2017).


1. Kafein

Kafein tidak hanya terdapat dalam kopi saja, tapi juga minuman ringan seperti soda. Kafein membuat tubuh Anda mengalami dehidrasi. Saat kafein menuju aliran darah dan masuk ke otak, ini bisa menyebabkan migrain.


Selain itu, Anda perlu berhati-hati dengan kekurangan kafein. Hal ini karena bisa juga menyebabkan sakit kepala. Intinya, jagalah porsi minuman berkafein dalam batas normal.


2. Terlalu banyak tidur

Orang yang terlalu banyak tidur, terutama saat libur panjang, ternyata berisiko mengalami migrain. Jika Anda terlalu banyak tidur dan mengalami hal ini, cobalah untuk mengubah pola tidur.


Selain itu, jangan tidur lebih dari delapan jam per hari karena hal ini akan membuat tubuh terbiasa.


3. Stres

Ada banyak konsekuensi saat Anda mengalami stres, salah satunya memicu migrain. Untuk mengatasinya, cobalah meditasi. Selain itu, Anda juga bisa merelaksasi tubuh Anda dengan berendam selama setengah jam dengan aroma yang menenangkan.


4. Sensitif terhadap gluten

Jika Anda mengalami migrain saat terlalu banyak konsumsi gluten, bukan berarti Anda mengidap penyakit seliak, melainkan alergi atau sensitif terhadap gluten.


Anda bisa mengatasinya dengan menghindari makanan mengandung gluten seperti kue, roti dan pizza.


5. Minum alkohol

Alkohol memiliki efek yang mirip seperti kafein. Orang yang minum alkohol secara terus menerus memiliki berisiko terhadap migrain. Hal ini disebabkan oleh substansi alkohol yang merupakan racun bagi tubuh.


Selain menyebabkan migrain, alkohol juga membuat ginjal dan liver bekerja lebih keras.


(Zmrn - PT Solid Gold Berjangka)