Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Asterales
Famili : Asteraceae (suku Asteraceae)
Genus : Blumea
Spesies : Blumea balsamifera
Blumea balsamifera adalah tanaman tahunan yang biasanya tumbuh hingga ketinggian sekitar 1 hingga 2 meter.
Daun-daunnya berbentuk oval atau lanceolate dan berwarna hijau.
Tanaman ini menghasilkan bunga berwarna kuning atau kuning pucat yang berkumpul dalam tandan atau kelompok.
Sembung dikenal karena aroma khas yang dihasilkan oleh daun-daunnya, yang mengandung minyak atsiri dengan bau seperti kapur barus.
Daun Blumea balsamifera telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di beberapa wilayah Asia Tenggara. Mereka digunakan dalam bentuk obat luar atau minum untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.
Dalam pengobatan tradisional, daun-daun ini digunakan untuk meredakan nyeri otot dan sendi, mengatasi peradangan, dan sebagai obat untuk masalah pernapasan seperti batuk dan asma.
Minyak atsiri yang dihasilkan oleh tanaman ini, yang memiliki aroma seperti kapur barus, juga digunakan dalam pengobatan tradisional dan sebagai bahan tambahan dalam produk-produk perawatan tubuh seperti minyak pijat.
Blumea balsamifera juga memiliki potensi sebagai bahan herbal dalam penelitian ilmiah terkait dengan sifat antiinflamasi dan analgesiknya.