Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Divisi (Phylum): Angiospermae (Tumbuhan Berbiji Tertutup)
Kelas: Dicotyledonae (Dikotil)
Ordo: Apiales
Famili: Apiaceae (Famili Umbelliferae)
Genus: Apium
Spesies: Apium graveolens
Herba Rendah: Daun seledri adalah tanaman herba tahunan atau dua tahunan yang tumbuh rendah, biasanya mencapai tinggi sekitar 30 hingga 60 cm.
Daun: Daun seledri berbentuk umbi dua dengan warna hijau gelap. Daun-daun ini tumbuh dalam kelompok dengan tulang daun berbentuk mirip dengan tangkai.
Batang: Batang seledri berwarna hijau dan beruas-ruas.
Bunga: Bunga seledri berbentuk umbel kecil dengan kelompok bunga kecil yang muncul di ujung batang. Bunga ini biasanya berwarna putih atau hijau kekuningan.
Penggunaan Kuliner: Daun seledri adalah salah satu bumbu dan sayuran yang sering digunakan dalam masakan. Daunnya sering digunakan sebagai bumbu dalam sup, saus, dan salad, serta sebagai garnis pada hidangan tertentu.
Khasiat Kesehatan: Daun seledri telah digunakan dalam pengobatan tradisional karena memiliki sifat-sifat yang bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa manfaat kesehatan yang potensial meliputi:
Dukungan Pencernaan: Seledri dapat membantu meredakan masalah pencernaan, seperti kembung dan gangguan pencernaan lainnya.
Sifat Antiinflamasi: Daun seledri mengandung senyawa-senyawa antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
Efek Diuretik: Seledri memiliki efek diuretik yang dapat membantu mengeluarkan kelebihan air dan garam dari tubuh.
Penggunaan dalam Pengobatan Tradisional: Di beberapa budaya, daun seledri juga digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai masalah kesehatan.