Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Kelas : Dicotyledoneae
Ordi : Euphorbiales
Family : Euphobiaceae
Genus : Sauropus
Spesies : Sauropus androgynus L.
Batang muda berwarna hijau dan yang tua berwarna coklat, daun tersusun selang-seling pada satu tangkai seolah-olah terdiri dari daun majemuk.
Bunganya tunggal atau terdapat diantara satu daun dengan daun lainya. Bunga sempurna mempunyai helaian berbentuk bulat telur sungsang atau bundar, berwarna merah gelap atau merah dengan bintik bintik kuning.
Tanaman katuk memiliki akar yang berbentuk akar tunggang dengan warna putih kotor, sehingga bijinya berkeping dua (dikotil). Batang pada tanaman katuk pada umumnya tumbuh tegak lurus ke atas dengan ketinggian sekitar 3 – 5 meter.
Daun yang dimiliki oleh tanaman katuk termasuk dalam daun majemuk genap.
Tanaman Katuk memiliki bunga yang berukuran kecil – kecil dengan warna gelap hingga kekuning – kuningan dan berbintik – bintik merah. Bunga tanaman Katuk akan menghasilkan buah yang warnanya putih dan di dalamnya ada biji berwarna hitam.
Katuk adalah sebagai pelancar ASI, pembersih darah, pembangkit vitalitas seks dan meningkatkan jumlah sperma, mencegah osteoporosis, anti stress karena mengandung vitamin C yang tinggi, membentuk kolagen kalsium yang tinggi sebagai penguat tulang, mengatur tingkat kolesterol serta pemacu imunitas, penyembuh luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal, mengandung efedrin sebagai anti influenza, mencegah penyakit mata dangan kandungan vitamin A yang tinggi. Daun Katuk dapat juga digunakan sebagai bahan sayur.