Holly
Hai Nama saya Holly. Umur saya 20 tahun.
Saya tidak dibesarkan dalam keluarga Kristen, tetapi saya bersekolah di sekolah Kristen. Jadi saya tahu tentang Tuhan, tapi saya tidak mengenal Dia secara pribadi. Seluruh hidup saya menurun karena saya tidak memiliki hubungan dengan Tuhan, dan saya memiliki banyak masalah kesehatan mental. Saya memiliki gangguan kepribadian ambang, yang tidak hanya memengaruhi saya tetapi orang lain di sekitar saya. Saya sangat ingin bunuh diri, dan sering mencoba bunuh diri. Saya merasa sangat hampa, jadi saya selalu mencari sesuatu untuk mengisi kekosongan itu. Saya mencoba mengisi kekosongan dengan pacar, narkoba, pesta, atau pergi ke klub malam. Ini semua mencoba mengisi kekosongan di dalamnya.
Minggu sebelum saya diselamatkan adalah minggu yang sangat buruk! Saya tinggal di rumah seseorang ketika saya mulai mengalami kerusakan dlm kepribadianku. Saya mulai berteriak dan berteriak, dan merusak barang-barang mereka. Saya ingat pergi ke stasiun kereta dan hanya berjalan mondar-mandir dalam keadaan bingung. Saya bertanya,” apa yang saya lakukan? Apakah saya benar-benar ingin mati sekarang? Apakah ini semua arti dlm hidup ini?” Saya sangat kesal dan sangat berkonflik! Pada saat yang sama saya sangat manipulatif dan mengontrol orang lain. Saya terobsesi dengan media sosial dan saya memiliki ribuan pengikut, dan saya pikir itu akan memuaskan saya. Saya sangat sombong. Saya pikir saya lebih baik daripada orang lain, tetapi di balik pintu tertutup saya berantakan, sangat bingung dan ingin bunuh diri. Saya ingin mati… Saya benar-benar ingin mati! Saya pikir aku sudah siap!! Ini bukan pura pura, saya benar-benar mau selesaikan ini sekarang ini juga!
Pada saat yang sama, seseorang yang dekat dengan saya mengirimi saya pesan, berkata, “Kamu harus balik ke Tuhan. Anda perlu datang kepada Kristus. ” Dia mengundang saya ke konser. Saya pikir itu akan keren, jadi saya bisa pergi ke sana. Saat itu saya punya pilihan. Saya kenal seorang pria yang memiliki sebotol obat. Saya tahu saya bisa minum obat itu dan mengakhiri hidup saya. Tapi saya pikir saya harus pergi ke konser dan memeriksanya. Saya tidak berharap terlalu banyak. Saya datang sendiri, dan hanya duduk di belakang, melihat ponsel saya, berpikir tidak banyak yang akan terjadi.
Di akhir konser, ada pesan dan tantangan. Saya menanggapi dan pergi ke depan untuk berdoa, dan saya mengikuti doa pertobatan. Rasanya pada saat itu hidup saya berubah! Cara berpikir saya berubah total. Cara saya berpakaian berubah total juga. Begitu saya sampai di rumah, saya menghapus akun media sosial saya dengan ribuan pengikut saya, yg dulu sangat mencengkeramku! Sesuatu hancur dalam hidupku. Pikiran untuk bunuh diri hilang! Saya berpikir, “Saya tidak ingin mengakhiri hidup saya, saya ingin pergi ke gereja besok!” Tuhan itu nyata, dan Dia benar-benar mengubah saya! Saya memiliki rambut pirang dengan ekstensi, ekstensi bulu mata, kuku palsu. Saya dulu selalu berusaha menyembunyikan diri saya yang sebenarnya. Saya dulu sangat tidak aman tetapi saya tidak menyadarinya sampai Kristus menunjukkan diriNya kepada saya! Sekarang saya hanya ingin menjadi diri saya sendiri!
Yesus telah mengubah hidup saya. Saya sekarang punya pekerjaan. Saya punya teman yang luar biasa. Dulu saya punya teman yang suka mengomel, tapi sekarang saya punya teman sejati yang sangat peduli dengan saya. Konselor saya selama 4 tahun memberi tahu saya bahwa saya tidak perlu menjalani terapi lagi. Saya tidak memiliki gangguan kepribadian lagi. Tuhan benar-benar menyembuhkan saya, dan seluruh hidup saya telah berubah. Saya tidak akan berada di sini jika bukan karena Yesus Kristus!