Salam kenal sahabatku semuanya, saya Ramlan Marbun. Saya merupakan seorang Graphic Designer, Web Development, ICT Teacher. Saat ini saya sedang fokus pada pembelajaran pengembangan web termasuk frontend dan backend. Khususnya pada Framework Codeigniter dan Laravel. Saya sangat senang untuk mempelajari hal baru khususnya mengenai pengembangan perangkat lunak, dan saat ini juga saya sedang mendalami teknologi IoT (Internet of Things) dan Data Science.
Kegiatan dan kesibukan saya sehari-hari adalah mengabdikan diri menjadi salah satu Pendidik (ICT Teacher) pada salah satu Sekolah Nasional Plus, tepatnya di Santo Nicholas School - Medan. Disamping itu juga, saya sering membagikan ilmu pengetahuan yang saya miliki melalui channel youtube dan media sosial saya (Instagram, Facebook).
Jangan tunggu sempurna dulu untuk membagikan ilmu kita, apa yang kita tau dan miliki bagikanlah meskipun menurut kita ilmu yang kita bagikan itu sangat mudah untuk melakukannya, tetapi yakin dan percayalah sangat banyak orang di dunia ini yang ingin belajar hal baru. Dengan kita membuat konten di internet baik itu melalui video dan tulisan, akan sangat banyak orang yang akan mendapatkan manfaat dan terbantu dari konten yang kita buat. Untuk itu teruslah berkarya, menginspirasi dan jangan pernah berhenti untuk belajar.
Saya merupakan salah satu Pegiat Literasi Digital di Sumatera Utara khususnya di kota Medan dengan nama program "JaWAra Internet Sehat" Tahun 2021. Program ini di inisiasi oleh ICT Watch dan terselenggara juga berkat kolaborasi dengan WhatsApp dan didukung penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Atas izin Tuhan yang Maha Kuasa dan dibarengi juga dengan kerja keras, saya dan 1 orang teman saya terpilih menjadi JaWAra Internet Sehat untuk perwakilan dari Sumatera Utara. Sehingga kami menjadi perpanjangan tangan dari ICT Watch atau Internet Sehat untuk melakukan literasi digital di Sumatera Utara. Isu utama yang kami angkat dalam literasi digital adalah tentang "Menangkal Hoax di Dunia Digital", "Menjaga Privasi Anak di Ranah Digital" dan "Etika dalam Bermedia Sosial".
Jika bapak/ibu penasaran dengan apa itu JaWAra Internet Sehat boleh klik disini.
Dan bapak/ibu juga boleh melihat disini program JaWAra Internet Sehat yang sudah kami jalankan di Sumatera Utara khususnya di Kota Medan.
Jika kamu punya komunitas, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, NGO (Non Profit Organization), UMKM, dll yang membutuhkan pelatihan, seminar baik online maupun offline terkait Literasi Digital boleh hubungi saya disini untuk kerjasama.
Apa itu PembaTIK? PembaTIK kepanjangan dari Pembelajaran berbasis TIK, merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru UNESCO. Standar kompetensi TIK ini terdiri dari 4 level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi & berkolaborasi (4i leveling).
Tujuan utama dari program PembaTIK ini adalah untuk memberikan ruang dan kolaborasi kepada guru atau pendidik di seluruh indonesia, supaya dapat menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan kreatif berbasis TIK.
Sebagai informasi, untuk bisa lulus pada setiap levelnya ada tugas yang harus diselesaikan untuk menguji kompetensi setiap peserta dan diterima pada level berikutnya.
Jika kamu penasaran dengan apa itu PembaTIK kamu boleh klik disini.
Dan kamu juga boleh melihat disini program PembaTIK yang sudah saya lakukan di Provinsi Sumatera Utara khususnya di Kota Medan.
Sepanjang saya mengikuti PembaTIK ini mulai dari level 1 - level 4, saya banyak mendapatkan pengetahuan baru yang sebelumnya saya belum ketahui dan hal yang luar biasa lagi saya bisa belajar dari teman-teman guru hebat dari segala penjuru, ini merupakan moment yang tak akan terlupakan.
Saat ini program PembaTIk sudah masuk dalam tahap akhir, dimana dari 5 kandidat terbaik disetiap provinsi ini akan diseleksi lagi untuk bisa mewakili provinsi masing-masing dan akan dikukuhkan menjadi Duta Rumah Belajar (DRB) atau Duta Teknologi Mendikbudritek Tahun 2022.
Pesan saya kepada semua finalis : Walaupun kita belum terpilih menjadi DRB nanti, teruslah berbagi, menginspirasi, berbuat baik dan jangan pernah berhenti untuk belajar!. Sebab menjadi DRB itu merupakan sebuah "BONUS" dari serangkaian pelatihan yang sudah kita jalani dalam program PembaTIK ini.
Tetap semangat untuk semua teman-teman semuanya.!
Terima kasih atas kesempatan yang sangat berhargai ini diberikan kepada saya. Amanah yang harus kami emban dan jalani sebagai Duta Teknologi Kemendikbudristek (DTK) ini adalah sungguhlah berat, maka tugas kita adalah memantaskan diri untuk memakai selempang ini.
Seperti itulah pesan Bapak Kapusdatin (Dr. Muhamad Hasan Chabibie, S.T., M.Si) saat penutupan acara tadi malam di gedung D Kemendikbudristek di Jakarta.
Namun yang membuat saya kuat dan terus bersemangat adalah saya punya satu modal besar, keluarga yang selalu mendukung dan mendoakan, para senior DRB Sumatera Utara dan DRB se Nusantara, Rekan-rekan DTK 2022, rekan-rekan SRB se Sumatera Utara, dan juga teman-teman saya di Santo Nicholas School yang akan bergerak bersama-sama.
Untuk itu teruslah kita melangkah kedepan, kita yakin tak ada yang sulit jika kita melangkah bersama dan bekerjasama dengan baik.
"Pendidikan bukan cuma pergi ke sekolah dan mendapatkan gelar. Tapi, juga soal memperluas pengetahuan dan menyerap ilmu kehidupan." - Shakuntala Devi (Indian Writer / "Human Computer")