Apa itu Experiential Learning?
Keeton dan Tate (1978) mendefinisikan experiential learning sebagai berikut: “Pembelajaran dimana pembelajar bersentuhan langsung dengan realitas yang sedang dipelajari. Berbeda dengan pembelajar yang hanya membaca, mendengar, membicarakan, atau menulis tentang realitas tersebut tetapi tidak pernah bersentuhan langsung dengannya sebagai bagian dari proses pembelajaran”. Kolb (1984) memahami bahwa belajar merupakan suatu proses dimana di dalamnya pengetahuan diciptakan melalui perubahan pengalaman.
Secara singkat, experiential learning adalah pendekatan yang menggunakan pengalaman sebagai modal utama dalam menyampaikan tujuan. Bagaimana individu memahami tujuan dan makna pembelajaran ditentukan oleh desain pengalaman yang diberikan. Maka dari itu, experiential learning membutuhkan kreatifitas, inovasi, rancangan yang menyeluruh, hingga kepercayaan pada proses demi tersampaikannya tujuan.