AKSI NYATA 2
MENGAPA KURIKULUM PERLU DIUBAH
oleh : Bunda Muryati (PAUD KB Insan Mulia)
Sebelum kita mengetahui mengapa kurikulum perlu diubah, kita perlu mengetahui terlebih dahulu defisini tentang kurikulum dan fungsi dari kurikulum.
Kurikulum merupakan seperangkat atau suatu sistem rencana dan pengaturan mengenai bahan pembelajaran yang dapat dijadikan pedoman dalam aktivitas belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Kurikulum bersifat dinamis dan terus dikembangkan agar sesuai dengan konteks, karakteristik peserta didik, dan sesuai dengan kebutuhan akan pendidikan saat ini dan di masa mendatang.
Fungsi kurikulum
Fungsi kurikulum dibagi menjadi beberapa pengelompokan. Berikut fungsi kurikulum berdasarkan pihak yang berkaitan.
Fungsi Untuk Penyelenggara
Fungsi dalam konteks kurikulum sebagai salah satu bagian dari sistem penyelenggara pendidikan demi mewujudkan tujuan pendidikan adalah sebagai berikut:
a. Fungsi Integrasi, Fungsi ini diartikan bahwa kurikulum dapat menjadi alat yang akan membentuk pribadi- pribadi peserta didik yang utuh dan berintegritas di masyarakat melalui dunia pendidikan.
b. Fungsi Persiapan, Fungsi ini diartikan bahwa kurikulum mampu memberikan modal atau persiapan bagi peserta didik untuk mempersiapkan diri memasuki jenjang berikutnya, termasuk siap untuk hidup di masyarakat ketika tidak ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
c. Fungsi Penyesuaian, di mana kurikulum dapat melakukan adaptasi terhadap berbagai perubahan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan cenderung dinamis.
d. Fungsi diferensiasi, artinya kurikulum menjadi alat pendidikan yang memperhatikan setiap pelayanan kepada peserta didiknya. Sebab setiap peserta didik memiliki perbedaan satu sama lain.
e. Fungsi Diagnostik, yaitu menyatakan bahwa kurikulum berfungsi untuk memahami dan mengarahkan potensi yang dimiliki oleh setiap peserta didik supaya dapat terus menggali dan mengasah potensi tersebut, termasuk memperbaiki kelemahan yang dimiliki.
f. Fungsi Pemilihan, yaitu menyatakan bahwa kurikulum memberikan fasilitas kepada peserta didik dengan cara memberikan kesempatan kepada mereka dalam memilih program pembelajaran sesuai minat dan bakat masing-masing anak.
2. Fungsi Bagi Pihak Terlibat/Terkait
a. Bagi Kepala Sekolah
Kurikulum mempunyai fungsi bagi kepala sekolah sebagai manajer dan pimpinan dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kepala sekolah mempunyai tugas untuk melakukan pengelolaan pendidikan di tempatnya masing-masing, yaitu dengan cara melakukan koordinasi dan supervisi terhadap setiap pembelajaran. Apakah kurikulum diterapkan sesuai ketentuan atau tidak.
b. Bagi Guru Mata Pelajaran
Bagi setiap guru mapel, kurikulum memiliki fungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. Sebab setiap pembelajaran tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab setiap guru mata pelajaran.
c. Bagi Peserta Didik
Kemudian yang ketiga, bagi peserta didik, yang menjadi target dari adanya kurikulum. Dalam proses pendidikan, peserta didik adalah pusat perhatian dari setiap pembelajaran. Maka dari itu, kurikulum berfungsi untuk menjadi acuan bagi para siswa mengenai apa saja program-program pendidikan yang harus dipelajari dan dipahami, serta apa saja target pembelajaran yang harus mereka capai di setiap jenjangnya.
d. Bagi orang tua atau masyarakat
Meski tidak terlibat dalam pembelajaran secara langsung, namun orang tua mempunyai peran penting bagi keberhasilan peserta didik. Dalam hal ini mereka akan menerima hasil dari proses pembelajaran yang telah dilakukan di sekolah. Jadi capaian siswa terhadap setiap pembelajaran yang akan dilaporkan kepada orang tua juga tak lepas dari adanya kurikulum.
Komponen kurikulum
Umumnya terdapat lima buah komponen dalam pembuatan kurikulum, yaitu sebagai berikut:
Tujuan kurikulum
Komponen Konten (isi/bahan)
Komponen strategi pembelajaran
Komponen Evaluasi
Apa pentingnya perubahan Kurikulum?
Kurikulum yang baik adalah Kurikulum yang sesuai dengan zamannya, dan terus dikembangkan atau diadaptasi sesuai dengan konteks dan karaktersistik peserta didik demi membangun kompetensi sesuai dengan kebutuhan mereka kini dan masa depan.
Kurikulum harus selalu berubah agar sesuai dengan perkembangan zaman. Apalagi masa sekarang ini ilmu pengetahuan dan teknologi informasi berkembang sangat pesat dan telah membaur dalam proses pendidikan pembelajaran. Sehingga pembelajaran harus disesuaikan dengan perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat akan teknologi tersebut. Adanya perubahan kurikulum, pendidik dapat menyiapkan peserta didik dalam menghadapi zaman yang baru, zaman yang sama sekali berbeda dengan zaman dulu.
Itulah mengapa Kurikulum perlu adanya perubahan agar kita dapat menyiapkan generasi yang akan datang dan mampu memandang kedepan.
Seperti ungkapan Ki Hajar Dewantara “Pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagian yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia, maupun sebagai anggota masyarakat."
Jadi, dapatkah Kurikulum berubah?
Kurikulum oprasional satuan pendidikan harus bersifat dinamis artinya dapat diubah sesuai perubahan dan perkembangan budaya dan zaman, dan juga disesuaikan dengan lingkungan geografis.
Bagaimana untuk mewujudkannya?
Seluruh komponen masyarakat yaitu orang tua, masyarakat dan sekolah harus menempatkan kebutuhan, pendapat, pengalaman, hasil belajar serta kepentingan peserta didik sebagai pengembangan Kurikulum karena Kurikulum dirancang untuk kebutuhan peserta didik.
Mohon bantuan Bapak/Ibu untuk mengisi form di link di bawah ini sebagai respon umpan balik tentang "Mengapa Kurikulum Perlu diubah?"
Melalui link berikut : https://bit.ly/Topik2_KB-InsanMulia
Sumber:
https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-kurikulum-dan-fungsinya/#f_Fungsi_Pemilihan
https://www.smpn10tt.sch.id/read/34/aksi-nyata-menyebarkan-pemahaman-mengapa-kurikulum-perlu-berubah