Berbaik sangka adalah menduga yang baik terhadap sesuatu. Allah berfirman di dalam QS Al-Hujurat ayat 12:
(Klik tanda play untuk mendengarkan ayat, tunggu loading)
Artinya: ”Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang."
Ayat tersebut di atas didukung pula oleh hadis Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam berikut ini:
Artinya: “Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara” (HR Bukhari dan Muslim)
Berikut ini contoh-contoh perilaku berbaik sangka:
Simpati dapat diartikan sebagai perasaan kebersamaan secara sosial hingga seseorang dapat merasakan perasaan orang lain, (biasanya suatu perasaan sedih) dalam dirinya sendiri.
Contoh-contoh sikap simpati:
Toleran adalah kata sifat yang menunjukkan sikap tenggang rasa (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dsb) yang berbeda dengan pendirian sendiri.
Setelah kamu memahami makna toleran, cermati contoh-contoh sikap toleran berikut ini:
Rukun berarti baik dan damai, tidak bertengkar. Hidup rukun artinya hidup damai dan tidak bertengkar. Allah berfirman dalam Surat Al-Hujurat ayat 13:
(Klik tanda play untuk mendengarkan ayat, tunggu loading)
Artinya: ”Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.”
Contoh-contoh perbuatan yang menyebabkan hidup rukun antara lain:
Allah memerintahkan untuk berbuat baik kepada orang tua dan keluarga, sebagaimana firman-Nya dalam Surat An-Nisa ayat 36:
(Klik tanda play untuk mendengarkan ayat, tunggu loading)
Artinya: "Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri."
Contoh Hormat dan Patuh kepada Orang Tua:
Contoh hormat dan patuh kepada guru:
Contoh hormat dan patuh kepada sesama keluarga: