Emosi menjadi semakin sensitif dan intens. Dan perubahan emosional pada remaja ini sebenarnya merupakan bagian dari perjalanannya menuju kedewasaan.
Masa remaja adalah masa yang berapi-api, dimana di masa ini emosi yang dimiliki baru mulai beradaptasi untuk mencari jati diri yang sebenarnya. Emosional yang dimiliki pun banyak pengaruhnya, seperti pengaruh hormon, lingkungan keluarga, masyarakat, dll.
Sebagian besar remaja mengalami ketidakstabilan emosi sebagai konsekuensi dari usaha penyesuaian diri pada pola perilku dan harapan sosial yang baru terhadap dirinya. Meskipun emosi remaja seringkali sangat kuat, tidak terkendali dan tampaknya irasional, tetapi pada umumnya dari tahun ke tahun terjadi perbaikan perilaku emosional.
Nah, jika kita tidak memahaminya, banyak ditemukan konflik antara orang tua dan anak remajanya, fakta dilapangan banyak di antara orang tua dan remaja sering kali berbeda pandangan, remaja seringkali dianggap lebih mementingkan teman dari pada kepentingan orang tua atau keluarganya. Bahkan akibat ketidakpahaman ini justru berakibat fatal bagi perkembangan psikologis remaja itu sendiri.
Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang bagaimana psikologi dan emosi remaja juga karena kurangnya komunikasi dari hati ke hati antara remaja dengan orang tuanya.
Lalu Bagaimana cara untuk mengatasinya ???
Pertanyaan anda akan terjawab dalam training kami kali ini.....
Mari Bergabung dan
Ikuti Online Training Kami !!
Menghadapi Perkembangan Dan Emosi Remaja