Silahkan Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut...
SMA ISLAM AL-ADZKIA BOARDING SCHOOL membuka pendaftaran bagi santri yang ingin menghafal Al-Qur'an, Belajar Bahasa Arab dan Ilmu Syari'ah.
Alhamdulillah pada Gelombang I sejumlah 15 calon santri yang mendaftar melalui jalur Beasiswa melakukan Ujian yang dilaksanakan pada hari Selasa, 30 Juni 2020 melalui Online.
Calon santri yang mendaftar merupakan Generasi Muda dari berbagai daerah, antara lain : Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Karimun, Kabupaten Tanjung Kelit, Kota Pontianak dan Pulau Panjang.
SMA ISLAM AL-ADZKIA membuka kembali pendaftaran untuk Gelombang ke II. Kami mengajak dan mengharapkan kepada Ayah/Ibu untuk mendaftarkan putra putrinya di SMA ini.
Kami juga mengajak kepada para dermawan yang bersedia menjadi Sponsor Beasiswa bagi para santri Penghafal Al-Qur'an.
Telah terlaksana Audiensi Mahad Al-Adzkia bersama YAKESMA Kepri pada sabtu 20 Juni 2020 bertempat di kantor Yakesma Kepri. Dalam audiesi ini Mahad Al-Adzkia dan YAKESMA KEPRI bersepakat untuk menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan khususnya dalam pembinaan santri yang akan melanjutkan pendidikan di Mahad Al-Adzkia. YAKESMA mewujudkan komitmennya dalam bidang pendidikan dengan memberikan beasiswa kepada santri-santri terpilih melalui ujian seleksi.
Sebelumnya Mahad Al-Adzkia dan Yakesma kepri juga sudah bekerjasama dalam proses pembinaan 12 orang mahasiswa yang tergabung dalam program Pondok Insan Madani. Selama delapan bulan 12 orang mahasiswa tersebut dibina di Mahad Al-Adzkia dan Alhamdulillah sudah menyelesaikan proses pembinaannya.
Eko Iska Risma selaku Mudir Mahad Al-Adzkia berharap Mahad Al-Adzkia dan Yakesma Kepri akan terus bersinergi demi melahirkan generasi yang akan bermanfaat bagi umat kedepannya.
Selanjutnya beliau Menyebutkan bahwa Mahad Al-Adzkia membuka peluang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang ingin bersama membantu dalam menyukseskan visi bersama yaitu melahirkan generasi cerdas berkarakter dan pemimpin masa depan dengan Al-Qur'an dan Ilmu syariah.
Indikator sebuah Lembaga Pendidikan dikatakan maju tentu tidak hanya dilihat dari tinggi rendahnya kuantitas peserta didik, melainkan juga melihat pada kualitas kompetensi yang dimiliki para peserta didik, tidak hanya dari nilai akademiknya saja melainkan juga pada akhlak yang dimiliki oleh setiap peserta didik.
Seperti yang dikatakan oleh Bapak Anis baswedan, Proyeksi Pendidikan abad ke 21 memiliki 3 komponen, yaitu :
Karakter Moral yang meliputi : Iman, Taqwa, Jujur dan rendah hati
Karakter Kinerja yang meliputi: Kerja keras, ulet, tangguh, tidak mudah menyerah, dan melakukan segala hal dengan tuntas.
Kompetensi : Berpikir kritis, Kreatif, Komunikatif, dan Kolaboratif
Ketiga karakter ini sangat berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa kecerdasan intelektual tanpa diikuti dengan karakter dan akhlak yag baik, tidak akan memiliki nilai lebih. Maka dari itu, karakter dan akhlak yang baik merupakan sesuatu yang mendasar dan saling melengkapi.
Dan InsyaaAllah peserta didik yang sudah mendaftar di SMA ISLAM AL-ADZKIA ini akan di didik dan di bina untuk membentuk akhlak dan karakter yang baik.
Ustadz Raja Dachroni merupakan aktifis dalam kegiatan dakwah. Beliau juga mempunyai jabatan sebagai Sekretaris Umum disalah satu Lembaga Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) Kepulauan Riau.
Beliau mengajak kepada adik-adik yang baru lulus SMP untuk segera daftar di SMA ISLAM AL-ADZKIA Boarding School ini. Karena di SMA ini memiliki program-program yang sangat luar biasa dan pastinya akan ada pembinaan yang dilakukan di Asrama.
Jadi untuk adik-adik yang bingung mau lanjut kemana, yuuuk daftar di SMA Islam Al-Adzkia. Selain menghafal Al-Qur'an, Belajar Bahasa Arab dan ilmu Syari'ah, InsyaaAllah santri juga akan mendapatkan banyak pengetahuan, ilmu, wawasan, dan juga mengasah kemampuan di Program Ekstrakulikuler yang nantinya akan di bimbing oleh Ustadz dan Ustadzah yang ahli di bidangnya.
Umat Islam pernah menjadi peradaban yang maju karena umat Muslim didalamnya menjalankan peran mulia sesuai yang digariskan Allah SWT dan Rasul-Nya. Agar Umat Islam dan peradaban Islam kembali mulia, seorang Muslim harus menjalankan peran dan tugasnya. Setidaknya peran dan tugas dasar seorang Muslim yang disampaikan dalam Al-Qur’an ada tiga, sebagaimana yang disebutkan oleh Arraghib Al Ashfahani dalam kitabnya adzari’ah ilaa makaarimisyarii’ah (faktor-faktor kemuliaan syariat), yaitu peran ibadah, peran khilafah, dan peran membangun dan memakmurkan bumi (‘imarah).
Seorang Muslim yang menjalankan ketiga peran dan tugas tersebut menjadi individu dan aset penting menuju peradaban dan Umat Islam yang maju. Dan upaya untuk membuat umat ini kembali berjaya adalah dengan mengembalikan umat Islam kepada pedoman hidupnya yaitu Al-Qur'an.
InsyaaAllah SMA ISLAM AL-ADZKIA akan menjadi sarana untuk mewujudkan Generasi Muda yang berakhlak, memiliki hafalan Alquran dan mampu berbahasa Arab.