MUSABAQAH HADIS NABI
Musabaqah Hadis Nabi adalah golongan musabaqah membaca hadis dengan hafalan baik dengan sanad maupun tidak yang meliputi aspek ketepatan, kelancaran hafalan, kefasihan bacaan, serta ilmu dan adab membaca menurut pedoman yang telah ditentukan. Cabang Hafalan Hadis terdiri atas 2 golongan yang bisa diikuti oleh peserta pria dan wanita, yaitu:
Golongan Hafalan 100 Hadis dengan Sanad
Golongan Hafalan 500 Hadis tanpa Sanad
Maqra
Setiap peserta memilih maqra/paket soal yang disediakan oleh LPTQ dan diperoleh pada saat akan naik mimbar.
Materi dan maqra baik dalam babak penyisihan maupun dalam babak final ditentukan sebagai berikut:
Golongan hafalan 100 hadis dengan sanad. Materi, yaitu 100 hadis dengan sanad yang sudah diberikan paling lambat 6 bulan sebelum pelaksanaan musabaqah.
Golongan hafalan 500 hadis tanpa sanad. Materi, yaitu 500 hadis tanpa sanad yang sudah diberikan paling lambat 6 bulan sebelum pelaksanaan musabaqah.
Jumlah Soal
Golongan Hafalan 100 hadis dengan sanad terdiri atas 5 soal hafalan ditambah soal syarah hadis.
Golongan Hafalan 500 hadis tanpa sanad terdiri atas 10 soal hafalan ditambah soal syarah hadis.
Penampilan Peserta
Penentuan maqra/soal untuk golongan hafalan adalah ketika peserta akan naik mimbar.
Peserta menjawab pertanyaan dari awal sanad atau matan setelah hakim penanya selesai menyampaikan pertanyaan.
Peserta tidak perlu memberi salam pada permulaan dan akhir bacaan.
Peserta memulai bacaan dengan ta'awudz, basmallah dan mengakhiri dengan hamdallah.
Untuk memulai dan mengakhiri bacaan, pergantian soal dan peringatan terhadap kesalahan digunakan tanda isyarat bel.
Apabila pertanyaan dianggap tidak jelas, maka peserta berhak meminta pertanyaan diulang selama peserta belum menjawab. Apabila peserta sudah menjawab, kemudian meminta pertanyaan diulang, maka nilai dikurang 1 poin pada bidang tahfizh.
Peserta diberi kesempatan dibimbing/dituntun sebanyak 2 kali untuk setiap pertanyaan. Apabila masih juga salah, maka dipindah pada pertanyaan/soal berikutnya atau diakhiri apabila pertanyaan sudah habis.
Lama waktu membaca bagi setiap peserta diukur dengan jumlah pertanyaan yang harus dijawab, bukan lamanya, berkisar antara 22-30 menit.
Tanda/Isyarat
Dalam musabaqah Hafalan Hadis dipakai tanda (isyarat) bunyi bel/palu, dengan ketentuan sebagai berikut:
Bunyi 2 kali pertama adalah tanda persiapan peserta dan dimulai pertanyaan pertama.
Bunyi 1 kali sebagai peringatan, apabila terjadi kesalahan kecil (sabqul lisan) atau kesalahan besar (tawaqquf dan tarkul ayat).
Bunyi 3 kali sebagai tanda pindah pertanyaan.
Bunyi 4 kali tanda sudah selesai semua jawaban.