Source: Jurnalis Lensa ID
JAKARTA – Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, terpantau mulai mengalami penurunan volume pengunjung pada hari kedua tahun baru, Jumat (2/1/2026). Meskipun area konservasi ini tetap menjadi magnet bagi wisatawan domestik, kepadatan pada hari ini dilaporkan tidak setinggi hari sebelumnya. Penurunan intensitas kunjungan ini terjadi seiring dengan berakhirnya puncak perayaan tahun baru, di mana warga kini mulai beralih ke aktivitas persiapan kembali bekerja atau sekadar beristirahat di rumah setelah merayakan pergantian tahun.
Pengelola mengantisipasi situasi di lapangan dengan menerapkan skema pengaturan alur masuk yang lebih dinamis guna memastikan kenyamanan para wisatawan. Petugas gabungan ditempatkan secara strategis di gerbang utama dan kantong-kantong parkir untuk mempercepat proses verifikasi tiket elektronik dan mobilisasi kendaraan. Bagi pengunjung yang sudah membeli tiket online dapat men-scan tiket online pada mesin scanner yang disediakan pngelola dibeberapa titik pintu masuk untuk mempermudah dan mempercepat proses tiketing.
Salah satu pengunjung, Ibu Warni, mengaku sengaja menjadwalkan kunjungannya tanggal 2 Januari 2026 demi menghindari kerumunan ekstrem. "milih datang di hari kedua 2026 biar agak legaan, karena kalau kemarin (hari pertama) kan pasti penuh banget," ujarnya saat ditemui di area pintu masuk.
Kondisi hari ini memang berbanding cukup signifikan dengan data pada hari pertama tahun baru (1/1), di mana Ragunan mencatatkan angka kunjungan fantastis mencapai 113.000 wisatawan. Lonjakan ekstrem pada hari pertama tersebut sempat mengakibatkan antrean panjang di sejumlah akses masuk menuju Jakarta Selatan. Namun, dengan penurunan jumlah pengunjung di hari kedua ini, pengelola mengonfirmasi bahwa situasi operasional kini jauh lebih kondusif dan terkendali, memberikan pengalaman berwisata yang lebih nyaman bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam di tengah kota.