PROMOSI UMKM ORANG ASLI PAPUA (OAP) DI KOTA SORONG
TAHUN 2025
SEKSI PROMOSI PENANAMAN MODAL
Yayasan Sanggar Toroa merupakan UMKM Orang Asli Papua (OAP) yang beralamat di Jalan Sam Ratulangi (Lido), Kota Sorong, dan bergerak di bidang kerajinan tangan khas Papua yang mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal. Usaha ini berperan dalam pengembangan produk kreatif berbasis potensi daerah sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.
Produk unggulan yang dihasilkan meliputi aksesoris wanita, gelang tangan, dan cincin yang dibuat dari manik-manik, bia laut, serta akar pohon sebagai bahan utama. Setiap produk dikerjakan secara manual dengan desain yang beragam, sehingga memiliki keunikan dan nilai seni yang tinggi. Produk kerajinan ini ditawarkan dengan kisaran harga yang variatif mulai dari Rp10.000, dengan penyesuaian harga berdasarkan jenis produk, jumlah aksesoris yang digunakan, serta tingkat kerumitan desain.
Dalam rangka memperluas jangkauan pemasaran, Yayasan Sanggar Toroa turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan promosi yang difasilitasi oleh DPMPTSP Kota Sorong, baik melalui pendampingan maupun keikutsertaan dalam kegiatan promosi dan pameran. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan visibilitas produk, memperluas akses pasar, serta mendorong peningkatan daya saing UMKM OAP di Kota Sorong.
Usaha Danasa merupakan UMKM Orang Asli Papua (OAP) yang beralamat di Jalan Kasuari (Rufei Pantai), Kota Sorong, dan bergerak di bidang kerajinan tangan khas Papua. Usaha ini telah berjalan sekitar 10 tahun dan secara konsisten mengembangkan produk kerajinan berbasis budaya dan kearifan lokal.
Produk yang dihasilkan oleh UMKM Danasa meliputi noken yang terbuat dari benang wol, anting-anting dari kulit kayu, mata cincin dari kulit bia, serta berbagai produk kerajinan tangan khas Papua lainnya. Seluruh produk dikerjakan secara manual dengan memperhatikan detail dan keunikan desain, sehingga memiliki nilai seni dan identitas budaya yang kuat.
Produk kerajinan UMKM Danasa ditawarkan dengan kisaran harga mulai dari Rp15.000, dengan penyesuaian harga berdasarkan jumlah aksesoris yang digunakan serta desain yang diterapkan. Melalui kegiatan promosi dan pendampingan, UMKM Danasa diharapkan dapat terus memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan daya saing produk, serta berkontribusi dalam penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal di Kota Sorong.
Fella Art merupakan usaha kerajinan tangan khas Papua yang berlokasi di Pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong. Usaha keluarga ini dijalankan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya serta identitas Orang Asli Papua (OAP) melalui karya kerajinan tangan.
Beragam produk unggulan dihasilkan oleh Fella Art, antara lain mahkota khas Papua, cincin, aksesoris wanita, tempat tisu berbahan bia, serta sisir bambu yang menjadi aksesoris tradisional masyarakat Papua. Seluruh produk dibuat secara manual dengan sentuhan seni dan keunikan desain yang mencerminkan nilai budaya lokal. Proses pembuatannya dilakukan langsung di Pulau Doom, kemudian didistribusikan ke berbagai lapak kerajinan tangan Orang Asli Papua sehingga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Produk kerajinan Fella Art ditawarkan dengan kisaran harga mulai dari Rp20.000, dengan penyesuaian harga berdasarkan model dan jenis kerajinan yang dipilih. Melalui kualitas produk dan kekayaan budaya yang ditampilkan, Fella Art mengajak masyarakat untuk turut mendukung produk lokal Papua serta memberdayakan UMKM Orang Asli Papua melalui pemanfaatan dan apresiasi terhadap kerajinan tangan tradisional.
Melanesian Store merupakan pusat promosi dan penjualan produk UMKM Orang Asli Papua (OAP) yang berlokasi di Lobby Kawasan Perkantoran Wali Kota Sorong. Usaha ini menghadirkan berbagai produk lokal unggulan yang mencerminkan kekayaan budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi masyarakat Papua.
Produk yang ditawarkan meliputi kaos sablon bermotif Papua, kain tenun, serta lukisan burung cendrawasih pada kanvas kulit kayu. Selain itu, tersedia pula berbagai kerajinan tangan khas Papua seperti sirkam dari bulu ayam dengan tambahan kulit bia, tote bag, dompet berbahan kulit kayu, aneka aksesoris dan manik-manik dari kulit bia, serta ukiran patung kayu yang memiliki nilai seni tinggi.
Melanesian Store juga menyediakan beragam produk olahan pangan lokal, antara lain makanan ringan berbahan dasar sagu, sambal botol khas buatan mama-mama Papua berbahan dasar ikan tuna, serta abon kemasan dan aneka keripik seperti sukun, pisang, dan singkong (ubi kayu). Seluruh produk ditawarkan dengan kisaran harga yang variatif mulai dari Rp25.000, sehingga dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.
Keberadaan Melanesian Store merupakan bagian dari program kerja Wali Kota Sorong, Bapak Septinus Lobat, S.H., M.PA, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Sorong terhadap promosi dan pemberdayaan UMKM Orang Asli Papua. Melalui Melanesian Store, masyarakat diajak untuk mengenal, menggunakan, dan mencintai produk lokal Papua sebagai wujud dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi daerah dan pelestarian budaya.
Silahkan Hubungi Email Tertera Di Tombol Ini!