Perang Bandung Lautan Api membawa dampak besar bagi masyarakat dan kota Bandung. Sebagian besar wilayah Bandung Selatan dibumihanguskan oleh rakyat dan pejuang Indonesia agar tidak jatuh ke tangan Sekutu dan NICA. Akibatnya, banyak gedung, rumah, serta fasilitas umum yang hancur terbakar, menjadikan Bandung berubah menjadi lautan api. Peristiwa ini juga menyebabkan pengungsian besar-besaran; sekitar 200.000 penduduk terpaksa meninggalkan kota menuju daerah sekitar seperti Garut, Tasikmalaya, dan Lembang.
Meskipun penuh penderitaan, peristiwa ini menumbuhkan semangat nasionalisme dan persatuan rakyat Indonesia. Bandung Lautan Api menjadi simbol bahwa rakyat Indonesia lebih memilih hancur daripada kembali dijajah. Selain itu, perang ini menimbulkan tekanan terhadap pemerintah Indonesia di bawah Perdana Menteri Sutan Syahrir untuk segera mencari jalan diplomasi dengan Sekutu dan Belanda, yang kemudian berujung pada *Perundingan Linggarjati* pada November 1946. Hingga kini, Bandung Lautan Api dikenang sebagai simbol pengorbanan dan kepahlawanan rakyat Bandung yang rela berjuang demi kemerdekaan bangsa.
Hasil utama dari peristiwa ini adalah pembumihangusan wilayah Bandung Selatan sehingga kota tersebut tidak dapat lagi dikuasai oleh Sekutu maupun NICA. Aksi ini menunjukkan keberhasilan rakyat Indonesia mempertahankan kehormatan dan kedaulatannya, meskipun dengan pengorbanan besar. Pasukan Tentara Republik Indonesia (TRI) dan laskar rakyat kemudian mundur secara strategis dari Bandung menuju daerah sekitar seperti Cimahi dan Garut untuk menghindari jatuhnya kekuatan utama Republik ke tangan musuh.
Selain itu, peristiwa ini membangkitkan semangat perlawanan baru di berbagai daerah Indonesia. Banyak kota terinspirasi untuk melanjutkan perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Dari peristiwa ini pula lahirlah kisah heroik Mohammad Toha dan Ramdan, yang menjadi simbol keberanian dan pengorbanan tanpa pamrih. Perang Bandung Lautan Api juga mendorong pemerintah Indonesia semakin serius menempuh jalur diplomasi, yang kemudian menghasilkan langkah konkret dalam Perundingan Linggarjati sebagai upaya menjaga kedaulatan Indonesia di mata dunia.