Internet of Things (IoT) adalah konsep di mana objek-objek fisik terhubung ke internet dan dapat saling berkomunikasi serta berbagi data tanpa memerlukan interaksi manusia-ke-manusia atau manusia-ke-komputer. IoT memungkinkan perangkat untuk mengumpulkan, mengirimkan, dan bertukar data dengan sistem lain melalui jaringan.
Contoh IOT secara umum
Mall MOG telah menerapkan Smart Parking. Dengan Smart Parking ini, pengendara dimudahkan untuk mencari lahan parkir yang masih tersedia
Saat pandemi Covid, Indonesia menerapkan “Smart Thermal Camera.” Smart Thermal Camera, mengukur suhu banyak orang dan ditandai dengan warna hijau (aman) dan warna merah (suhu di atas 36,5 derajat)
Smart E-Toll Gerbang tol yang menggunakan teknologi RFID untuk mempercepat proses pembayaran. Kita hanya perlu menempelkan kartu untuk membayar uang toll.
Medical informatics adalah bidang ilmu yang menggabungkan teknologi informasi dengan praktik kedokteran untuk meningkatkan kualitas perawatan kesehatan. Ini melibatkan pengumpulan, penyimpanan, analisis, dan pengelolaan data medis serta pengembangan sistem dan alat yang membantu profesional kesehatan dalam pengambilan keputusan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan medis, dan mendukung penelitian dalam bidang kesehatan.
Aspek utama Medical informatics
Manajemen Data Kesehatan
Catatan Medis Elektronik (Electronic Health Records, EHR) Analitika Kesehatan
Keamanan Informasi Kesehatan
Telemedicine
Pengambilan Keputusan Klinis
Administrasi Rumah Sakit dan Klinik
Contoh Medical informatics
Telemedicine dan Konsultasi Jarak Jauh
Pemantauan Kesehatan Berbasis Sensor
Sistem Manajemen Rumah Sakit Terintegrasi
Pembelajaran Mesin dalam Diagnostik Medis (MRI, CT scan, Sinar-X) 5.
Rekam Medis Elektronik
Society 5.0 dan Industri 4.0 memungkinkan untuk berkomunikasi dan berinteraksi otomatis melalui teknologi digital. Industri 4.0 fokus pada efisiensi produksi dengan robotika, AI, analitik data, dan IoT. Society 5.0, oleh Federasi Bisnis Jepang, mengintegrasikan ruang maya dan fisik, menekankan peran manusia dalam teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup, serta pentingnya Higher Order Thinking Skills (HOTS) yakni berpikir kritis dan sistematis.
Contoh Society 5.0
Penggunaan AI dalam perawatan kesehatan untuk diagnosis yang lebih akurat dan perawatan yang lebih personal.
Penggunaan bisa membuat keamanan lebih terjamin dan apabila terjadi kejahatan, pelaku bisa segera diketahui.
Contoh Industry 4.0
AI (Artificial Intelligence)
IoT (Internet of Things)
Wearable (AR/VR)
Advanced Robotics.
3D Printing.
Agriculture informatics adalah bidang interdisipliner yang menggabungkan teknologi informasi dengan pertanian untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan dalam praktik pertanian. Tujuan utama dari agriculture informatics adalah untuk membuat keputusan pertanian yang lebih berbasis data dan meningkatkan hasil serta efisiensi operasional.
Agriculture Informatics terdiri dari dua aliran utama:
- Ilmu Pertanian : Fokus pada aspek ilmiah dan teknis pertanian, seperti agronomi, pemuliaan tanaman, dan manajemen tanah.
- Ilmu Informasi : Fokus pada teknologi informasi dan sistem yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengelola data pertanian.
Contoh penerapan agriculture informatics termasuk:
Software
- Sistem Manajemen Pertanian: Platform perangkat lunak yang membantu petani merencanakan, memantau, dan menganalisis aktivitas pertanian.
- Sensor dan IoT: Perangkat yang mengumpulkan data tentang kondisi tanah, cuaca, atau kesehatan tanaman.
- Analisis Data: Penggunaan algoritma dan model untuk memprediksi hasil panen, kebutuhan irigasi, atau potensi penyakit tanaman.
Hardware
Primary 3G base station
MEC Server
Agricultural UGVS
Field Sensor
Cyber security adalah teknologi yang dirancang untuk melindungi sistem, jaringan, perangkat, dan data dari serangan digital, akses tidak sah, serta kerusakan atau pencurian informasi. Istilah ini terdiri dari dua bagian: "cyber," yang merujuk pada dunia maya dan teknologi informasi, dan "security," yang berfokus pada perlindungan dan keamanan.
UU Cyber Security: UU No. 11 Tahun 2008
Menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi, yang menjadi semakin penting di era digital saat ini, aspek kehidupan bergantung pada teknologi informasi, termasuk sistem perbankan, kesehatan, dan infrastruktur kritis lainnya.
contoh cyber security: firewall, enkripsi data, antivirus/malware, 2FA
Cloud computing adalah model penyampaian layanan komputasi melalui internet. yang mencakup berbagai sumber daya seperti server, penyimpanan, basis data, jaringan, perangkat lunak, dan analitik. Dengan cloud computing, pengguna dapat mengakses dan mengelola sumber daya tanpa perlu memiliki infrastruktur fisik langsung. Model ini memudahkan untuk mengurangi biaya, meningkatkan fleksibilitas, dan skalabilitas.
Jenis-Jenis Cloud Computing:
A. Infrastructure as a Service (IaaS):
Menyediakan sumber daya komputasi virtual seperti server, penyimpanan, dan jaringan yang dapat diakses dan dikelola melalui internet. Pengguna dapat mengonfigurasi dan mengelola sistem operasi dan aplikasi mereka sendiri.
Contoh: Amazon Web Services (AWS) EC2, Microsoft Azure Virtual Machines, Google Compute Engine.
B. Platform as a Service (PaaS):
Menyediakan platform untuk mengembangkan, mengelola, dan menyebarkan aplikasi tanpa harus mengelola infrastruktur yang mendasari. PaaS menyediakan lingkungan pengembangan dan alat yang diperlukan untuk membangun aplikasi.
Contoh: Google App Engine, Microsoft Azure App Service, Heroku.
C. Software as a Service (SaaS):
Menyediakan aplikasi perangkat lunak yang dapat diakses melalui internet. Pengguna dapat menggunakan perangkat lunak tanpa harus menginstal secara lokal. Layanan ini seringkali berbasis langganan.
Contoh: Google Workspace (sebelumnya G Suite), Microsoft Office 365, Salesforce.
Contoh Implementasi Cloud Computing:
- Banyak perusahaan teknologi menggunakan cloud computing untuk hosting aplikasi web dan penyimpanan data besar.
- Platform e-commerce menggunakan cloud untuk menangani lonjakan trafik dan memastikan ketersediaan aplikasi.
- Startups memilih cloud computing untuk mengurangi biaya awal dan mengatasi pertumbuhan dengan cepat
Big Data adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kumpulan data yang sangat besar, banyak dan kompleks untuk diproses menggunakan metode tradisional. Istilah ini mencakup berbagai jenis data, termasuk data terstruktur dan tidak terstruktur.
Definisi big data adalah data yang mengandung lebih banyak variasi, jumlahnya semakin banyak dan kecepatan yang lebih tinggi. Ini juga dikenal sebagai 5V
5V
Velocity
kecepatan cepat di mana data diterima dan (mungkin) ditindaklanjuti.
Variety
Ragam mengacu pada berbagai jenis data yang tersedia. Dengan munculnya big data, data hadir dalam jenis data tak terstruktur dan semiterstruktur, seperti teks, audio, dan video.
Veracity
Merujuk pada kualitas dan keakuratan data.
Volume
Jumlah data penting.
Value
Menunjukkan nilai yang dapatdiekstraksi dari data.
CONTOH BIG DATA
Media Sosial
Kesehatan
Transportasi
Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan konten digital yang dibuat oleh komputer dengan dunia nyata secara real-time. AR memungkinkan pengguna melihat objek maya 2D atau 3D yang diproyeksikan di atas dunia nyata.
Contoh sederhana AR adalah filter wajah di media sosial yang menambahkan elemen pada wajah pengguna ketika mereka memotret diri sendiri.
Kelebihan :
- Memungkinan pengguna untuk melakukan interaksi dengan objek virtual tersebut secara langsung.
- Augmented Reality dapat membantu visualisasi objek atau subjek sesuai ukuran aslinya, sehingga interaksi terhadap suatu objek yang dibentuk secara virtual dapat dioptimalisasi dan lebih menarik.
- Mudah dioperasikan hanya dengan smartphone. cukup mengarahkan kamera pada wajah, maka aplikasi AR pilihan akan memilihkan produk atau warna yang cocok. Tidak hanya itu, terdapat juga fitur 3D rendering product yang dapat memproyeksikan sebuah objek secara 3 dimensi.
Kekurangan :
- Ketidaksesuaian Objek Aslinya
Salah satu kelemahan Augmented Reality yaitu hasil yang terkadang terlihat kurang nyata. Objek digital yang terlihat tidak terlalu sesuai dengan objek aslinya. - Terkadang bentuk AR juga memiliki kualitas yang tidak sesuai dengan objek aslinya. Sehingga kualitas gambar yang dihasilkan belum maksimal.
- Biaya untuk implementasi teknologi AR relatif mahal.
Artificial Intelligence (AI) adalah cabang ilmu komputer yang fokus untuk mengembangkan teknologi agar memungkinkan mesin bisa melakukan tugas yang memerlukan kecerdasan manusia.
Ciri-ciri AI:
Mengotomatis Data
Sebagai Predictor
Memiliki Keakuratan yang Tinggi
Memanfaatkan Berbagai Data
jenis-jenis AI
Berdasarkan Kemampuan
NARROW AI
Dirancang untuk melakukan tugas tertentu yang sifatnya spesifik. Narrow AI tidak mempunyai kemampuan untuk belajar mandiri.
GENERAL AI
AI ini punya kemampuan untuk belajar, berpikir, serta melakukan berbagai tindakan layaknya manusia. AI ini bertujuan untuk melakukan berbagai tugas.
ARTIFICAL SUPERINTELLIGENCE
Keberadaannya masih dalam ranah science fiction yang digambarkan mempunyai tingkat kesadaran sendiri dan punya pengetahuan tinggi melebihi kemampuan manusia. Teknologi inilah yang digambarkan dalam berbagai film, termasuk Terminator, sebagai teknologi yang bakal mendominasi manusia.
2. Berdasarkan Fungsi
THEORY OF MIND
konsep AI dengan kemampuan dalam memahami aspek emosional manusia. Teknologi ini masih dalam tahapan konsep dan masih belum terwujud.
SUPER AI LIMITED MEMORY
AI yang memiliki kemampuan dalam melakukan penyimpanan data dan menggunakannya untuk melakukan prediksi.
REACTIVE MACHINES
Sistem AI yang tidak memiliki memori dan bersifat spesifik tugas, artinya masukan selalu menghasilkan keluaran yang sama.
NEURAL NETWORKS
teknologi inti dalam AI yang memungkinkan mesin untuk meniru kemampuan kognitif manusia dalam memproses informasi, belajar dari pengalaman, dan membuat keputusan berdasarkan data.
ROBOTIKA
cabang ilmu yang mengkombinasikan teknologi mekanik, elektronik, dan komputer untuk menciptakan robot yang dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
SELF AWARNESS
AI yang mampu memantau dan mengevaluasi kinerjanya sendiri, serta mengidentifikasi ketidakcocokan atau masalah dalam proses pengambilan keputusan atau tugas yang diberikan