Desa Munding merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kata Munding berasal dari kata "ketemu" dan "berunding". Berdasarkan cerita yang di dapat dari masyarakat setempat, awalnya terdapat suatu daerah yang di tinggali oleh seorang sesepuh yang mempunyai ilmu tinggi, maka dari itu daerah tersebut digunakan sebagai tempat berkumpulnya para wali/kyai atau tokoh agama islam untuk merundingkan sesuatu sehingga tempat tersebut dapat dinamakan Munding.
Luas Wilayah Desa Munding mencapai sekitar 178.495 Ha. Desa Munding dapat dibagi menjadi 3 dusun yaitu Dusun Krajan, Dusun Gemawang, dan Dusun Cemanggal. Dari letak geografis Desa Munding mata pencaharian yang ada di desa tersebut sebagian besar berprofesi sebagai petani. Tetapi, tidak semua mata pencahariannya sebagai petani ada juga yang sebagai buruh pabrik dan pedagang.
Mengapa hanya Curug Tirto Wening yang menjadi pembahasan kali ini, karena curug tersebut merupakan icon atau daya tarik wisatawan ketika berkunjung ke Desa Munding. Meskipun ada beberapa tempat wisata yang lain, tetapi sarana dan prasarananya saat ini belum memadai untuk dikunjungi.
Desa Munding sendiri mulai ditemukan pada 2013 silam, air terjun eksotis ini semakin berkembang dengan didirikannya berbagai fasilitas penunjang yang dapat mendukung aktivitas para pengunjung di sana. Berjarak hanya beberapa meter dari Curug, terdapat kamar ganti yang tersusun dari material kayu serta bambu-bambu, yang dibalut dengan beberapa tirai penutup agar pengunjung merasa lebih nyaman.