KOKURIKULER
KELOMPOK 2 9D
KELOMPOK 2 9D
"Kokurikuler bukan beban, tapi kesempatan untuk menemukan versi terbaik dari dirimu."
9D / 10
9D / 13
9D / 28
9D / 09
9D / 20
9D / 24
What is Ketan Kratok?
Ketan Keratok adalah salah satu kuliner tradisional khas Probolinggo yang memiliki cita rasa unik sekaligus sarat makna budaya. Makanan ini berasal dari masyarakat pedesaan yang gemar memanfaatkan hasil alam sederhana menjadi hidangan penuh kehangatan. Ketan Keratok sering dijumpai dalam acara keluarga, syukuran, atau hajatan, sehingga keberadaannya selalu identik dengan kebersamaan dan rasa syukur.
Bahan utama dari Ketan Keratok adalah beras ketan putih pilihan yang dimasak hingga pulen. Setelah matang, ketan ditaburi parutan kelapa muda yang gurih dan disiram gula merah cair yang manis legit. Perpaduan ketiga bahan ini menciptakan sensasi rasa yang khas: ketan yang kenyal dan lembut, kelapa yang harum sekaligus gurih, serta gula merah yang memberi rasa manis alami. Aroma kelapa segar berpadu dengan legitnya gula merah menjadikan makanan ini sederhana namun begitu menggoda.
Biasanya, Ketan Keratok disajikan di atas alas daun pisang yang menambah kesan alami sekaligus menjaga cita rasanya. Daun pisang yang hijau memberikan aroma khas yang membuat hidangan terasa semakin nikmat. Teksturnya yang lembut membuat siapa pun yang menyantapnya merasa puas, apalagi jika dinikmati bersama teh atau kopi hangat di pagi atau sore hari.
Ketan Keratok bukan hanya sekadar camilan tradisional, tetapi juga simbol kearifan lokal masyarakat Probolinggo. Sederhana dalam bahan, mudah dibuat, tetapi mampu menghadirkan rasa yang berkesan dan kebersamaan yang erat. Hingga kini, Ketan Keratok tetap menjadi salah satu kuliner yang membanggakan dan patut dilestarikan.
What is Wedang Jahe?
Wedang Jahe adalah minuman tradisional khas Indonesia yang hingga kini tetap digemari masyarakat. Kata wedang berasal dari bahasa Jawa yang berarti minuman hangat, sedangkan jahe merupakan rempah beraroma tajam dan berasa pedas hangat. Perpaduan keduanya menghadirkan minuman sederhana yang penuh khasiat. Wedang Jahe biasanya disajikan pada malam hari atau saat udara dingin, sehingga mampu menghangatkan tubuh dan memberi rasa nyaman.
Proses pembuatannya cukup mudah. Jahe segar digeprek atau diiris tipis, kemudian direbus bersama air hingga sarinya keluar. Untuk menambah cita rasa, biasanya ditambahkan gula merah, gula pasir, atau madu sesuai selera. Aroma pedas jahe yang berpadu dengan manisnya gula menghasilkan minuman berwarna cokelat bening dengan rasa khas yang sulit ditolak.
Selain nikmat diminum, Wedang Jahe juga kaya manfaat. Kandungan jahe dipercaya dapat melancarkan peredaran darah, meredakan masuk angin, mengurangi rasa mual, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Tidak heran jika minuman ini sering dijadikan pilihan alami untuk menjaga kesehatan, terutama saat musim hujan.
Wedang Jahe bukan sekadar minuman penghangat, tetapi juga simbol keramahan dan keakraban. Minuman ini kerap disajikan saat berkumpul bersama keluarga atau menjamu tamu, menghadirkan suasana hangat dan penuh keakraban. Dengan rasa yang khas, aroma yang harum, serta manfaatnya yang luar biasa, Wedang Jahe menjadi salah satu warisan kuliner tradisional yang patut dijaga kelestariannya.
IPS
HOW TO MAKE KETAN KRATOK AND WEDANG JAHE
SENI BUDAYA