Search this site
Embedded Files
Pokjawasmad Rembang

HOME

BERITA - TERBARU - Rabu, 20 Agustus 2025


Pengawas Madrasah Sosialisasikan PKKM, Pembelajaran Mendalam, dan Kurikulum Cinta pada Kepala MTs se-Kabupaten Rembang


Diposting : Burhan

Rembang, 20 Agustus 2025 – Seluruh kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Rembang mengikuti kegiatan sosialisasi tentang Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM), pembelajaran mendalam, serta kurikulum cinta. Acara yang dihadiri sekitar 40 kepala MTs ini berlangsung di MTs Negeri 2 Rembang dengan menghadirkan dua pemateri utama, yakni Pengawas Madrasah Agng Suharto, M.Pd.I dan Dwi Fitri Handayani, M.Pd.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para kepala madrasah mengenai mekanisme PKKM sebagai instrumen penilaian kinerja, sekaligus memperkuat kualitas kepemimpinan dalam mengelola lembaga pendidikan. Selain itu, konsep pembelajaran mendalam dan kurikulum cinta diperkenalkan sebagai bagian dari upaya pembaruan dan penguatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.

Dalam paparannya, Agng Suharto, M.Pd.I menegaskan bahwa PKKM bukan sekadar instrumen penilaian, tetapi sarana untuk meningkatkan kualitas manajerial seorang kepala madrasah. “PKKM memberikan gambaran sejauh mana kepala madrasah mampu menjalankan fungsi kepemimpinan akademik, manajerial, dan sosial. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang indikator PKKM sangat penting agar madrasah semakin berkembang,” jelasnya.

Sementara itu, Fitri Dwi Handayani, M.Pd lebih menitikberatkan pada pentingnya pembelajaran mendalam (deep learning) yang menuntut siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi memahami konsep dan mengaitkannya dengan kehidupan nyata. Menurutnya, pembelajaran mendalam sejalan dengan upaya membangun generasi yang kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah. “Guru dan kepala madrasah perlu mendorong terciptanya suasana belajar yang tidak hanya menekankan pada capaian kognitif, tetapi juga sikap, keterampilan, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi,” terangnya.

Selain itu, konsep kurikulum cinta yang disampaikan dalam kegiatan ini mengandung makna bahwa pendidikan harus dilandasi rasa kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan terhadap potensi peserta didik. Kepala madrasah diharapkan mampu menginternalisasikan nilai cinta ini dalam setiap kebijakan dan strategi pembelajaran. Dengan demikian, madrasah tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter mulia.

Kepala MTsN 2 Rembang selaku tuan rumah menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai sosialisasi semacam ini sangat membantu kepala madrasah dalam memahami regulasi terbaru sekaligus memberikan inspirasi untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Kami merasa terbantu dengan materi yang disampaikan pengawas madrasah. Harapannya, hasil kegiatan ini bisa langsung kami aplikasikan di madrasah masing-masing,” ujarnya.

Para peserta yang hadir juga menyampaikan antusiasme mereka. Beberapa kepala madrasah mengaku bahwa materi pembelajaran mendalam dan kurikulum cinta merupakan gagasan baru yang menarik untuk dikembangkan dalam lingkungan madrasah. Mereka optimistis penerapan konsep tersebut akan membawa dampak positif terhadap perkembangan peserta didik.

Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara pemateri dan peserta. Dalam sesi tersebut, berbagai pertanyaan dan pengalaman praktik lapangan dibahas secara mendalam, sehingga menambah wawasan sekaligus memperkaya pemahaman para kepala madrasah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh kepala MTs di Kabupaten Rembang semakin siap melaksanakan PKKM dengan baik, mengembangkan pembelajaran mendalam di madrasah, serta menanamkan nilai-nilai kurikulum cinta dalam setiap proses pendidikan.. (Pen)




 

 

 



© Copyright asmui 2023Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang
Google Sites
Report abuse
Page details
Page updated
Google Sites
Report abuse