Search this site
Embedded Files
Pokjawasmad Rembang

HOME

BERITA - TERBARU - Rabu, 20 Agustus 2025


Sosialisasi PKKM-RA, Perkuat Kompetensi Kepala RA se-Kabupaten Rembang


Diposting : Burhan

Rembang – Sebanyak 64 Kepala Raudlatul Athfal (RA) se-Kabupaten Rembang mengikuti kegiatan Sosialisasi Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM-RA) yang diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang, Rabu (20/8/2025). Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Burhan Effendi, M.Pd dan Asmu’i, S.Pd., M.Pd dari Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas),

Kegiatan ini juga dibuka oleh Ketua Pokjawas Kab Rembang Dra. Tasi’ah Khoiriyah, M.Pd I serta dihadiri oleh Abdul Hamid dari Sie Penma dan seluruh pengawas RA/MI kab Rembang.

Acara berlangsung dengan penuh antusias dan partisipasi aktif dari para peserta. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh tentang mekanisme, instrumen, serta strategi pelaksanaan PKKM-RA yang menjadi salah satu instrumen penting dalam menilai kinerja dan kompetensi seorang kepala RA.

Dalam paparannya, Burhan Effendi  menegaskan bahwa PKKM bukan sekadar proses administratif, melainkan juga upaya strategis untuk mendorong peningkatan mutu lembaga pendidikan RA.

“Penilaian kinerja kepala RA bukanlah sesuatu yang menakutkan, melainkan kesempatan untuk melakukan refleksi, perbaikan, dan pengembangan profesional. Melalui PKKM, kita dapat melihat sejauh mana kinerja kepala RA dalam mengelola lembaga, memimpin guru, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik,” ungkap Burhan.

Burhan juga menambahkan, kepala RA dituntut untuk memiliki kompetensi manajerial, supervisi, kewirausahaan, dan sosial. Keempat kompetensi tersebut menjadi indikator penting dalam instrumen PKKM. Oleh karena itu, setiap kepala RA diharapkan dapat memahami dengan baik standar yang ditetapkan dan berupaya mengimplementasikannya secara optimal.

Sementara itu, Asmu’i  menjelaskan tentang teknis pengerjaan PKKM-RA secara on line atau daring.

“Kepala RA tidak cukup hanya menguasai aspek administratif, tetapi juga dituntut kreatif, inovatif, dan mampu menjadi role model bagi guru serta tenaga kependidikan lainnya. PKKM hadir untuk memastikan bahwa semua kepala RA berjalan di jalur yang benar dalam mengembangkan lembaga,” jelas Asmu’i.

Para kepala RA yang hadir tampak antusias mengikuti pemaparan dari para pemateri. Mereka aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam praktik kepemimpinan di lapangan.

Salah satu peserta, Kepala RA dari Kecamatan Kragan, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Sosialisasi ini sangat bermanfaat karena kami jadi lebih paham tentang indikator dan teknis PKKM. Dengan penjelasan yang rinci, kami tidak lagi merasa canggung ketika menghadapi penilaian kinerja. Justru kami semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja lembaga,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi PKKM-RA ini diharapkan menjadi momentum penting bagi kepala RA se-Kabupaten Rembang untuk terus meningkatkan kualitas diri dan lembaga yang dipimpinnya. Dengan pemahaman yang komprehensif tentang PKKM, kepala RA diharapkan mampu mengelola lembaga dengan lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan anak usia dini.

Menutup kegiatan, para narasumber berpesan agar setiap kepala RA tidak hanya fokus pada aspek penilaian, tetapi lebih jauh lagi menjadikan PKKM sebagai budaya kerja yang mendorong perbaikan berkelanjutan. Dengan begitu, RA di Kabupaten Rembang dapat tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan generasi emas Indonesia. (Pen)



 

 

 



© Copyright asmui 2023Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang
Google Sites
Report abuse
Page details
Page updated
Google Sites
Report abuse