HEXAGON
Filosofi Lambang Daerah
Filosofi dari lambang Kabupaten Hexagon adalah efisiensi dan manfaat yang maksimal.
Lambang bentuk hexagon/heksagon terinspirasi dari bentuk sarang lebah yang memiliki efisiensi tinggi dan manfaat yang maksimal. Dalam era digital, bentuk hexagon/heksagon juga sering digunakan untuk menginterpretasikan teknologi. Filosofi ini menjadi pedoman bagi pemerintahan untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan efektivitas kerja.
Hexagon/heksagon memiliki enam titik sudut yang melambangkan 6 orang pendiri Kabupaten Hexagon dan gedung-gedung yang mengelilingi hexagon/heksagon adalah kabupaten yang didirikan.
Filosofi Nama Daerah
"Hexagon" terdiri dari kata "Hexa" yang artinya enam dan "Gon" yang merupakan singkatan dari government yang artinya pemerintah.
Berawal dari penamaan tata nama senyawa kimia "Heksa" yang artinya enam sesuai dengan jumlah pendiri dari kabupaten ini. Dan dikarenakan para pendiri mengambil tema "pemerintahan" pada tugas mata kuliah Aplikasi Komputer, maka kata "Gon" ditambahkan diakhir yang merupakan singkatan dari kata government.
Pada awal dibentuknya, kata "Heksagon" dirasa kurang cocok sehingga muncul ide untuk mengubah kata "Heksagon" menjadi "Hexagon" yang sesuai dengan arti sesungguhnya yaitu segi enam. Bentuk dari segi enam sendiri yaitu terdiri dari garis-garis yang saling menyambung membentuk satu kesatuan yang tidak memiliki celah yang berarti para pendiri berharap bahwa Kabupaten Hexagon selalu kompak dan tidak mudah terpecah belah karena pengaruh dari luar.