Inovasi ini menekankan adanya koordinasi dan komunikasi antara dokter umum, tim IGD, dokter spesialis, serta keluarga pasien dalam memberikan penanganan kegawatdaruratan secara cepat dan terarah.
Dalam pelaksanaannya, proses diawali dengan identifikasi profil pasien, antara lain kondisi terkait jantung, pasien lanjut usia, serta identifikasi lokasi pasien. Selanjutnya dilakukan koordinasi untuk menentukan tindakan yang diperlukan. Dokter umum memberikan penanganan awal di lokasi, kemudian tim IGD melakukan tindakan sesuai arahan dokter spesialis.
Apabila kondisi pasien telah stabil, pasien selanjutnya diarahkan untuk mendapatkan pelayanan lanjutan berupa rawat inap atau perawatan intensif sesuai dengan kondisi medisnya.
Meningkatkan efektivitas penanganan kegawatdaruratan medis melalui pelayanan yang terkoordinasi, cepat, dan berkesinambungan mulai dari lokasi kejadian hingga pasien mendapatkan pelayanan lanjutan di RSUD Depati Bahrin.