Zakat
Secara etimologi zakat berarti bersih, tumbuh dan bertambah. Secara terminologi artinya sejumlah harta tertentu yang diwajibkan oleh Allah SWT untuk diberikan kepada Mustahik (orang yang berhak menerima zakat) yang disebutkan dalam Al Qur'an. Menunaikan zakat termasuk salah satu rukun Islam yang wajib diamalkan oleh setiap muslim yang memiliki kelebihan harta dan telah cukup nisabnya.
Macam-macam zakat
Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang berupa makanan pokok (makanan sehari-hari) dan dikeluarkan bagi setiap muslim pada bulan Ramadan. Besar zakat fitrah yang dikeluarkan untuk setiap jiwa adalah 1 sa, atau 2,5 liter atau 3 liter. Mengeluarkan zakat fitrah hukumnya adalah wajib (fardu 'ain) bagi setiap muslim yang sudah memenuhi syarat-syaratnya. Adapun syarat wajib orang yang mengeluarkan zakat fitrah adalah sebagai berikut:
Beragama Islam
Masih hidup pada waktu sebelum shalat isul fitri
Memiliki kelebihan makanan untuk keluarga pada hari raya idul fitri
Pelaksanaan atau pembayaran zakat harus memenuhi atau sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan di dalam Islam. Adapun ketentuan waktu pembayaran zakat fitrah adalah:
Sejak awal bulan Ramadan sampai akhir bulan Ramadan. Zakat fitrah Mubah atau boleh dibayarkan sejak awal bulan Ramadan
Sejak terbenamnya matahari pada penghabisan bulan Ramadan. Waktu tersebut merupakan waktu yang sunah untuk membayar zakat fitrah.
Setelah salat subuh sebelum berangkat salat idul fitri. Pembayaran ini merupakan waktu afdal (utama)
Zakat Mal
Secara bahasa mal artinya harta. Zakat mal adalah zakat yang wajib ditunaikan atas kepemilikan harta dengan ketentuan-ketentuan khusus terkait dengan jenis harta, nisab, dan kadar zakatnya. Hukum menunaikan zakat mal adalah wajib bagi setiap muslim yang memenuhi syaratnya. Adapun orang yang diwajibkan berzakat sebagai berikut:
Beragama Islam
Merdeka
Kepemilikannya sempurna
Sudah cukup nisabnya
Sudah sempurna genap satu tahun
Adapun macam-macam harta yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah:
Harta kekayaan
Hewan ternak: kambing, lembu, sapi, dan unta
Benda mulia (emas, perak, dan lain-lain)
Harta perniagaan
Barang-barang temuan
Orang yang berhak dan tidak berhak menerima zakat
Orang yang berhak menerima zakat
Dalam Islam, orang yang berhak menerima zakat disebut mustahik. Adapun mustahik terdiri dari delapan golongan atau asnafyang telah ditentukan oleh Allah SWT.
Berdasarkan ayat tersebut, mari kita pelajari penjelasan delapan golongan yang berhak menerima zakat sebagai berikut:
Fakir
Miskin
Amil
Mualaf
Riqab
Garim
Sabilillah
Ibnu sabil atau musafir
2. Orang yang tidak berhak menerima zakat
Orang-orang yang berhak menerima zakat adalah sebagai berikut:
Orang kaya
Orang yang menjadi hamba sahaya, karena mereka tidak berhak mengedarkan harta, harta yang dimiliki menjadi milik tuannya
Keturunan Rasulullah SAW
Orang dalam tanggungan muzaki (orang yang nafkahnya menjadi tanggung jawab muzaki.
Orang kafir atau bukan Islam
Hikmah Zakat
Terdapat beberapa hikmah zakat sesuai Al Qur'an dan Hadis. Ulama fikih menetapkan bahwa hikmah zakat sebagai berikut:
Membersihkan harta dan jiwa dari sifat kikir, tamak, dan bakhil
Membantu fakir miskin
Menumbuhkan jiwa sosial dan perilaku peduli
Menumbuhkan perilaku jujur dan bertanggung jawab
Menunjukkan rasa syukur
Didoakan oleh malaikat